Precedence: bulk
MASYARAKAT SAMBUT GEMBIRA KOMUNIKE BERSAMA
JAKARTA (SiaR, 18/5/99), Masyarakat menyambut gembira munculnya komunike
bersama antara Amien Rais (Ketua PAN), Megawati (PDI Perjuangan) dan Gus Dur
(pendiri PKB). Bersatunya ketiga tokoh tersebut merupakan manifestasi dari
keinginan massa di bawah (PAN, PKB dan PDI Perjuangan) yang sudah lama
merindukan koalisi ketiga tokoh reformasi itu.
Menurut pengamatan SiaR, selama massa persiapan Pemilu belakangan ini,
tidak pernah ada benturan antarpendukung ketiga partai itu. Bahkan terkesan
ketiganya bahu-membahu dalam berbagai kegiatan. Termasuk pembuatan beberapa
posko bersama antara mereka di sejumlah tempat, seperti di Kebumen, Demak dan
Kendal.
Di kabupaten Bantul, sudah terjadi koalisi PDI Perjuangan, PAN dan PKB
dalam menolak pencalonan bupati Bantul yang diajukan DPRD setempat beberapa
waktu lalu. Ketiganya bersepakat akan memboikot usulan DPRD itu dan akan
mengadakan sidang pemilihan lagi kelak setelah terbentuk DPRD hasil Pemilu 1999.
Beberapa kelompok muda dari ketiga partai itu, belakangan juga sedang
melakukan diskusi intens untuk membuat sekretariat bersama. "Untuk menghadang
lajunya status quo," kata mereka.
Seperti ramai diberitakan media massa, Selasa (18/5) dinihari ini Amien,
Mega dan Gus Dur menandatangani pernyataan bersama untuk pemilu yang jujur dan
demokratis. Pertemuan ketiganya, disebut-sebut telah terbentuknya Komunike
bersama PAN-PKB dan PDI Perjuangan yang bertujuan untuk menghadang kekuatan
status quo. Menurut informasi, mengkristalnya "koalisi" antara tiga kekuatan itu
dipacu oleh keluarnya nama Habibie sebagai calon tunggal presiden dari Golkar.
Beberapa pengamat mensinyalir, ketiga kekuatan di masyarakat itu jika
bergabung maka jelas akan membuktikan Habibie tidak punya dukungan riil dari
masyarakat. Sebab, kelompok Islam yang dibangga-banggakan Habibie akan menjadi
basis dukungan, maka tidak relevan lagi.
Menurut sumber tersebut, dalam koalisi tiga partai politik itu, telah
menunjuk 3 kelompok Islam besar. Gus Dur membawahi jutaan kaum Nahdliyin di NU,
Amien Rais merupakan figur yang masih punya akar di Muhammadiyah (walau secara
organisasi Muhammadiyah tidak berpolitik). Sedangkan Megawati, didukung oleh
massa nasionalis.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html