Precedence: bulk SURAT UNTUK BUNDA bunda tercinta; setahun telah lewat, darah yang tertumpah, telah kering menjadi kerak, jerit dan tangis kami menipis dan serak, namun hari ini, dikolong jembatan, kami masih dihadang kawat duri, dan diancam peluru, bunda tercinta, setahun telah lewat, puing dan sisa kerangka menjulang hitam, renta menjadi monumen arang, dan derita negeri masih hitam, kelam dalam benci dan berang, dengan saudara sebangsa, kami masih saling memaki, bunda tercinta, setahun telah lewat, tapi petinggi negeri ini, hari ini malah berpesta ria, sambil pidato dan bertumpeng ria, padahal disetiap pelosok Jakarta, arwah gentayangan menangis, melihat nasib republik, yang semakin serba terbalik, bunda tercinta, setahun telah lewat, duka punya kami telah beku, amat hitam dan keras, hari ini aku ingin pergi tidur, dengan berkaos hitam, dan bercelana hitam, rasanya mimpi punya kami telah robek, karena disetiap pelosok republik, rakyat masih mendelik dan tercekik oleh derita krisis dan paceklik, kemang, 21 mei 1999, + kafi kurnia + ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
