Precedence: bulk


                     BERITA PUSTAKA

Di  meja Redaksi tersedia buku-buku dari berbagai judul.
Anda  yang  berminat  bisa pesan ke Tim  Penerbitan  dan
Publikasi YSBI.
Hubungi  Sdr.  Bambang  tilpun:  020-6937140  (HP:   06-
50886343).

 "SAMBITAN. Setumpuk Layang-Layang Putus". Buku puisi
  karya Ira Iramanto ini terbit oleh Penerbit Emansipasi
  (Jakarta; 1999, 111 hal.), dengan Ulasan oleh Pramudya
  Ananta Toer.

"Sambitan"  berisi  lukisan  tentang  benturan  berbagai
ambisi politik dan budaya, yang mewarnai kehidupan nyata
yang  dialami  penulis  dan melibat  baik  "kawan"  atau
"lawan" politiknya sendiri. Disebutnya banyak nama tokoh
pelaku  sejarah  sebenarnya, tapi juga  diciptakan  nama
tokoh  fiktif Simin Populi, sebagai pasemon sosok rakyat
jelata.  Beberapa puisi bersuasana prosais, atau  bahkan
prosa  pendek yang puitis, namun patut dan enak  dibaca.
Kekurangan  yang  cukup mengganggu, ialah  tidak  adanya
halaman penunjuk judul setiap puisi. (BJS)
Harga Fl. 10,00

"KUMPULAN CORAT CORET PROLETAR  No. 1 s.d. 25"
(86  hal.),  tulisan Hasan Basri, "sastrawan  internet",
yang  produktif  dan  lincah. Tema yang  diangkat  Hasan
Basri  dari  kehidupan sehari-hari biasa dan  sederhana.
Dituang  dalam  bahasa yang mudah  dimengerti  dan  gaya
penuturan  yang pandai dan lancar, Corat Coret  Proletar
ini menjadi bahan bacaan yang enak. (BJS)
Harga fl 10,00

 "INTEL,  Selusin Cerita Mengenai Intel"  (66  hal.),
  karya  Sobron Aidit, penulis lama yang selama 30 tahun
  lebih  terakhir ini telah menulis menggunakan 25 lebih
  nama samaran.

Seperti  anak  judul  kumpulan cerpen  ini  menunjukkan,
"Intel"  terdiri dari dua belas kisah tentang pengalaman
nyata penulis sendiri dalam berhadapan atau "berkejaran"
dengan intel-intel rezim Orba-Suharto. (BJS)
Harga fl 13,00

 "SELIKUR CERITA SEPUTAR RESTO" (108 hal.),  kumpulan
  cerpen Sobron Aidit.

"Resto" dimaksud ialah Restoran INDONESIA di Paris, yang
didirikan  dan  dikelola oleh warga eksil  Indonesia  di
Perancis.  Dalam  buku ini Sobron menceritakan  sukaduka
dia   beserta   teman-temannya  dalam  mengelola   resto
tersebut  dari  akhir tahun 1982 sampai sekarang.  Dalam
perkembangannya,  Restoran Indonesia  tidak  saja  hanya
bisa  memenuhi selera makan pelanggan, tapi juga menjadi
seperti "duta kebudayaan" Indonesia. (BJS)
Harga fl 13,-

  "KUNTILANAK WANGI - Organisasi-Organisasi  Perempuan
  Indonesia  Sesudah 1950" (Jakarta: Kalyanamitra  Pusat
  Komunikasi  dan  Informasi Perempuan;  1998:50  hal.).
  Brosur karangan Dr. Saskia Wieringa ini, diterjemahkan
  Hersri  Setiawan  dari The Perfumed Nightmare  (1988),
  menjawab berbagai soal tentang perjuangan kaum perempuan
  Indonesia.

Di  antara  soal-soal  itu, misalnya:  Mengapa  sekarang
organisasi-organisasi perempuan Indonesia di  gelanggang
internasional berdiri satu barisan dengan golongan  yang
paling  reaksioner?  Bagaimana mungkin  ketika  sekarang
gerakan   perempuan  seluruh  dunia  sedang  berkembang,
keadaan di Indonesia justru sebaliknya? (HS)
Harga fl.5,-

  "GELOMBANG  PASANG EMANSIPASI" (Garba  Budaya-KITLV-
  ISAI; 1999: xxxviii + 632 hal.). Buku bergambar sampul
  (Sijo  Sudarsono) abstrak ini - dan bisa salah  tafsir
  jika  ingat pepatah Jawa "suduk gunting tatu  loro"  -
  terjemahan Ira Iramanto dari karya W.F. Wertheim,  "De
  lange mars der emancipatie", cetak ulang dari "Evolutie
  en revolutie" (Van Gennep, 1976).

Ditulis dalam Kata Pengantar (Agung Putri, sosiolog; dan
Hilmar  Farid, sejarawan), antara  lain "Wim F. Wertheim
datang  dengan Gelombang Pasang Emansipasi, kristalisasi
pemikirannya   selama   bertahun-tahun   dalam    bidang
sosiologi dan pengamatannya terhadap perubahan sosial di
Dunia  Ketiga"  (xii). Sayang buku referensi  indah  ini
tanpa  diberi indeks dan daftar pustaka acuan.  Tergesa-
gesa terbit? (HS)
Harga fl.30,-

  "SIAUW GIOK TJHAN" (Hasta Mitra, Jakarta 1999). Buku
  ini  merupakan  tesis  Ph.D.  Siauw  Tiong  Djin  yang
  dipertahankannya di Universitas Monash Australia.

Seperti judulnya menunjukkan, tesis ini tentang biografi
ayahnya,  Siauw Giok Tjhan, tokoh pergerakan kemerdekaan
Indonesia,  mantan Ketua Umum Baperki,  mantan  menteri,
anggota  BP  KNIP, parlemen RIS, parlemen RI  Sementara,
anggota DPR dan Majelis Konstituante hasil pemilu  1955,
anggota  DPRGR/MPR-S,  dan  anggota  Dewan  Pertimbangan
Agung  Sementara.  Buku  tesis Siauw  Tiong  Djin,  yang
ditulis  dengan bimbingan Prof.Dr Herbert Feith dan  Dr.
Barbara  Hatley  ini,  jelas  akan  memperkaya  khazanah
pengetahuan  sejarah modern Indonesia, terutama  tentang
peranan  suku Tionghwa dalam perjuangan nasional umumnya
dan dalam nation dan character building khususnya. Dalam
hubungan  itu  Almarhum Siauw Giok  Tjhan,  yang  pernah
menjadi  tapol rezim Orba selama dua belas tahun,  telah
mewariskan konsep integrasi; selain juga Universitas Res
Publika   Jakarta,   yang  sekarang   terkenal   sebagai
Universitas Trisakti. (HS)

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke