Precedence: bulk


MANA YANG LEBIH PENTING, PROSEDUR, HUKUM TAU KEBENARAN?

Redaksi Yth

        Sore ini saya dengar bahwa Kapolri Roesmanhadi akan menyelidiki
apakah yang dilakukan Polisi pada insiden pembubaran demo PRD di KPU hari
Kamis, 1 Juli yang lalu sesuai prosedur. Secara hukum, memang tentunya
prosedurlah yang dilihat. Tapi yang lebih penting lagi, sebenarnya
Kepolisian RI seharusnya bukan hanya mementingkan prosedur dan hukum, tapi
perlu mengkaji lebih mendalam kebenaran. Polri perlu mengkaji secara teliti
apakah kebrutalan polisi yang terjadi itu pantas mereka lakukan.

    Akhir-akhir ini, pihak-pihak yang menamakan dirinya penegak hukum menganggap
bahwa hukum adalah segala-galanya. Pada diskusi tentang peran kejaksaan yang
diselenggarakan The Jakarta Lawyer's Club (?), tgl 28 Juni yang lalu,  Juan
Felix Tampubolon, malah menggiring kita untuk mengagungkan hukum, ketika
mengatakan bahwa doktrin moderen menuntut kita mengacu kepada hukum. Padahal
sudah jelas, para pemikir modern justru mempertanyakan hukum yang sudah
terlecehkan, sehingga lebih sering tidak lagi memihak pada --dan malah
mengorbankan-- kebenaran. Hal inilah, misalnya, yang menjadi wacana banyak
sekali film dengan genre hukum.

    Mudah-mudahan di masa mendatang, para penegak hukum kita kembali
mengutamakan ditegakannya kebenaran diatas hukum, dan tidak lagi mementingkan
hukum dengan mengorbankan kebenaran.

Amir Sidharta
Jakarta Selatan

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke