Precedence: bulk
AS KECAM TNI DAN MILISI
NEW YORK (MateBEAN, 9/7/99). Amerika Serikat mengecam tindakan
milisi yang menyerang tim PBB dan menyerukan agar pemerintah Indonesia
mengendalikan para milisi di Timtim sehingga jajak pendapat yang dijadwalkan
berlangsung bulan Agustus bisa dilaksanakan secara damai dan adil.
"Pemerintah Indonesia punya tanggung jawab dan pihak militer
Indonesia juga punya tanggung jawab untuk mengendalikan sepak terjang para
milisi," kata juru bicara Deplu AS James Foley seraya menegaskan tindakan
milisi menyerang personel UNAMET sama sekali tidak bisa dibenarkan.
"Kami terus menyerukan agar tanggung jawab itu dilaksanakan.
Pemerintah Indonesia harus menjamin bahwa milisi bisa dikendalikan dan
ancaman terhadap personel PBB dipadamkan serta ancaman bagi kebebasan jajak
pendapat dihindarkan," lanjutnya.
Karena prihatin terhadap kekerasan di Timtim, maka Asisten Menlu AS
untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Stanley Roth akan terbang ke Indonesia
untuk mengadakan pembicaraan tingkat tinggi di Jakarta. Sumber MateBEAN di
Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa kedatangan Stanley Roth ke
Indonesia untuk membahas kekerasan yang dilakukan oleh milisi bersama TNI
dan Polri di Timtim. "Setelah pembicaraan Stanley Roth dengan pejabat tinggi
Indonesia dan Pangab Wiranto, tapi masih ada kekerasan di Timtim maka
langkah terakhir adalah Amerika bersama sekutunya akan mengirimkan
pasukannya ke Timtim," kata sumber itu.
Australia yang mulai marah dengan sikap milisi dan TNI saat ini
mempersiapkan ribuan tank dan puluhan ribu pasukannya di Darwin, untuk
mengantisipasi situasi keamanan di Timtim untuk diterjunkan. "Kalau milisi
menteror lagi warga Australia, maka kemungkinan sangat besar bahwa Australia
akan mengirimkan pasukannya untuk konfrontasi dengan Indonesia," kata sumber
MateBEAN di Darwin.
Sedangkan dari Dili dilaporkan, sebanyak 40 peti berisi bahan
administrasi pendaftaran jajak pendapat rakyat yang diangkut pesawat khusus
United Nations Safair ZS-JIY dari Darwin, ibu kota Northern Territory,
Australia tiba di Bandar Udara Comoro, kemarin.
"Peti berisi bahan pendaftaran jajak pendapat yang telah tiba di
Timtim akan segera dibagikan ke setiap Kantor Perwakilan UNAMET di 13 ibu
kota kabupaten se-Timtim. Dari sana, peti-peti tersebut akan disebarkan ke
200 pusat pendaftaran," kata juru bicara UNAMET Ueki Yasuhiro.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama, katanya, akan didatangkan lagi
ratusan peti berisi bahan yang sama. Menurut dia, jika semua sarana dan
prasarana pendaftaran sudah siap, menyusul persiapan personel pendaftar di
200 pusat pendaftaran se-Timtim maka diharapkan pelaksanaan pendaftaran yang
menurut rencana dimulai 13 Juli nanti dapat berjalan mulus tanpa hambatan.
Bersamaan dengan itu juga, telah tiba di Dili 15 pejabat penghubung
militer (LO) yang terdiri atas tiga orang berasal dari Amerika Serikat, satu
dari Australia, dua dari Malaysia, dua dari Thailand, lima dari Brasil, dan
dua dari Inggris. ***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html