Precedence: bulk


PENGUNGSI PIDIE KURANG MAKAN

        PIDIE (MeunaSAH, 9/6/99). Lima ribu lebih pengungsi Aceh mulai
kekurangan makan dan jatuh sakit. Belum banyak pihak yang tergerak memasok
pangan maupun obat-obatan ke pengungsi Aceh. 

        Dari informasi yang dihimpun, menyebutkan bahwa pengungsi di Kabupaten
Pidie sampai saat ini telah mencapai 40 ribu orang. Sebagian dari mereka
saat ini mengalami penurunan kesehatannya karena terserang  infeksi saluran
Pernafasan (ispa), diare, maag, flu, sakit mata, penyakit ketuaan dan
lain-lain. 

        Sebagian di antara pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan, terpaksa
harus dirawat inap untuk penanganan yang lebih serius. Tetapi banyak yang
rawat jalan. Sampai saat ini, di Beureueneun terdapat sekitar 3.000 orang
yang harus dirawat tim medis. Sementara fasilitas kesehatan di wilayah ini
sangat sedikit. Sedangkan para dokter dan anggota tim medis lainnya telah
melakukan pelayanan kesehatan di pusat-pusat pemukiman pengungsi, seperti di
Masjid Abu Daud Beureueh, Puskesmas setempat, pos-pos kesehatan khusus yang
didirikan oleh tim kesehatan dan tempat-tempat lain disekitar pengungsian. 

        Sementara laporan Divisi Kampanye Dan Jaringan Koalisi NGO-HAM Aceh, di
Pidie, saat ini jumlah pengungsi telah mencapai 40 ribu orang, atau
bertambah sekitar 4.000 orang dari laporan sehari sebelumnya. Umumnya mereka
merupakan tambahan dari desa-desa yang penduduknya telah mengungsi lebih
awal ke daerah  Trienggadeng, Lueng Putu, Peukan Baro, Glumpang Tiga dan
Beureuneun. 

        Sedangkan di Treinggadeng jumlah pemgungsi diperkirakan telah mencapai 10
ribu jiwa. Para pengungsi di Trienggadeng, dikabarkan masih terus bertambah.
Mereka berasal dari 19 desa yang ditampung di Masjid Taqqarub Trienggadeng,
Meunasah Raya, Panglong Kayu, dan sekolah-sekolah yang terdapat di sekitar
itu. ***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke