Precedence: bulk
SOLIDARITAS MAHASISIWA DAN RAKYAT UNTUK ACEH BERDARAH
Aliansi : FMIST, SPPR, SPIP, HMI-MPO
GELAR AKSI PANGGUNG KEMANUSIAN
UNTUK ACEH BERDARAH. (GAPKuAB)
Hari ini, Jum'at tanggal 27 Agustus 1999, Solidaritas Mahasiswa
dan Rakyat Untuk Aceh Berdarah (SOMARAH PALU) kembali menggelar aksi
sebagai ekspresi keprihatian dan protes terbuka atas semua praktek
kekerasan yang terjadi di tanah air. Secara khusus aksi keprihatinan ini
di gelar untuk mengecam sikap arogan tentara yang masih juga ngotot
mempertahankan DWI FUNGSI ABRI dan prilaku kebengisan aparat terhadap
rakyat Aceh.
GAPKuAB dilaksanakan di Jalan Sultan Hasanuddin (Pusat
Pertokoan), dengan menutup poros jalan tersebut, dengan tulus dan ikhlas
pemilik toko disepanjang jalan tersebut menutup toko-tokonya.
Aksi panggung kemanusiaan ini terdiri dari berbagai rangkaian acara,
Mulai dari Orasi ilmiah, pembacaan berita-berita paling mutakhir dari
perkembangan Aceh, tampilnya grup-grup kesenian lokal, shalat Jumat
bersama dan Shalat Ghaib. Di lokasi kegiatan puluhan spanduk, poster,
dan pamplet digelar. Secara umum, tema spanduk berisi kecaman terhadap
Dwi Fungsi ABRI diantaranya : " Ya Allah Sampai kapan Tentara Terus
menindas Rakyat. Cabut Dwi Fungsi ABRI. Dwi Fungsi Sumber Malapetaka,
"kami berduka, Darah dan Air mata, Masih mengalir di bumi Serambi
Mekkah". Dan photo-photo hasil kekejaman aparat yang terjadi di
Timur-timur dan di Aceh.
Aksi berlangsung seharian penuh mulai dari jam 0.8.00 pagi- jam 17.30
wita. Kronolagi aksi secara detail, sebagai berikut :
06.15. wita
Pemasangan spanduk, panggung (sound system), Baliho, dan Kliping-kliping
berita tentang Aceh, foto-foto kekejaman aparat, mulai dilakukan oleh
panitia pelaksana GAPKuAB (SOMARAH).
08.30 wita
Aksi GAPKuAB dimulai pada pukul 08.30 wita. Pada saat acara mulai
digelar nampak pasukan keamanan sudah mengerahkan ratusan personilnya
yang disebar disekitar lokasi GAPKuAB mulai dari yang berseragam lengkap
sampai yang berpakaian preman. Dengan bersenjata lengkap, aparat mulai
melakukan pengawasan di setiap sudut jalan.
Acara pertama dimulai dengan mimbar bebas yang dilakukan secara
bergantian. Dilanjutkan kemudian dengan tampilnya grup-grup musik lokal
membawakan lagu-lagu seputar kekerasan militer di Aceh dengan
memparodikan lagu-lagu yang lagi hits.
10.00. wita
Massa bertambah banyak, mulai dari masyarakat umum, pelajar & mahasiswa,
sekitar 500 orang. Acara terus berlanjut diselingi dengan pembacaan
berita-berita seputar Aceh yang dilansir dari Media Massa, Internet.
Div. Opini Publik Jopi T. L membacakan surat dari panglima GAM "Mengapa
Aceh Harus Merdeka" yang diambil dari internet (e-mail).
11.30 wita
Wartawan media massa lokal, radio lokal (nebula), nasional dan media
elektronik (RCTI) datang secara bertahap untuk mewawancarai beberapa
orang aktivis SOMARAH, HMI MPO, Pengunjung, dan aparat keamanan sembari
mengambil gambar diseputar lokasi GAPKuAB.
12.00 wita
Panitia GAPKuAB menskorsing acara, karena sudah memasuki waktu shalat
Jumat.
12.15. wita
Shalat Jumat dilakukan di depan panggung GAPKuAB (jalan raya) yang
kemudian dilanjutkan dengan shalat ghaib secara berjamaah (300 orang).
13.00. wita
Acara GAPKuAB kembali dilanjutkan, dengan pembacaan puisi, dan teater
monolog dari seniman-seniman lokal (pengamen jalanan).
15.20 wita
GAPKuAB berlanjut dengan tampilnya kembali grup-grup Band Lokal dengan
lagu yang "memuji-muji" tindakan Militer di Aceh.
17.30 wita
Orasi ilmiah dari beberapa aktivis mahasiswa, dan pembacaan doa menutup
rangkaian acara GAPKuAB.
Palu, 27 Agustus 1999
SORAYA
Koord. GAPKuAB
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html