Precedence: bulk
HANYA PKB YANG BERHAK BICARA SOAL CALON PRESIDEN
JAKARTA (SiaR, 1/9/99). Ini penegasan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU)
sesuai hasil Rapat Gabungan Harian Syuriah dan Tandfidziyah, bahwa hanya
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berhak untuk berbicara masalah calon
presiden. Dengan demikian seluruh warga dan pengurus PBNU, termasuk KH
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dilarang untuk berkomentar mengenai masalah
tersebut.
Hal ini ditegaskan Arifin Junaedi, Wakil Sekjen PBNU, Selasa (31/8) kemarin
sehubungan dengan terjadinya silang pendapat soal ramainya dukung-mendukung
calon presiden. Ucapan Gus Dur, Senin (30/8), ketika menerima kedatangan
para elite politik poros tengah rupanya menyebabkan pihak PBNU perlu
melakukan klarifikasi.
Ucapan yang disebut media massa sebagai pernyataan Gus Dur, bahwa seluruh
warga Nahdliyin dilarang mendukung pencalonan Megawati Soekarnoputri sebagai
presiden mendatang, "diluruskan" Ketua Umum PKB Matori Abdul Jalil, dan
Sekjen Muhaimin Iskandar. Menurut kedua pengurus pusat PKB ini, ucapan Gus
Dur telah diplintir oleh para elite politik poros tengah.
Para elite poros tengah yang bertemu Gus Dur antara lain Amien Rais (Ketua
Umum PAN), Yusril Ihza Mahendra (PBB), dan Nur Mahmudi (Partai Keadilan).
Kekhawatiran Matori bahwa akibat manuver poros tengah dapat melahirkan
gesekan-gesekan di tingkat akar rumput antara massa PDI Perjuangan dengan NU
dibenarkan Arifin Junaedi. Menurut Arifin, hal serupa juga pernah
dikhawatirkan Ketua PBNU Jawa Timur. Laporan dari Jawa Tengah, dan Jawa
Timur, kata Arifin, di beberapa daerah telah mulai ada kesalahpahaman antara
kedua kubu, PDI Perjuangan dan NU atau PKB, yang dikenal selama ini memiliki
keakraban itu.
"Lihat saja sebelum masa kampanye lalu, posko-posko PDI Perjuangan dan PKB
didirikan berdampingan di Jateng dan Jatim. Sungguh sangat disayangkan jika
sekarang muncul kesalahpahaman gara-gara masalah capres yang digulirkan
kelompok tertentu berakibat memecah keakraban tersebut," katanya.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html