Precedence: bulk RAPAT AKBAR RAKYAT ACEH BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Jum'at 4/8). Setelah berhasil menggelar Mogok Massal Aceh pada tanggal 4-5 Agustus lalu, mahasiswa diseluruh daerah istimewa Aceh kembali menggelar Rapat Akbar Rakyat Aceh di Tugu Kampus Darussalam Banda Aceh pada pukul 10.30 pagi hingga sore, Kamis (3/8). Rapat yang dihadiri oleh ribuan massa itu berlangsung tertib, Alfian, Ketua Panitia Pelaksana Rapat Akbar Rakyat Aceh kepada Reporter Radio Nikoya FM mengatakan, bahwa 3000 lebih masyarakat dari Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, dan Pidie tidak dapat hadir dalam rapat akbar tersebut karena ditahan oleh PPRM di Kabupaten Pidie dan tidak dibolehkan melanjutkan perjalan ke kotamadya Banda Aceh. Acara rapat yang digelar persis ditengah-tengah kampus Universitas Syiah Kuala dan IAIN Ar-Raniry Darussalam itu bertujuan, untuk menyatukan visi dan persepsi gerak langkah bersama antara mahasiswa dan rakyat Aceh, khususnya dalam menolak pendirian kembali Kodam Iskandar Muda dan memperjuangkan referendum. Karena dengan tidak adanya dukungan masyarakat Aceh, mahasiswa tidak dapat memperjuangkan kemauan dari masyarakat itu sendiri, tambah Alfian. Kegiatan rapat yang kebetulan bertepatan dengan hari pendidikan daerah itu, dihadiri oleh mahasiswa seluruh perguruan tinggi di Aceh, taliban (santri), pemuda Aceh dan masyarakat umum dengan kegiatan antara lain, orasi-orasi dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi serta tokoh masyarakat yang perduli akan penderitaan rakyat Aceh, serta kegiatan kesenian Aceh serta pagelaran theather. Salah seorang mahasiswi dari perguruan tinggi di Aceh Timur, Nurmi, mengatakan, Rapat Akbar yang dihadiri oleh ribuan elemen masyarakat, mahasiswa, taliban dan pemuda-pemuda dari seluruh Aceh ini, adalah satu hal yang selama ini di idam-idamkan, khususnya mahasiswa dari Aceh Timur, dengan harapan menghasilkan satu solusi terbaik untuk menyelesaikan berbagai kasus Aceh, dengan menangis ia juga berharap supaya pemerintah menghentikan segala bentuk penindasan dan pemerkosaan hak yang dirasakan oleh rakyat Aceh selama ini. Salah seorang masyarakat yang hadir dalam kegiatan rapat akbar itu, berkomentar, bahwa masyarakat Aceh mendukung penuh perjuangan para mahasiswa dalam mencari solusi penyelesaian masalah Aceh tersebut. Apapun kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Aceh selalu dituruti oleh masyarakat, tampaknya tak dapat dipungkiri bahwa saat ini mahasiswa Aceh yang paling dipercaya dan didengar oleh masyarakat Aceh dalam memperjuangkan aspirasi mereka selama ini, hal ini terbukti saat mahasiswa Aceh mensosialisasikan referendum dari hasil Kongres Mahasiswa dan Pemuda Aceh Serantau, September 1998 lalu, diseluruh Aceh, masyarakat dengan tanpa paksaan memasang spanduk dan bahkan disepanjang jalan Banda Aceh -- Medan terdapat grafitti referendum, lalu saat mahasiswa Aceh menganjurkan dilaksanakan Mogok Massal Agustus 1999 lalu, seluruh Aceh Mogok Total, demikian halnya pula dengan kegiatan rapat akbar kali ini, ribuan masyarakat Aceh dari seluruh elemen turut serta menghadiri ditengah-tengah teriknya matahari. Tidak cukup buktikah mahasiswa Aceh kini sangat mewakili rakyat Aceh dalam memperjuangkan aspirasi mereka, mengapa pemerintah tidak mendengar apa yang disampaikan oleh mahasiswa selama ini, tutur salah seorang mahasiswa Banda Aceh. (Tim). News Division RADIO NIKOYA 106.15 FM Banda Aceh Hit Radio Station URL : http://come.to/nikoyafm ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
