Precedence: bulk


BEREDAR SELEBARAN PEMBATALAN SU-MPR ACEHTIGA RATUS RIBU MASSA ACEH TIMUR TIBA

BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Minggu, 7/11). Suhu politik di Banda Aceh
sehari menjelang akan diselenggarakan Sidang Umum Masyarakat Pejuang
Referendum Aceh (SU-MPR Aceh) di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Senin
(8/11), semakin memanas, mahasiswa Aceh sebagai panitia besar kegiatan itu
mulai pagi hingga siang hari berkeliling Ibukota Propinsi Daerah Istimewa
Aceh untuk menyerukan kepada masyarakat di Kodya Banda Aceh dan Kabupaten
Aceh Besar untuk tetap hadir besok di Mesjid Raya tersebut, guna mengikuti
serangkaian upacara penting, komitmen referendum dan aksi-aksi politis
secara damai, hal itu dilakukan oleh panitia dikarenakan sejak pagi tadi
telah beredar banyak selebaran yang berisikan pemberitahuan bahwa SU-MPR
Aceh itu dibatalkan dengan menggunakan stempel yang sama dengan stempel
milik panitia, yang disebarkan oleh provokator. Kelihatannya mahasiswa
bergerak cepat dengan mendatangi kesejumlah redaksi media massa cetak dan
elektronik yang ada di Banda Aceh untuk menjelaskan tentang selebaran
pembatalan tersebut tidak benar dikeluarkan oleh panitia, SU-MPR Aceh tetap
akan diselenggarakan esok hari.

Ketua Panitia SU-MPR Aceh, Faisal Ridha, juga menghimbau kepada masyarakat
Aceh agar tetap mempertahankan nilai-nilai demokrasi yang merupakan warisan
Islam. Bentuk-bentuk anarkhis seperti pembakaran, pelemparan fasilitas umum,
penjarahan ataupun kegiatan-kegiatan diluar kebiasaan orang Aceh selaku
bangsa yang berbudaya dan bermartabat, bentuk tindakan anarkhis adalah
kegiatan yang sangat tidak sesuai dengan dengan budaya dan moralitas
masyarakat Aceh yang Islami itu, maka upaya-upaya anarkhis dalam proses
pelaksanaan Sidang Umum MPR Aceh harus sama-sama dihindari, termasuk
menghindari pancingan yang akan dihembus oleh para provokator yang ingin
menggagalkan kegiatan itu, dihimbaunya pula agar diabaikan dan jangan
diperdulikan, agar jalannya Sidang Umum MPR Aceh tersebut dapat berjalan
lancar dan tertib, sehingga melahirkan kesan positif di mata Internasional.

Selain itu mereka juga menyarankan kepada para pemilik kedai makanan dan
restoran untuk dapat menambah jumlah makanan dagangannya, hingga pukul 2
siang tadi, sekitar 300 ribu massa dari Aceh Timur telah tiba di Banda Aceh,
belum diperoleh keterangan dimana mereka akan menginap, sementara itu
diperoleh informasi ratusan ribu massa lainnya sedang bergerak dari wilayah
Aceh Utara, Pidie, Aceh Tengah, Aceh Barat dan Aceh Selatan menuju ibukota
Propinsi Daerah Istimewa Aceh, namun hingga berita ini diturunkan belum
tampak kedatangan mereka kecuali massa dari Aceh Timur.

Hari Senin (8/11), aksi referendum Aceh juga akan digelar dibeberapa
kota di Indonesia oleh mahasiswa asal Aceh, dari Jakarta pagi tadi
dilaporkan akan digelar pula pawai referendum oleh masyarakat, pemuda dan
mahasiswa Aceh di Jabotabek yang dikoordinir oleh SOMAKA (Solidaritas
Mahasiswa Untuk Kasus Aceh), mereka merencanakan pawai itu pukul 09.30 pagi
dari Gedung PBB perwakilan Jakarta menuju ke Patung Kuda dan berakhir di
Bundaran Hotel Indonesia. (Tim).

News Division
RADIO NIKOYA 106.15 FM
Banda Aceh Hit Radio Station
http://www.nikoyafm.dk3.com
http://come.to/nikoyafm
http://watch.at/nikoyafm

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke