Salam Pencak Silat

catatan kaki Kang Iwan

_________________________________________________________________

INI MIRIP DENGAN PEMENTASAN ANDA KETIKA PERGI MENINGGALKAN TEMPAT
LATIHAN YANG TANPA MENENGOK KE BELAKANG SEBAGAI TANDA PERPISAHAN YANG
SANTUN.....SAYA TIDAK MENGERTI MENGAPA HAL INI BISA TERJADI ??

_________________________________________________________________


" tampa menengok ke belakang"  sama dengan "TONG NGALIEUK KA TUKANG" sabda 
dalam falasah peninggalan
kerajaan sunda sering di lontarkan oleh raja2 sunda hingga turun temurun dalam 
bahasa lisan yang terus berlaku hingga sekarang yang menerap pada masyarakat 
sunda .

Dalam arti " kita harus mempunyai jati diri" atau punya pendirian  dengan sikap 
dan langkah. di tambahkan dalam falsafah orang BADUY di Kanekes " NU PANJANG 
TONG DI TEUK TEUK, NU PONDOK TONG DI SAMBUNG" hartina hidup harus teges tidak 
plin plan.

 Banyak persamaan arti kata dari kerajaan sunda hingga tetap tertanam di hati 
sanu bari masyarakat sunda sebagai indentik jati diri di mana raja2 
menghidupkan  sepanjang masa ibarat piramid sunda yang tak kan mati secara 
fisik yg di ibaratkan  padepokan atu istana  terbakar, dalam etika-etika /  
adab  / dat misal yg terkait dg ulin sunda sebagai taktik perang raja2 sunda 
atau amengan.

Conto nyata JAJATEN /' TNI SILIWANGI peninggalan raja yang yang agung urang 
sunda Prabu Silih Wangi . Wangi harumnya nama raja hingga sekarang sebagai 
pemersatu raja2 lokal yang dalam peperangan tak pernah terkalahkan di masannya.

Maka " TONG NGALIEUK KA TUKANG" terus Ngahyang bersama para serdadu dan 
menteri2nya salah satu taktik perang ulin sunda. Dalam arti etika hindar perang 
saudara sesama turunanannya lebih baik menghindarkan pertumpahan darah,

HARTINA LAIN ELEHAN AMEH CUCU2NYA DI AJAR ' TONG NGALEUK  KA TUKANG' , dalam  
arti lain harus konsetrasi / fokus ibarat NGAHENING KEUN JEUNG NU NYIPTA.

Kang Yana
ngawuruk ulin sunda  ka USA
tong ngalieuk katukang





--- On Sat, 5/23/09, iwan setiawan <[email protected]> wrote:

From: iwan setiawan <[email protected]>
Subject: Re: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya
To: [email protected]
Date: Saturday, May 23, 2009, 10:01 PM











    
            
            


      
      Tabek  Meneer  O''ong

 

Masalah O Channel kayaknya itu udah urusan pihak terkait, kalo kemaren ane rada 
sewot karena kenapa hal remeh gak diselesaiin aja langsung, apalagi ane punya 
kakak seperguruan iseng nya kebagetan malah manas-,manasin kalo di Thailand 
begini lah begitu lah....emeng dasar kalo becanda kebangetan tuh orang gede....

 

emang sih biar aja diurus baek-baek ame yang berkaitan, dengan ini ane cuma 
saran : Hal-hal remeh jangan ngejadiin persoalan jadi gede....gak perlu 
diangkat ketinggian he hehe dengan ini ane ucapin punten and nuhun ke semua...

 

salam 

 

 

 

 

 

wans 

 

(anu nyorangan)

 

NB : Kang Didit ane kagak marah cuma nanya yang rada kesel kok yang gini masuk 
ke sini...gitu aja.....

 

Kanhg O'ong, Buku udah kelar  karena buku pengennye jadi seri judul awal  
"Menyingkap Maenpo Cikalong, Antara Ada dan Tiada" lagi di koreksi dan di 
telaah dulu ama para guru.dulu moga aja bisa cetak..

 

 

 

... 

--- Pada Sab, 23/5/09, O'ong Maryono <oon...@yahoo. com> menulis:



Dari: O'ong Maryono <oon...@yahoo. com>

Topik: Re: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya

Kepada: silatindonesia@ yahoogroups. com

Tanggal: Sabtu, 23 Mei, 2009, 4:00 PM



sahabat silat bagaimana buku nya sudah sampai dimana 

sampai jumpa bulan depan



--- On Sat, 5/23/09, iwan setiawan <wan711...@yahoo. com> wrote:



From: iwan setiawan <wan711...@yahoo. com>

Subject: Re: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya

To: silatindonesia@ yahoogroups. com

Date: Saturday, May 23, 2009, 3:35 PM



yeee.... orang nanya doang....



--- Pada Sab, 23/5/09, O'ong Maryono <oon...@yahoo. com> menulis:



Dari: O'ong Maryono <oon...@yahoo. com>

Topik: Re: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya

Kepada: silatindonesia@ yahoogroups. com

Tanggal: Sabtu, 23 Mei, 2009, 8:44 AM



Tabek Tuan Inlander

 

Dalam hal ini kedua duanya salah, kenapa dari awal tidak ada kesepakatan 
bersama jadi kedua keduanya juga punya hak untuk menentukan memiliki pilihan.

Jangan ngegrundel di belakang 

 

Groetjes 



--- On Sat, 5/23/09, iwan setiawan <wan711...@yahoo. com> wrote:



From: iwan setiawan <wan711...@yahoo. com>

Subject: Re: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya

To: silatindonesia@ yahoogroups. com

Date: Saturday, May 23, 2009, 1:58 AM



TERIMA KASIH KEPADA PIHAK MARTIAL ART JOURNEY YANG MELIPUT TENTANG PENCAK SILAT 
TRADISIONAL. ...ANDA HANYA MENGANGGAP APA YANG MEREKA IKHLASKAN HANYA SEBAGAI 
OLEH-OLEH YANG GRATIS YANG DAPAT ANDA DAPATKAN SECARA CUMA-CUMA. KETIKA ANDA 
INGIN MENGANGKAT NILAI-NILAI LUHUR, SEHARUSNYA HAL REMEH TEMEH INI TIDAK PERLU 
TERJADI JIKA ANDA JUGA MENGHARGAINYA DAN MENGERTI.... .



 INI MIRIP DENGAN PEMENTASAN ANDA KETIKA PERGI MENINGGALKAN TEMPAT LATIHAN YANG 
TANPA MENENGOK KE BELAKANG SEBAGAI TANDA PERPISAHAN YANG SANTUN.....SAYA TIDAK 
MENGERTI MENGAPA HAL INI BISA TERJADI ??



Iwan Setiawan  



--- Pada Jum, 22/5/09, O'ong Maryono <oon...@yahoo. com> menulis:



Dari: O'ong Maryono <oon...@yahoo. com>

Topik: Re: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya

Kepada: silatindonesia@ yahoogroups. com

Tanggal: Jumat, 22 Mei, 2009, 2:10 PM



Sahabat silat



Saya baru tahu nih Sepegetahuan saya jika pesilat untuk tampil show di TV Thai 
dapat ganti uang transport dan makan malam sekitar 5000 bath sekitar Rp. 
1500.000,-kalau show di 17 Agustusan di KBRI Bangkok dapat uang ganti capek 
10.000 bath lumayan untuk anak anak mahasiswa.



Sekedar informasi tentang penghargaan terhadap pencak silat di negara tetangga.



Wassalam



O'ong Maryono



--- On Fri, 5/22/09, Agus Suprayogi <agus.suprayogi@ gmail.com> wrote:



From: Agus Suprayogi <agus.suprayogi@ gmail.com>



Subject: [silatindonesia] Informasi untuk O Channel dan Media lainnya



To: silatindonesia@ yahoogroups. com



Date: Friday, May 22, 2009, 1:18 PM



Assalamu'alaikum wr wb.



Ada beberapa hal yang perlu infomasikan, mungkin disini ada teman2 dari O



Channnel atau yang mempunyai kenalan terhadap penyelenggara Martial Art



Journey,



kemarin malam, tepatnya kamis malam tanggal 21 Mei 2009 jam 20.30, saya di



telepon oleh salah seorang guru silat yang akan tampil dalam acara Martial



Art Journey.



dan sang guru menanyakan sesuatu hal dan hal tersebut juga sudah ditanyakan



kepada teman2 guru silat yang pernah tampil di acara tersebut. dan jawaban



semuanya sama yaitu "tidak ada". beliau menanyakan kepada saya, "apakah



pihak O Channel memberikan dana (uang) kepada setiap guru yang tampil dalam



acara tersebut?"



kemudian saya menjawab, "Saya kurang tahu mengenai hal itu!" .



(maaf saya tidak bisa memberi tahu guru silat dari aliran mana atau namanya



siapa untuk menjaga kehormatan beliau)



Oleh karena itu, saran saya kepada pihak O Channel khususnya dan media



elektronik atau cetak yang lain pada umumnya . apabila ingin meliput atau



membuat sesuatu acara yang berhubungan dengan acara yang melibatkan guru2



silat, berikanlah sekedar uang (dana) lelah kepada mereka tapi perlu di



ingat dana tersebut bukan sedekah (karena mereka akan merasa terhina kalo di



bilang sedekah) tapi uang lelah dikarenakan mereka sudah mempersiapkan hal



tersebut jauh2 hari (banyak hal yang sudah di keluarkan, mulai dari



mengumppulkan murid, menelepon (pulsa) dsb ).



Tujuan dari hal tersebut yaitu :



1. agar mereka tetap semangat untuk mengajarkan ilmunya dan tidak menutup



diri kembali kepada setiap yang ingin meliput mereka



2. kita sudah tahu bahwa kondisi ekonomi guru2 silat pada umumnya adalah



kurang bagus. setidaknya kita sudah menolong mereka untuk sesaat. dan



anggaplah itu sebuah penghomatan buat mereka. sehingga pada masa yang akan



datang jika ada yang meliput mereka kembali, mereka akan merasa di butuhkan



dan bukan merasa di manfaatkan untuk sekedar *menaikkan rating atau oplah,



atau tetap eksisnya acara tersebut dan tulisan tersebut.*



3. kita juga menyadari bahwa ilmu silat dianggap sebagai ilmu murah yang



bisa didapat secara gratis. oleh karena itu kita harus merubah "image"



tersebut bahwa Ilmu silat itu bukan olahraga murah dan gratis. dan untuk



mendapatkan hal tersebut perlu perjuangan, sehinggga Pencak Silat semakin di



hargai oleh bangsa ini dan dunia.



4. kita juga menyadari bahwa mereka tidak butuh piagam, plakat dll. bagi



mereka itu hanyalah selembar kertas atau kotak kayu yang tak bernilai. tapi



yang lebih bernilai adalah bagaimana keikhlasan memberi informasi,



pelajaran, filosofi tentang pencak silat itu sendiri. dan hal itu juga sudah



kita rasakan manfaatnya khususnya kepada para praktisi silat.



mungkin itu sekedar informasi, buah dari pemikiran serta saran buat para



media elektronik..



"siapa lagi yang bisa menghargai budaya suatu bangsa kalo bukan bangsa itu



sendiri yang menghargainya"



Mohon maaf kalo ada kata2 yang salah.



Terima Kasih



-- 



Agus Suprayogi



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari email 
atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger .yahoo.com/ invite/



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat 
chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger 
.yahoo.com/ pingbox/



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! 
http://id.mail. yahoo.com



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke