Pak Jonosen, Saya sependapat dengan Bapak Robert, yakni : bagaimana cara kami untuk membantu? Mungkin Bapak bisa menjelaskan lebih lanjut (karena jujur tak cukup pulsa untuk menelepon ke HP untuk membahas hal ini. Lagipula, mumpung ada milis ini yang isinya orang singkawang, bukankah ini adalah tempat yang sangat bagus untuk membahas ? daripada orang per orang).
Bapak menulis di email sebelumnya : -------------------- kami mengajak mari kita berikan sedikit pandangan2 maupun akses informasi sdr kita disana,saya percaya kita bisa bantu melalui suara kita ,komunitas anda dimana pun berada yg penting ada niat& konsen dg SINGKAWANG --------------------- Nah, sekarang bukannya di sini sudah ada orang2 dan komunitas yang tertarik? Kalo konsen mungkin ya, tapi gimana cara memberi pandangan dan akses informasi? Penjelasan bapak akan sangat berguna, sebab jika hanya mengajak orang menyadari hal ini, memberi pandangan tidak akan cukup. Tindakan nyata adalah solusi. Sekedar hasil pemikiran saya (saya pernah berdiskusi dengan teman tentang hal ini): masalah human trafficking (pernikahan anak bawah umur dengan orang luar) tidak bisa dipandang sebagai sebuah masalah tunggal (hanya human trafficking saja), dimana kita bisa mendekati orang tua mereka dan just say "hei, jangan nikahkan anakmu dengan orang taiwan" Saya rasa, persoalan disini sangat kompleks. Seorang teman pernah berkata " mengapa tidak boleh menikah dengan orang luar? Setiap pernikahan - walaupun dengan orang yang dicintai- tetap mengandung unsur "gambling", dalam pengertian who knows pasangan elo bakal setia dan baik sampai akhir hayat hidup dalam kerukunan". Kalo dapat yang bagus ya syukur, kalo ga ya nasib (ingat,pandangan seperti ini masih banyak dalam masyarakat singkawang) Jika tidak menikah (dengan orang luar), di singkawang, cewe2 itu -yang putus sekolah karena tak punya duit- bisa kerja apa? Apa lapangan pekerjaan yang ada? yang sanggup untuk memberikan duit pada ortunya? Ketika tahu orang tua kita miskin dan di bawah kita ada adik2 yang masih menunggak uang sekolah, sementara kita tahu dengan menikah kita bisa meringankan beban mereka (setidaknya berharap adik kita bisa terus bersekolah dan tidak senasib dengan kita), mengapa kita harus egois dan berkata tidak mau menikah? Di singkawang, mau menikah dengan siapa? Anak tetangga yang setiap hari cuman nongkrong di tepi jalan, suit-suitin cewe yang lewat? yang ga punya pekerjaan tetap dan mabuk-mabukan? Disuruh gambling pun, saya rasa orang akan gambling memilih orang taiwan (yang meski ga jelas kerjaannya apa, tapi setidaknya punya uang di muka) Jika kita katakan pada ortu mereka, "hei, jangan biarkan anakmu menikah. Sekolahkan biar kelak bisa bekerja", bagaimana kita mau menjawab jika mereka berkata "Sekolah? Sekarang aza ga ada duit, mau sekolah apa?" *Note : kalaupun sanggup, masuk sekolah yang banyak diantaranya tidak bermutu tinggi * Belum lagi kalo ditanya : "ok, elo orang yang udah kelar sekolah tinggi dan sekarang kerja, sekarang berapa gaji anda? Anakku ke taiwan tiap bulan bisa kirim 5 juta, elo orang bisa dapat berapa?" Yang saya katakan di atas bukan bermaksud untuk pesimis, tapi sesungguhnya ada begitu banyak hal yang berpengaruh disini. Pertama : kemiskinan. Kedua : Pendidikan. Ketiga : Lapangan kerja Keempat : Budaya Posisi perempuan yang masih lemah. Hal lainnya adalah ketergantungan ekonomi. Jika kita kita bisa bekerja, bergantung duit ke suami sepenuhnya, mau disiksa juga terima, emang kalo ga mau kabur? hidup dari apa? Kelima (dan tidak kalah penting): pandangan akan uang dan konsumerisme (dimana orang berlomba untuk punya rumah tegel dan parabola, dengan dvd dan home theater jika perlu) So, human trafficking will be a huge problem, that need huge attention and huge effort (and a long time for educating people and improving life quality). Perlu semua pihak turun tangan. *waiting for penjelasan pak Jonosen * Salam, Sumy * Kalo dengan cemas,masalah bisa terpecahkan, Ya Cemas AZA :D Tapi, kalo ga bisa menyelesaikan masalah, NGAPAIN JUGA dicemasin? * __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> =============================================================== Homepage : [www.singkawang.go.id] [www.singkawang.net] Berita : [http://www.pontianakpost.com/berita/default.asp?Berita=Singkawang&id=83] Friendster: [http://www.friendster.com/user.php?uid=15839394] =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/singkawang/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
