Jumat, 7 April 2006
Pastikan Bakal Tidak Jadi Tempat Maksiat
Investor Garap Teluk Karang


Singkawang,-  Teluk Karang atau dikenal juga dengan sebutan Teluk Mak Jantu digarap investor. Konsep penggarapan dan pengembangan objek wisata yang sebelumnya tidak tersentuh itu dipastikan akan menghasilkan tampilan berbeda dari sejumlah objek wisata yang ada di kota Singkawang saat ini.

Pengelola Teluk Karang, Antoni Suwandi dari BHM Singkawang, mengatakan pembangunan kawasan tersebut akan dilalui beberapa tahapan. Untuk tahap pertamanya, kata Antoni, dirinya mempersiapkan beberapa hal yang sudah mulai dikerjakan beberapa waktu lalu.

"Pertama sekali yang menjadi perhatian saya adalah memasang penahan abrasi pantai. Karena bagi saya, satu milli saja daratan terabrasi setiap harinya adalah sangat disayangkan," katanya saat ditemui Pontianak Post di lokasi pengembangan objek wisata Teluk Karang Singkawang.

Dikatakan Antoni, dirinya tak memiliki target pasti kapan pembangunan itu akan diselesaikan. Pasalnya, pembangunan itu akan dilakukan terus menyesuaikan kondisi yang berkembang pula. "Pengembangannya sendiri kita rencanakan akan berlangsung terus menerus. Karena sebuah tempat seperti ini tentunya akan berkembang terus," yakinnya.

Sementara itu, Antoni juga menegaskan bahwa di obyek wisata yang sedang dikelolanya itu tidak bakalan jadi tempat maksiat. Hal itu sempat disampaikannya kepada Pontianak Post berkenaan dengan pertanyaan warga setempat tentang rencana pengelolaan Teluk Karang. "Waktu itu saya sudah berbicara dengan masyarakat disini tentang rencana mengelola tempat ini. Pertanyaan itu dilontarkan kepada saya. Dan saya menjamin itu tidak bakal terjadi," katanya.

Kekhawatiran warga itu, sebut Antoni, juga menjadi masukkan berharga bagi dirinya. Selain itu juga, kata Aswin, dalam mengelola objek wisata itu masyarakat setempat juga akan dilibatkan. Menurut dia, supaya kondisi kawasan wisata itu terlihat kumuh, maka akan dibangunkan beberapa kios atau los bagi warga yang ingin berusaha. Tempatnya pun sudah diatur agar pengunjung dapat merasa nyaman di tempat tersebut.

Lantas bagaimana dengan kondisi jalan menuju lokasi tersebut yang dalam kondisi jelek? Menurut Antoni, pihak pemerintah Singkawang sudah menyatakan akan memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang ada. "Kita hanya mengelola di dalam tempat objek wisata ini. Dimana akan kita lengkapi juga dengan berbagai fasilitas yang akan disediakan bagi pengunjung," tandasnya. Saat ini, pembangunan yang sudah dilakukan berupa penahan abrasi, persiapan membuat jembatan melingkar, pendirian pondokan bagi pengunjung untuk duduk santai menikmati pantai. Disamping itu juga dia telah mendatangkan beberapa satwa sebagai penarik pengunjung. "Kita sudah siapkan kuda, rusa, burung, binatang melata," tandasnya. (bas)



=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [www.singkawang.us]
=====================================================




SPONSORED LINKS
Bali indonesia Indonesia hotel


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke