Tidak ada masalah kalau diajak berdiskusi bagaimana memperbaiki nasib mereka yang orang tidak beruntung itu yang sering disebut "orang kampung" itu.Tentu saja dari pandangan pemerintah daerah Singkawang.Seandainya Hendy sebagai calon walikota 2007,saya salute.Karena ada orang memperhatikan "nasib" orang kampung itu daripada memperhatikan "vote" yang akan diberikan dari orang kampung.
Jelas kita membicarakan masalah perekonomian pedesaan alias perekonomian pertanian.Pas ilmu ini pernah saya pelajari 30 tahun yang lalu,tidak pernah pakai,masih brand new seperti buku belum pernah dibaca.
Untuk daerah dibawah kekuasaan walikota Singkawang, jenis mata pencaharian orang kampung itu secara kasar dibagi dua yaitu prikanan(nelayan) dan petani.
Kita ambil saja mata pencaharian sebagai "petani"karena ini mewakili 75% dari populasi orang kampung.Kita tidak akan kupas nasib "buruh tani",tetapi kita kupas petani(mereka memiliki sawah atau ladang,kebun).
Petani ini dibagi 2 group sesuai tanaman apa yang mereka tanam,bercocok tanam dan perkebunan.
Untuk perkebunan karet dan lada.Kedua jenis perkebunan ini menghasilkan komoditi export.
Sekarang group bercocok tanam.Kita lihat kehidupan mereka,bagaimana cara dapat mengubah nasib mereka.
Dari homepage singkawang,go,id ,saya mendapat data tanaman apa yang ditanam oleh mereka:padi,jagung,ubi jalar,ubi kayu,kacang panjang,mentimun,
Tanam jagung,ubi jalar dan ubi jalar,tanam jenis tidak perlu pupuk.Tetapi hasil produk itu tidak banyak mengandung nilai ekonomi.
Tanam padi dan sayur-sayuran,perlu pupuk dan obat-obatan pembasmi serangga,hasil produknya mengandung nilai ekonomi.
Sekarang kita mengikuti jalan pekiran petani cara bertanam:
Pertama mereka akan menanam tanaman kacang-kacangan(kacang tanah,kacang hijau) karena hasil produk dari jenis tanaman ini nilai ekonominya tinggi(kacang lebih mahal dari beras),tetapi menanam kacangan memerlukan pupuk 2-3 kali lipat dibandingkan tanaman padi.Sesudah panen,meraka akan menanam jenis tanaman kacang panjang,buncis ditempat bekas tanaman kacang itu.Karena tanah bekas tanaman kacang itu masih banyak mengandung pupuk(subur),sesudah itu ditanam sayur hijau dan terakhir ditanam lobak atau wortel.
Kalau ada calon walikota mengatakan bawah dia sanggup mengubah nasib orang kampung(petani) itu lebih baik(dari segi ekonomi)...itu adalah pernyataan bohong dan tidak berdasar fakta dilapangan.Karena seorang walikota tidak wewenang mengatur ekonomi macro,masalah itu mengandung beberapa komponen ekonomi macro.Harga dasar gabah,harga jagung,harga pupuk dan obat-obatan,semua itu luar pemampuan seorang walikota mengantur harga itu. Tanpa jaminan harga yang pasti bagaimana seorang petani mau perbaiki nasibnya? Karet dan lada,stock exchange di New York yang mengatur harga,kemudian stock exchange Singapore,kemudian sampai di Ptk .....terakhir baru sampai ke petani.
Tetapi seorang walikota dapat memberi mutu kehidupan lebih baik kepada mereka melalui pemeliharaan transportasi lebih(jalan tidak berlubang,sebagai petani kalau sepedanya kena lubang ,ban bocor...kan keluar duit lagi berarti beban hidup bertambah).Listrik, dan air akan berdampak positip meningkatkan mutu kehidupan mereka.
salam,
Robert Lay-sydney
Hendy Lie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Pak Robert,Saya ingin mengomentari pendapat Pak Robert bahwa masalah burung walet, air dan listrik adalah masalah "fundamental" (utama) di kota Singkawang. Saya tidak sependapat dengan pendapat tersebut. Walet, air dan listrik kan masalah yang ada di perkotaan, yang notabene hidupnya lebih baik (makmur) dibanding yang di pedesaan (kampung). Bukankah lebih baik kita lebih memperhatikan kehidupan masyarakat yang di pedesaaan (yang hidup miskin), yang bahkan di rumah mereka TIDAK mempunyai air (ledeng) dan listrik?Selain itu, masalah air dan listrik juga bukan terjadi sepanjang tahun kan, hanya terjadi pada masa2 tertentu, misalnya kita kesulitan air pada musim kemarau seperti saat ini, dan apa itu kesalahan pemerintah sehingga terjadi musim kemarau yang menyebabkan kekurangan sumber air (Gunung Poteng dan Hang Mui?) ? ;-)Untuk masalah listrik, kita bisa menggunakan mesin genset sebagai pengganti sementara. Jadi menurut pendapat saya, air dan listrik memang merupakan salah satu masalah di Singkawang, tapi itu bukanlah masalah UTAMA.Saya rasa adalah lebih baik mengatasi masalah2 yang dihadapi orang gak mampu (miskin). Misalnya menciptakan lapangan kerja yang banyak. Saat ini masih banyak orang2 miskin di Singkawang yang tidak mempunyai mata pencaharian. Dengan adanya lapangan kerja baru diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup mereka. Selain itu saya rasa masalah pendidikan juga penting, masih banyak masyarakat kita yang gak mampu melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, dan juga masalah kualitas sekolah yang belum begitu baik.Just my opinion...ThanksSalam,
Hendy Lie----- Original Message -----From: Robert Lay
Seandainya saya sebagai pemilih,saya tidak akan memilih anda kalau anda tidak mempunya konsep baru pemecahan masalah "fundamental"(burung walet,air,listrik) yang dihadapi kota Singkawang sekarang dan masa akan datang.Milih anda berarti sama saja memilih pemimpin yang ada,yang tidak membawa perubahan dan kemajuan.
Maaf,ini hanya "seandainya"
salam,
Robert Lay-sydney
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail. __._,_.___
=====================================================
~~~~~~~~~~ Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ~~~~~~~~~~
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
=====================================================
SPONSORED LINKS
| Pontianak hotel indonesia | Pontianak indonesia hotel |
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
