Senin, 20 November 2006 Daftar Tunggu PLN Mencapai 6.000 Pemohon Krisis Listrik, Belum Dikabulkan
Singkawang,- Kepala Cabang PLN Singkawang, Edy Suseno mengungkapkan, sementara ini pihaknya masih kesulitan memenuhi permintaan sambungan baru. Sudah banyak permohonan yang masuk ke pihaknya tetapi belum bisa dipenuhi karena PLN Singkawang sedang mengalami krisis listrik. "Daftar tunggu kita sudah mencapai 6000 orang. Semuanya meminta sambungan baru tetapi belum bisa kita penuhi," ungkapnya, kemarin. Kapasitas daya yang dimiliki PLN saat ini menurutnya hanya 25 Megawatt. Sementara, beban puncak untuk di Singkawang, Bengkayang dan Sambas yang dinaungi PLN Cabang Singkawang sudah di atas 25 Megawatt. Karena itu, permohonan sambungan baru belum bisa dikabulkan. "Kita hitung saja, satu rumah dayanya 900 watt. Kalau ada 6000 yang memohon baru, berarti kita harus siapkan daya sekitar 5 Megawatt," katanya. Untuk mencukupi daya yang diperlukan tersebut PLN harus membangun sebuah pembangkit baru. Masalahnya, saat ini pemerintah melarang PLN mendirikan pembangkit baru khususnya yang berbahan bakar minyak. Hal ini akibat dari stok BBM yang kurang. Sebetulnya, tambah Edy, pihaknya bisa saja mengabulkan permohonan sambungan baru tetapi dengan satu syarat. Pelanggan baru itu bersedia listriknya "dimatikan" saat beban puncak. Pernyataan ini menanggapi keluhan sebagian warga yang mengaku kesulitan untuk memperoleh sambungan baru dari PLN. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kondisi kelistrikan di Cabang Singkawang ini, menurut Edy, masih dalam masa krisis. Kuota BBM yang dipatok pemerintah pusat tidak cukup, kapasitas daya yang dimiliki PLN juga berada di bawah beban puncak. "Krisis listrik bukan hanya terjadi di sini tetapi hampir merata di seluruh Kalbar bahkan Indonesia. Di Pontianak, kondisinya malah lebih parah," ujarnya. Kesulitan karena defisit daya dan BBM ini kemungkinan akan bisa diatasi jika rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gambut di Kabupaten Pontianak jadi dilaksanakan.(rnl) http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=128682
