http://www.kompas.co.id/ver1/Nusantara/0612/31/201656.htm
Masyarakat Singkawang Antusias Sambut Tahun Baru Laporan Wartawan Kompas Christoporus Wahyu Haryo P SINGKAWANG, KOMPAS - Hujan lebat yang turun sejak Minggu siang (31/12), tidak menghalangi belasan ribu orang untuk merayakan pergantian tahun baru di Pantai Pasir Panjang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Tanpa menghiraukan gelombang air laut yang tingginya berkisar 0,5-1 meter, sebagian pengunjung mendirikan ratusan tenda di tepian pantai. Rombongan orang yang hendak menghabiskan malam tahun baru, sudah tampak di sepanjang jalan menuju Pantai Pasir Panjang, sejak siang hari. Mereka tetap berangkat ke Pantai Pasir Panjang, meski hujan lebat terus mengguyur selama di perjalanan. Padahal di antara mereka, ada yang pergi mengendarai sepeda motor, truk, dan mobil pikap. Selain dari sekitar Kota Singkawang, mereka juga datang dari Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Pontianak, serta Kota Pontianak. Jarak Kota Pontianak ke Pantai Pasir Panjang sendiri lebih dari 200 km. Dari pantauan Kompas, ratusan tenda yang akan digunakan untuk bermalam, sudah didirikan memadati pantai sejak siang hari. Di sekitar tenda itu, pengunjung yang sebagian besar muda-mudi ini tampak berjoget dengan iringan musik dari tape yang mereka bawa. Mereka tidak menghiraukan kemungkinan terjadinya banjir dan angin puting beliung di sepanjang pesisir pantai Kalbar, seperti yang dilansir Badan Meteorologi dan Geofisika Kalbar di media massa. Bahkan sebagian pengunjung tampak berenang di pantai hingga sore hari. Saat ditanya, beberapa di antara mereka memang tidak mengetahui adanya kemungkingan bahaya gelombang air laut yang tinggi dan angin puting beliung tersebut. Saat hari mulai malam suasana Pantai Pasir Panjang semakin hingar-bingar dengan hadirnya hiburan live musik reggae dan dangdut yang disediakan pengelola. Saat hujan mereda beberapa pengunjung mulai menyalakan kembang api dan petasan, serta meniup terompet. Warung makan di tepian pantai tampak ramai diserbu pengunjung. Bahkan kamar hotel di sekitar Pantai Pasir Panjang sudah penuh dan dipesan sejak beberapa hari sebelumnya. Sejumlah pedagang makanan kecil, buah-buahan, dan pernak-pernik cinderamata, turut mewarnai malam di penghujung tahun 2006 itu. Sayangnya, pada saat bersamaan, copet banyak berkeliaran di keramaian malam itu sehingga tidak sedikit pengunjung yang kehilangan dompet.
