http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?berita=Kota&id=133930 <http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?berita=Kota&id=133930>
Senin, 5 Maret 2007 Bagi-bagi Buku Saku Wisata Gratis Pontianak,- Menyikapi perayaan Cap Go Meh, 2558 Imlek, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalbar bekerjasama dengan STIE Mulia Singkawang melakukan aksi bagi-bagi trevelogue secara gratis. Kegiatan sosial ini dilakukan sejak 1-3 Maret, dengan mengambil tempat di anjungan kedatangan penumpang Bandara Supadio, Pontianak. Kadis Budpar Kalbar, Rihat Natsir Silalahi kepada Pontianak Post mengatakan maksud dibagikannya buku saku wisata ini tidak lain adalah untuk menunjang pelaksanaan program tahun kunjungan Kalbar 2010. "Kalbar merupakan daerah yang kaya akan budaya multi eknik yang teraktualisasi dalam bentuk objek wisata eco-tourism dan agro-tourism," katanya, Sabtu (3/3) lalu. Dijelaskan pula bahwa keunikan serta keanekaragaman objek wisata tersebut tidak lepas dari pengaruh geografis yang secara kebetulan berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Beranjak dari tata letaknya yang sangat strategis, memungkinkan bila kedepannya dikembangkan konsep pembangunan wisata culture, nature dan adventure. Ungkapan senada diutarakan Ketua STIE Mulia Singkawang, Lucia Sutiono. Usai membagi-bagikan travelgue bertajuk 'Wajah Sebuah Zambrud' di Bandara Supadio, Pontianak, dia mengatakan program ini merupakan sebuah terobosan nyata dalam memberi pencerahan kepada wisatawan nusantara dan manca negara, khususnya dalam hal promosi daerah kunjungan wisata daerah. "Dalam buku saku wisata setebal 30 halaman ini, di sana disajikan ragam seni budaya daerah, berikut kawasan wisata unggulannya. Melalui buku ini juga, kami ingin memberi sebuah gambaran tentang perkembangan dunia kepariwisataan di Kalbar," terangnya ramah. Sebagai gebrakan awal, lanjutnya, STIE Mulia Singkawang--yang dalam hal ini dinaungi Yayasan Sumpah Pemuda, pimpinan Lio Kurniawan-merasa amat bersyukur atas telah terbitnya buku saku wisata. Meski terkesan belum begitu lengkap, namun informasi yang tersaji didalamnya diharapkan mampu memberi tambahan ilmu pengetahuan tersendiri bagi para wisatawan. Dia juga menerangkan kalau dalam kegiatan bagi-bagi buku saku wisata ini, STIE Mulia Singkawang telah mencetak 5000 eksemplar.(go)
