----- Original Message ----- 
  From: Dji Min 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, April 30, 2007 9:29 AM
  Subject: RE: [Singkawang] Re: Isu tembakol : stimulator positif ? atau tameng 
politik?


  Dear all

  Beberapa hari saya libur, datang2 buka komputer, mataku hanya terpaku pada 
posting rudi, dalam hati saya langsung menganalisa tentang kawan ini. begitu 
hebatnya dia menganalisa suatu masalah, bravo rudi. meski kamu selalu 
mengatakan diri sebagai "wong cilik" tapi pemikiranmu perlu diancungan jempol. 
Kamu selalu bersikap hati2 dan seolah menyimpan banyak rahasia. 

  Bagi saya... apapun tujuan dari isu tembakol, kami dari partai penolak 
tembakol tetap menolak tanpa memandang isu tersebut. mau isu stimulator, 
tameng, samurai, vibrator.... hahahaha

  saya sudah polling tuh.... bagian paling bawah. 

  salam

  dm



   


----------------------------------------------------------------------------
    From: "Eugenia Wu" <[EMAIL PROTECTED]>
    Reply-To: [email protected]
    To: [email protected]
    Subject: [Singkawang] Re: Isu tembakol : stimulator positif ? atau tameng 
politik?
    Date: Sun, 29 Apr 2007 14:36:11 -0000

    Dear Sdr Rudi,

    Membaca artikel anda dibawah ini saya jadi teringat akan keadaan 
    politik disini yg sering saya ikuti dari berita-berita yg saya 
    tonton,dan disini saya pribadi ingin mencoba mengeluarkan sedikit 
    pemikiran atau pandangan saya tentang pemikiran-pemikiran Sdr.Rudi, 
    dan perlu diketahui bahwa saya tidak begitu mengerti dengan dunia 
    politik jd pemikiran saya hanyalah sebatas pemikiran yg sederhana

    1. Sang pejabat ini mungkin pemimpin yang nyentrik. 
    Yang ingin menjadikan isu ini sebagai stimulator bagi masyarakat 
    agar lebih aware dengan kota Singkawang,dan justru hal ini dimulai 
    dari ide maskot yang kontroversial. Mungkin saja ada maksud untuk 
    melibatkan berbagai pihak untuk merumuskan maskot bersama yang 
    nantinya bisa ending dengan indah . Kalau memang benar demikian, 
    wah.. beruntung juga kita punya pemimpin yang hebat.

    Saya rasa kita sebagai masyarakat Singkawang tidak mungkin 
    seberuntung itu, memiliki seseorang pemimpin yg begitu nyentrik dan 
    hebat,pemimpin yg peduli dengan rakyatnya memang impian kita 
    bersama, tp itu hanya tetap akan menjadi impian saja apabila 
    generasi sekarang tidak berusaha mengubah keadaan hukum dan politik 
    yg ada sekarang, seharusnya ada orang-orang yg mengerti, peduli dan 
    yg sudah muak dengan keadaan skrg yg berani mengeluarkan suaranya, 
    membuka kedok para pemimpin kita, ya demi generasi berikutnya saya 
    rasa semua harus dimulai detik ini, krn apabila kita memulainya 
    sekarang mungkin 10 tahun lagi atau 20 tahun lagi kita akan dapat 
    menikmati apa yg benar-benar dinamakan negara hukum dan demokrasi.
    > 
    > 2. Apa ini merupakan intrik politik untuk menenggelamkan 
    berbagai berita polemik yang ada di Singkawang? Apa si tembakol ini 
    sebenarnya tameng untuk menutupi sesuatu? Mengingat masih adanya 
    berbagai polemik yang belum terselesaikan di Singkawang, apa ini 
    merupakan upaya mengalihkan perhatian masyarakat ? . Mengingat 
    sebentar lagi juga pilkada,dan berbagai pihak siap-siap bermain 
    cantik di kancah perpolitikan. 

    Menurut saya inilah kemungkinan terbesarnya, karena keadaan politik 
    disini juga seperti itu maka setelah membaca artikel Sdr.Rudi saya 
    terhentak dan sadar, oh ternyata begitu toh maksudnya mereka. Nah 
    apabila alasannya seperti pada butir kedua ini maka sudah jelas 
    sekali siapakah PEMAINNYA tersebut, siapa yg selama ini memiliki 
    polemik-polemik? Dan yg mengeluarkan ide IKAN TEMBAKOL ini siapa? 
    Dia berada dibawah pimpinan siapa? Dari sini bisa ditelusuri 
    SUMBERNYA. Jd sudah bisa ditebak siapakah PEMAIN UTAMANYA,bukankah 
    begitu hehe...
    > 
    > 3. Atau malah sang pejabat memang benar-
    benar....................(he..he.. he..no comment ah! silahkan 
    dijawab masing-masing dalam hati ya )

    Nah ini juga merupakan satu kemungkinan yg tidak bisa kita abaikan, 
    memang pertama-pertama mereka hanya ingin memberikan usul supaya 
    Ikan Tembakol dijadikan maskot, tetapi tidak terpikirkan oleh mereka 
    bahwa akan begitu banyak masyarakat yg menolak usulnya tersebut, dan 
    karena gengsinya maka mereka menjadi bersikeras untuk mempertahankan 
    usulnya ya kata kasarnya mereka memaksakan usulnya supaya Ikan 
    Tembakol harus dijadikan Maskot Singkawang, karena apabila Ikan 
    Tembakol Gagal jadi Maskot maka Muka dan Harga Diri Mereka harus 
    ditaruh dimana, Iya ga? Jd demi harga diri mereka rela mengorbankan 
    Singkawang, cckk ccckkk cckkk, Kasian sekali Singkawang.....

    Dan pendapat-pendapat saya diatas hanyalah pemikiran spontan yg tiba-
    tiba hadir dalam pemikiran saya,saya bukan orang politik, saya hanya 
    seorang perantau yg masih sangat peduli dengan Singkawang

    Salam Damai Sejahtera

    Eugenia WU
    007






------------------------------------------------------------------------------
  Want all the latest news on F1? Create your own F1 Gadget and stand a chance 
to win a HP iPAQ 6828! Find out more here.  

Kirim email ke