Tambang uranium yang terdapat di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang,
Kalbar, telah siap untuk dieksploitasi. Karena, berdasarkan hasil
eksplorasi Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), uranium Serawai
memiliki potensi yang cukup besar untuk diandalkan menjadi cadangan
bagi negara.
Demikian Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Departemen Pertambangan dan
Energi Kalbar, M Suwandiman, di Pontianak, Rabu (15/12). "Saat ini
sudah memasuki tahap eksplorasi detail dengan cara pemboran atau
pembuatan terowongan. Berarti, kandungan uranium di Serawai cukup
baik," kata Suwandiman.
Tentang besar cadangan dan kualitas uranium tersebut belum diketahui.
"Semua data soal itu ada pada Batan. Batan yang berwewenang
membeberkan, sebab lembaga itu merupakan pemegang hak kuasa penugasan
atas uranium. Tugas kami hanya sebatas mengawasi keselamatan dan
kesehatan kerja," jelasnya.
Potensi pertambangan lain adalah minyak bumi. Secara struktur
geologis, ada dua cekungan di Kalbar yang diindikasi punya cadangan
minyak bumi. Keduanya itu adalah cekungan Ketungau yang meliputi
Kabupaten Sanggau, Sintang dan Kapuas Hulu. Cekungan ini memiliki luas
20.000 km2. Sumber daya di tempat secara spekulatif sebanyak 142,52
juta STBM (sejenis satuan cadangan minyak bumi-Red), dan sumber daya
terambil spekulatif 35,83 juta STBM.
Cekungan lainnya adalah Melawi yang meliputi Kabupaten Sanggau,
Sintang dan Keta-pang. Luas kawasan 36.330 km2, dengan sumber daya
hipotetif 416,95 juta STBM, sumber daya spekulatif 277,12 juta STBM,
sumber daya terambil hipotetif 109,69 juta STBM dan sumber daya
terambil spekulatif 69,28 juta STBM.
Terhadap potensi yang ada, Wakil Ketua DPRD Kalbar, Silvanus
Sungkalang dan Rudy Alamsyahrum, mendesak Pemda setempat mendata
kembali seluruh kekayaan alam di daerah itu. (jan)
----- Pesan Asli ----
Dari: prima_prod <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 4 Mei, 2007 6:20:52
Topik: [Singkawang] Kekayaan Kalimantan Barat
Dera All
pada tahun 1985 s/d 1988 saya tugas di kalbar utk pekerjaan siesmig
(pencarian sumber2 minyak) pada Total Indonesie, basa camp kami di
sanggau tepi sungai tepatnya ujung jembatan ke arah sekadau. mungkin
kini masih ada beberapa bekas yg tertinggal diantaranya lapangan
kecil untuk helikopter, tanki minyak dll.
wilayah kerja kami saat itu cukup luat sampai ke sungai batu (utara)
meliau (selatan) sedang ke timur kami berbatasan dgn wilayah kerja
ELF prus minyak perancis.
kalbar kaya akan minyak, hehehe, walaupun tdk sebanyak kaltim (+
onshore di selat makasar)
juga uranium, emas, kaolin dll.
kenapa sampai kini tdk di eksplorasi ?
sebagian kecil saja data2 kekayaan alam kalbar diketahui orang
banyak. data lengkap tentunya masih berada pada TOTAL Indonesie.
kita mungkin pernah mendengar nama JAPEX (prus minyak jepang) yang
beroperasi di kaltim pada th 1968. hasil seismig didapat namun tdk
melakukan onshore maupun offshore hehehe
namun kemudian muncul TOTAL Indonesie yang melakukan eksplorasi pada
lokasi JAPEX.
akankah sama halnya yang terjadi di Kalimantan Barat ?
bagaimana dgn singkawang ?
saya pernah melihat peta kekayaan yg terkandung jauh di dalam tanah
(singkawang pada peta tsb. masih merupakan ibukota kab. Sambas)
pada peta tsb. kab. sambas kaya lho hehehe (maaf saya tdk dpt
menjelaskan secara rinci di millis ini)
Kalbar berada pada patahan (sesar) aeroasia yg didesak oleh patahan
Pasific. desakan2 ini tentunya akan berdampak pada sumber2 alam baru
yang bukan tdk mungkin singkawang akan ada mineral yg berharga.
(mungkin sdh ada ttp hanya diketahui sedikit orang kali yachh)
Kita tau bahwa BP (British Petrolium) pernah berada di Monterado
(Kab. sambas & Bengkayang)
kita tunggu saja, mereka akan kembali ke Monterado dgn perhitungan
waktu yang tepat agar sampai pada batas2 tertentu kadar C (carbon)
pada mineral tsb cukup utk dieksplorasi.
Terimakasih.
HB
> Dear All,
> Attn:Pak Hidayat Boesran
>
> Anda tidak perlu menyakinkan kami dengan cara menunjukkan kartu
identitas(KTP) untuk membuktikan jati diri Anda sebagai orang
Singkawang,Sebagaim ana sudah Anda mengetahui didalam pergaulan
di"forum",susah membuktikan jati diri pada member seperti apa
mereka claim .Kecuali ada beberapa member diforum ini yang sudah
jelas identitasnya seperti pak Hasan,pak Hendy,pak Rudi dan
saya .Namun demikian saya mengucapakn terima kasih atas perhatian
dan rasa sayang Anda terhadap masalah kota Singkawang.
>
> Memang, kita sudah seharusnya merasa salute kepada pak
Hasan.Atas ketulusan hati dan kepedulian beliau terhadap pembangunan
kota Singkawang selama ini,terutama gagasan beliau memajukan kota
Singkawang menuju hari esok yang lebih baik.Gagasan tersebut telah
beliau rumuskan didalam MSMD nya.
> Pengorbanan beliau juga tidak kecil untuk memajukan kota
Singkawang.Dari segi materi biaya perjalanan untuk pulang-pergi
Jakarta-Singkawang. Pengorbanan non materi yaitu "waktu".Waktu beliau
banyak terbuang dalam urusan memajukan kota Singkawang . "Waktu
terbuang" itu seharusnya dipergunakan bersama dengan
keluarganya, main dengan anak-anaknya yang manis,menemani istrinya
yang cantik dan manja sambil menikmati sinetron TV.Sebagaimana
suasana kelaurga bahagia dan romantis yang diidamkan oleh setiap
keluarga didunia ini.
> Saya rasa,pengorbanan non materi jauh lebih besar daripada
pengorbanan materi ,pengorbanan ini tidak dapat kita beri nilai.
>
> Seperti apa yang Anda kemukakan,saya menafsirkan garis besar
dari MSMD yaitu pembangunan kota Singkawang berdasarkan
ketergantungan pada "kemurahan hati"dipemerintah pusat.Mungkin MSMD
berisi teknik cara menggarap proyek, bukan sebuah master planning
memajukan kota Singkawang.Ini cuma dugaan saya.
>
> Kalbar tidak seberuntung seperti KalTim yang kaya dengan
pertambangan. Kontribusi income besar kepada pemerintah pusat
(negara),sebagian pendapatan ini dikembalikan oleh pemerintah pusat
kepada KalTim.Dari segi pendanaan terhadap proyek,jelas Kaltim lebih
unggul daripada Kalbar.
>
> Untuk meningkatkan pendapatan daerah (>10M/tahun )ada beberapa
cara,salah satu cara yaitu melalui penarikkan pajak/restribusi. Untuk
meningkatkan pendapat dari pajak/restribusi, ada 2 hal yang dapat
dilakukan yaitu:
> -memperbanyak( memperluas) subyek kena pajak/restribusi
> -menaikkan levy pajak/restribusi
> Sebagai contoh memperbanyak subyek kena
pajak/restribusi: terhadap pemilikkan usaha burung walet,penjualan
sepeda motor(mobil) bekas(secondhand ),usaha yang membahayakan( merusak)
lingkungan hidup.
> Menaikkan levy(persentase) pajak seperti :perhotelan
(penghuni),tempat hiburan
>
> salam,
> Robert Lay-sydney
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Hidayat Boesran <prima_prod@ ...> wrote: Dear All,
> Saya bukan berasal dari singkawang, dan saya juga bukan pemegang
KTP singkawang
> namun saya sering ke singkawang atas undangan sahabat saya.
> terlepas dari polemik ttg kontribusi HK saya netral melihat dari
sisi yang saya ketahui.
>
> polemik ini berawal sejak munculnya wawancara vetonews di
singkawang.us
> sayangnya munculnya hasil wawancara tsb tdk menyertakan juga
makalah
> MENATA SINGKAWANG MASA DEPAN (saya singkat MSMD) yang pernah saya
baca
> yang dibuat oleh HK jauh sebelum rame2 nya cawako th 2007 ini.
> sehingga jika kita hanya membaca hasil wawancara vetonews tsb.
akan sangat tidak lengkap
> apa yang menjadi keinginan HK agar singkawang dapat lebih maju
lagi di masa2 mendatang.
>
> makalah MSMD tsb pernah disampaikan oleh HK pada musda PKS di
hotel Mahkota singkawang
> (jika saya tidak salah pada pertengahan th 2006) dari beberapa
penyampai makalah pada musda tsb
> makalah MSMD mendapat apresiasi terbaik.
> malam tadi saya menghubungi HK via sms untuk mohon ijin dapat
memberikan makalah tsb pada tamu
> (salah satu team sukses pada pilkada bupati banyumas jateng) saya
yang menginginkan memiliki makalah
> MSMD tsb sebagai bahan perbandingan utk VISI & MISI yang mereka
buat.
>
> Melihat dari waktu pembuatan makalah MSMD yang jauh sebelum rame2
nya cawako th 2007 ini
> saya dapat memahami dengan baik bahwa keinginan HK untuk membangun
singkawang ke masa depan yang
> lebih baik adalah murni dari seorang HK yang mempunyai ikatan
bathin yang kuat dengan kota singkawang.
> saya bangga mempunyai teman yg peduli akan tanah kelahiranya.
>
> 10M / tahun dapat membangun singkawang ?
> beberapa propinsi di indonesia memdapat perhatian khusus oleh
pusat karena sumber alam, letak geografis dll.
> kalbar salah satunya yang mendapat perhatian khusus oleh karena
itu di kalbar (bandara supadio) ditempatkan
> 1 skuadron pesawat tempur) dan akan dibangun 4 bandara baru sampai
th 2010 mendatang.
> demikian pula halnya dengan pembangunan infrastruktur pada kota2
di kalbar termasuk singkawang.
> Rencana pembangunan2 infrastruktur tsb diajukan oleh pemkab,
pemkot (draft biasanya dibuat pada juni setiap tahunnya)
> yang diusulkan kepada pemprop, biasa disebut DUP (daftar usulan
proyek)
> DUP tsb kemudian dikirim oleh pemprop ke pusat. biasanya ini pada
bulan nov. / des.
> DUP tsb dipelajari oleh pemerintah pusat. yang akan menyeleksi
prioritas2 pembangunan di daerah.
> yang kemudian oleh pemerintah pusat DUP tsb dikirim kembali ke
pemprop. dengan hasil yang sudah di seleksi
> prioritas2 proyek (tentunya ada beberapa proyek yg dicoret tidak
disetijui)
> pemprop dalam hal ini masih mempunyai kesempatan utk memberikan
penjelasan lebih detail akan prioritas
> proyek2 yang tidak disetujui tsb. sedang pemerintah pusat juga
berhak untuk tidak menyetujui proyek2 tsb yang tentunya
> disesuaikan dengan anggaran biaya APBN serta sumber2 pendanaan
lainnya seperti ADB dll.
> pada tgl. 1 april keluarlah DIP (daftar isian proyek) yang telah
disetijui oleh pusat yang biasanya disampaikan ke pemprop
> oleh menteri / dirjen dll yang langsung datang ke ibukota propinsi
tsb. yang juga disertai pengucuran seluruh dana anggaran
> pempro. yang kemudian di serahkan kepada masing2 pemkab, pemkot.
(termasuk didalamnya pemkot singkawang)
> diperlukan manusia2 yang pandai membuat angggaran2 yang bisa
disetujui oleh pemerintah pusat.
> sejak diberlakukannya otonomi daerah memang DIP yang dikucurkan
oleh pusat lebih kecil, namun pemerintah pusat juga
> menerapkan subsidi silang bagi daerah2 yang minim pendapatannya.
> Tentunya dengan pendapatan hanya 10M / tahun, saya yakin
singkawang dapat membangun kota menjadi lebih baik kedepannya.
> Bukan tidak mungkin kota singkawang akan ada cable car yang
menghubungkan bukit2, atau tower yang tinggi dengan lift yang
> dapat membawa pengunjung untuk berekreasi memandang kota
singkawang dari atas.
> cable car serta tower ini telah terpasang di kota kecil Tenggarong
(kaltim, yang besar kotanya hampir sama dengan singkawang)
> dan pemda setempat kini telah mendapatkan keuntungan dari
retribusi pengunjung yang berminat utk rekreasi atas modal yang
> ditanamkan pada proyek tsb.
> Saya yakin singkawang dapat berbuat banyak dengan pendapatan 10M /
tahunnya.
>
>
> Terimakasih,
> HB
>
>
>
> ------------ --------- --------- ---
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
>
>
>
>
>
> ------------ --------- --------- ---
> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
> Check outnew cars at Yahoo! Autos.
>
<!--
#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}
#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;}
#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/