Cebakan emas Indonesia
    
   Kondisi geologi Indonesia 
sangat memungkinkan untuk pembentukan 
   cebakan emas. Malahan Mining 
Journal Australia menempatkan kondisi 
   geologi Indonesia pada urutan 
ketiga dalam daftar daya tarik untuk 
   investasi di bidang pertambangan. 
Terlebih dengan tuntasnya pemetaan 
   geologi sistematik oleh Jawatan 
Geologi Indonesia baru-baru ini, maka 
   setiap jengkal tanah sudah dapat 
diketahui kondisi geologinya. Dengan 
   demikian, pencarian mineral akan 
lebih efisien karena mempunyai 
   landasan eksplorasi yang kuat. 
Diperkirakan, peringkat daya tarik 
   investasi juga akan meningkat. 
    

   Dulu emas primer hanya ditemukan di jalur-jalur magmatik yang berumur 

   tua. Jalur gunung api yang berumur Tertier dianggap tidak mengandung 

   emas. Ternyata sekarang bahwa gunung api tersebut itu mengandung cukup 

   kaya emas yang disebut cebakan emas epithermal. Padahal Indonesia amat 

   kaya dengan gunung api tua. Itulah sebabnya kondisi geologi Indonesia 

   amat prospektif. 
    
   Lebih disukai pula gunung api yang 
tadinya terbentuk di laut dangkal 
   atau membentuk pulau kecil. Air laut 
telah membantu pembentukan 
   cebakan emas karena sirkulasinya dalam perut 
bumi. Seperti masih 
   terlihat sekarang, Indonesia kaya dengan jalur-jalur 
gunung api yang 
   membentuk pulau kecil. Itulah sebabnya daya tariknya 
makin meningkat. 
    
   Jalur emas Indonesia merentang dari Aceh sampai 
Sulawesi Utara, Irian 
   Jaya, dan Kalimantan, atau seluruhnya mencapai 
lebih dari 8.000 
   kilometer. Daerah yang sudah diketahui cebakannya 
terdapat di Aceh, 
   Meulaboh, Muara Sipongi, Salida, Gunung Arum, Bengkulu, 
Lampung, 
   Banten, Bogor, Tasikmalaya, Pacitan, Purwanto-ro, Sumbawa, 
Flores, 
   Alor, We-tar, Sulawesi Tengah, Paleleh-Sumalata (Sulut), 
Minahasa, 
   Kepulauan Sangir-Talaud, Ka-putusan (Maluku). 
    

   Kemudian Pegunungan Jayawijaya-Irian Jaya seperti Geleide, Gunung 

   Bijih (Ertsberg, Grasberg), Sungai Kakan, Pegunungan Cyclop, dan 

   sekitar Ja-yapura. Jalur emas Kalimantan mempunyai dua cabang yaitu 

   Kalimantan Barat-Kalimantan Timur dan Pegunungan Meratus-Kalimantan 

   Timur. Jalur emas ini melalui Kalimantan Tengah. 
    
   Para ahli 
menyebut jalur itu sebagai koridor emas Kalimantan. 
   Tempat-tempat yang 
sudah diketahui pada jalur ini adalah Singkawang, 
   Melawi, Karihun-Long 
Nawan, Schwaner, Masuparia, Kahayan, Mahakam, 
   Kutai, Kendilo dan 
lain-lain. 
    
   Emas diproduksi oleh delapan perusahaan, yaitu PT 
Freeport Indonesia 
   (25 ton per tahun), PT Kelian Equatorial Mining (13 
ton), PT Prima 
   Lirang (2,6 ton), PT Indomuro Kencana (4,8 ton), PT 
Monterado Mas 
   (0,35 ton), PT Ampalit Mas Perdana (0,35 ton), PT Lusang 
Mining (0,8 
   ton), dan PT Aneka Tambang/G. Pongkor (2 ton). 
    

   Dalam waktu dekat diharapkan tujuh perusahaan tambang emas lainnya 

   segera berproduksi masing-masing dengan kapasitas antara 1 sampai 10 

   ton. PT Newmont Minahasa Raya segera akan berproduksi dengan kapasitas 

   5 ton dan PT Newmont Nusa Tenggara (Sumbawa) dengan kapasitas 10 ton 

   per tahun. 
    
   Dengan kemajuan pengetahuan mengenai kondisi 
geologi dan meningkatnya 
   eksplorasi, maka pada penutup abad ke-20 ini 
diperkirakan Indonesia 
   akan memproduksi lebih kurang 100 ton emas. Angka 
ini merupakan 
   ranking pertama produksi emas Asia. 
    
   Prospek 
emas Indonesia amat cerah Di samping daya tarik geologinya, 
   biaya 
eksplorasinya juga cukup kompetitif. Untuk menemukan 1 troyounce 
   (31,1 
gram) emas diperlukan biaya eksplorasi sebesar 35 dollar AS. 
   Bandingkan 
dengan biaya eksplorasi di Amerika yang mencapai 44 dollar 
   AS untuk 
menemukan 1 troyounce emas. Padahal harga emas di ma na-mana 
   sama. 

    
   (Dr Ir Adjat Sudradjat MSc, Direktur Jenderal Geologi dan 
Sumberdaya 
   Mineral, Departemen Pertambangan dan Energi) 

----- Pesan Asli ----
Dari: prima_prod <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 4 Mei, 2007 6:20:52
Topik: [Singkawang] Kekayaan Kalimantan Barat









  


    
            Dera All

pada tahun 1985 s/d 1988 saya tugas di kalbar utk pekerjaan siesmig 

(pencarian sumber2 minyak) pada Total Indonesie, basa camp kami di 

sanggau tepi sungai tepatnya ujung jembatan ke arah sekadau. mungkin 

kini masih ada beberapa bekas yg tertinggal diantaranya lapangan 

kecil untuk helikopter, tanki minyak dll.



wilayah kerja kami saat itu cukup luat sampai ke sungai batu (utara)

meliau (selatan) sedang ke timur kami berbatasan dgn wilayah kerja 

ELF prus minyak perancis.



kalbar kaya akan minyak, hehehe, walaupun tdk sebanyak kaltim (+ 

onshore di selat makasar)

juga uranium, emas, kaolin dll.



kenapa sampai kini tdk di eksplorasi ?

sebagian kecil saja data2 kekayaan alam kalbar diketahui orang 

banyak. data lengkap tentunya masih berada pada TOTAL Indonesie.



kita mungkin pernah mendengar nama JAPEX (prus minyak jepang) yang 

beroperasi di kaltim pada th 1968. hasil seismig didapat namun tdk 

melakukan onshore maupun offshore hehehe

namun kemudian muncul TOTAL Indonesie yang melakukan eksplorasi pada 

lokasi JAPEX.

akankah sama halnya yang terjadi di Kalimantan Barat ?



bagaimana dgn singkawang ?

saya pernah melihat peta kekayaan yg terkandung jauh di dalam tanah

(singkawang pada peta tsb. masih merupakan ibukota kab. Sambas)

pada peta tsb. kab. sambas kaya lho hehehe (maaf saya tdk dpt 

menjelaskan secara rinci di millis ini)

Kalbar berada pada patahan (sesar) aeroasia yg didesak oleh patahan 

Pasific. desakan2 ini tentunya akan berdampak pada sumber2 alam baru 

yang bukan tdk mungkin singkawang akan ada mineral yg berharga. 

(mungkin sdh ada ttp hanya diketahui sedikit orang kali yachh)

Kita tau bahwa BP (British Petrolium) pernah berada di Monterado 

(Kab. sambas & Bengkayang)

kita tunggu saja, mereka akan kembali ke Monterado dgn perhitungan 

waktu yang tepat agar sampai pada batas2 tertentu kadar C (carbon)

pada mineral tsb cukup utk dieksplorasi.



Terimakasih.

HB



> Dear All,

>   Attn:Pak Hidayat Boesran

>    

>   Anda tidak perlu menyakinkan kami dengan cara menunjukkan kartu 

identitas(KTP) untuk membuktikan jati diri Anda sebagai orang 

Singkawang,Sebagaim ana sudah Anda mengetahui didalam pergaulan 

di"forum",susah  membuktikan jati diri pada member seperti apa 

mereka claim .Kecuali ada beberapa member diforum ini yang sudah 

jelas identitasnya seperti pak Hasan,pak Hendy,pak Rudi dan 

saya .Namun demikian saya mengucapakn terima kasih atas perhatian 

dan rasa sayang Anda terhadap masalah kota Singkawang.

>    

>   Memang, kita sudah seharusnya merasa salute kepada pak 

Hasan.Atas ketulusan hati dan kepedulian beliau terhadap pembangunan 

kota Singkawang selama ini,terutama gagasan beliau memajukan kota 

Singkawang menuju hari esok yang lebih baik.Gagasan tersebut telah 

beliau rumuskan didalam MSMD nya.

>   Pengorbanan beliau juga tidak kecil untuk memajukan kota 

Singkawang.Dari segi materi biaya perjalanan  untuk pulang-pergi 

Jakarta-Singkawang. Pengorbanan non materi yaitu "waktu".Waktu beliau 

banyak terbuang dalam urusan memajukan kota Singkawang . "Waktu 

terbuang" itu seharusnya dipergunakan bersama dengan 

keluarganya, main dengan anak-anaknya yang manis,menemani istrinya 

yang cantik dan manja sambil menikmati sinetron TV.Sebagaimana 

suasana kelaurga bahagia dan romantis yang diidamkan  oleh setiap 

keluarga didunia ini.

>   Saya rasa,pengorbanan non materi jauh lebih besar daripada 

pengorbanan materi ,pengorbanan ini  tidak dapat  kita beri nilai.

>    

>   Seperti apa yang Anda kemukakan,saya menafsirkan garis besar 

dari MSMD yaitu pembangunan kota Singkawang berdasarkan 

ketergantungan pada "kemurahan hati"dipemerintah pusat.Mungkin MSMD 

berisi teknik cara menggarap proyek, bukan sebuah master planning 

memajukan kota Singkawang.Ini cuma dugaan saya.

>    

>   Kalbar tidak seberuntung seperti KalTim yang kaya dengan 

pertambangan. Kontribusi income besar kepada pemerintah pusat

(negara),sebagian pendapatan ini dikembalikan oleh pemerintah pusat 

kepada KalTim.Dari segi pendanaan terhadap proyek,jelas Kaltim lebih 

unggul daripada Kalbar.

>    

>   Untuk meningkatkan pendapatan daerah (>10M/tahun )ada beberapa 

cara,salah satu cara yaitu melalui penarikkan pajak/restribusi. Untuk 

meningkatkan pendapat dari pajak/restribusi, ada 2 hal yang dapat 

dilakukan yaitu:

>   -memperbanyak( memperluas) subyek kena pajak/restribusi 

>   -menaikkan levy pajak/restribusi

>   Sebagai contoh memperbanyak subyek kena 

pajak/restribusi: terhadap pemilikkan usaha burung walet,penjualan 

sepeda motor(mobil) bekas(secondhand ),usaha yang membahayakan( merusak)

lingkungan hidup.

>   Menaikkan levy(persentase) pajak seperti :perhotelan

(penghuni),tempat hiburan

>    

>   salam,

>   Robert Lay-sydney

>    

>    

>    

>    

>    

>    

>    

>    

>    

>    

> 

> 

> Hidayat Boesran <prima_prod@ ...> wrote:               Dear All,

> Saya bukan berasal dari singkawang, dan saya juga bukan pemegang 

KTP singkawang

> namun saya sering ke singkawang atas undangan sahabat saya.

> terlepas dari polemik ttg kontribusi HK saya netral melihat dari 

sisi yang saya ketahui.

> 

> polemik ini berawal sejak munculnya wawancara vetonews di 

singkawang.us

> sayangnya munculnya hasil wawancara tsb tdk menyertakan juga 

makalah

> MENATA SINGKAWANG MASA DEPAN (saya singkat MSMD) yang pernah saya 

baca

> yang dibuat oleh HK jauh sebelum rame2 nya cawako th 2007 ini.

> sehingga jika kita hanya membaca hasil wawancara vetonews tsb. 

akan sangat tidak lengkap

> apa yang menjadi keinginan HK agar singkawang dapat lebih maju 

lagi di masa2 mendatang.

> 

> makalah MSMD tsb pernah disampaikan oleh HK pada musda PKS di 

hotel Mahkota singkawang

> (jika saya tidak salah pada pertengahan th 2006) dari beberapa 

penyampai makalah pada musda tsb

> makalah MSMD mendapat apresiasi terbaik.

> malam tadi saya menghubungi HK via sms untuk mohon ijin dapat 

memberikan makalah tsb pada tamu

> (salah satu team sukses pada pilkada bupati banyumas jateng) saya 

yang menginginkan memiliki makalah

> MSMD tsb sebagai bahan perbandingan utk VISI & MISI yang mereka 

buat.

> 

> Melihat dari waktu pembuatan makalah MSMD yang jauh sebelum rame2 

nya cawako th 2007 ini

> saya dapat memahami dengan baik bahwa keinginan HK untuk membangun 

singkawang ke masa depan yang

> lebih baik adalah murni dari seorang HK yang mempunyai ikatan 

bathin yang kuat dengan kota singkawang.

> saya bangga mempunyai teman yg peduli akan tanah kelahiranya.

> 

> 10M / tahun dapat membangun singkawang ?

> beberapa propinsi di indonesia memdapat perhatian khusus oleh 

pusat karena sumber alam, letak geografis dll.

> kalbar salah satunya yang mendapat perhatian khusus oleh karena 

itu di kalbar (bandara supadio) ditempatkan

> 1 skuadron pesawat tempur) dan akan dibangun 4 bandara baru sampai 

th 2010 mendatang.

> demikian pula halnya dengan pembangunan infrastruktur pada kota2 

di kalbar termasuk singkawang.

> Rencana pembangunan2 infrastruktur tsb diajukan oleh pemkab, 

pemkot (draft biasanya dibuat pada juni setiap tahunnya)

> yang diusulkan kepada pemprop, biasa disebut DUP (daftar usulan 

proyek)

> DUP tsb kemudian dikirim oleh pemprop ke pusat. biasanya ini pada 

bulan nov. / des.

> DUP tsb dipelajari oleh pemerintah pusat. yang akan menyeleksi 

prioritas2 pembangunan di daerah.

> yang kemudian oleh pemerintah pusat DUP tsb dikirim kembali ke 

pemprop. dengan hasil yang sudah di seleksi

> prioritas2 proyek (tentunya ada beberapa proyek yg dicoret tidak 

disetijui)

> pemprop dalam hal ini masih mempunyai kesempatan utk memberikan 

penjelasan lebih detail akan prioritas

> proyek2 yang tidak disetujui tsb. sedang pemerintah pusat juga 

berhak untuk tidak menyetujui proyek2 tsb yang tentunya

> disesuaikan dengan anggaran biaya APBN serta sumber2 pendanaan 

lainnya seperti ADB dll.

> pada tgl. 1 april keluarlah DIP (daftar isian proyek) yang telah 

disetijui oleh pusat yang biasanya disampaikan ke pemprop

> oleh menteri / dirjen dll yang langsung datang ke ibukota propinsi 

tsb. yang juga disertai pengucuran seluruh dana anggaran

> pempro. yang kemudian di serahkan kepada masing2 pemkab, pemkot. 

(termasuk didalamnya pemkot singkawang)

> diperlukan manusia2 yang pandai membuat angggaran2 yang bisa 

disetujui oleh pemerintah pusat.

> sejak diberlakukannya otonomi daerah memang DIP yang dikucurkan 

oleh pusat lebih kecil, namun pemerintah pusat juga

> menerapkan subsidi silang bagi daerah2 yang minim pendapatannya.

> Tentunya dengan pendapatan hanya 10M / tahun, saya yakin 

singkawang dapat membangun kota menjadi lebih baik kedepannya.

> Bukan tidak mungkin kota singkawang akan ada cable car yang 

menghubungkan bukit2, atau tower yang tinggi dengan lift yang

> dapat membawa pengunjung untuk berekreasi memandang kota 

singkawang dari atas.

> cable car serta tower ini telah terpasang di kota kecil Tenggarong 

(kaltim, yang besar kotanya hampir sama dengan singkawang)

> dan pemda setempat kini telah mendapatkan keuntungan dari 

retribusi pengunjung yang berminat utk rekreasi atas modal yang

> ditanamkan pada proyek tsb.

> Saya yakin singkawang dapat berbuat banyak dengan pendapatan 10M / 

tahunnya.

> 

> 

> Terimakasih,

> HB

> 

> 

>   

> ------------ --------- --------- ---

>   Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!   

> 

>          

> 

> 

>        

> ------------ --------- --------- ---

> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?

>  Check outnew cars at Yahoo! Autos.

>





    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->








                
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke