Dear All TJ (khion) saya sdh tidak lagi aktif menggeluti jengkal demi jengakal tanah hehehe saat ini santai2 saja dengan keluarga di yogyakarta. wah, serius yach mau lebih jelas akan kekayaan bumi singkawang ? atau mau beralih profesi dgn membuka tambang ? (maaf guyon hahaha) ini ada beberapa data yang saya dapat dari dinas pertambangan Kalbar. No. Bahan Tambang Lokasi Potensi (ton) 1. Bauksit Kab. Sanggau 859.635.918 2. Batu Bara Kab. Sintang, Kapuas Hulu 181.635.975 3. Pasir Kuarsa Kab. Sambas, Ketapang 633.664.441 4. Kaolin Kab. Ketapang, Bengkayang 317.048.857 5. Emas Kab. Pontianak, Bengkayang, Sintang, Kapuas Hulu 590.900 6. Granit Kab. Sanggau, Pontianak, Landak 1.300.000 7. Pasir Sirkon Kab. Sambas 5.410.484.720 8. Gambut Kab. Pontianak, Ketapang, Kota Pontianak 12.577.145.600 data tsb diatas : - Kota Singkawang masih termasik wilayah kab. sambas. - bahan tambang tsb diatas tidak termasuk crud oil & uranium. Berikut cuplkan dari koran sinar harapan. Bahan Tambang Intan di Kalbar Dua Juta Karat Jakarta—Kandungan hipotetik bahan tambang intan di Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), mencapai 2.040.255 karat yang hingga sekarang belum digarap investor dalam maupun luar negeri. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Landak, F Saanan kepada SH Kamis (9/2). Menurut Saanan, areal bahan tambang intan berada di sepanjang Sungai Landak, Kecamatan Air Besar sekitar 1.020.120 karat dan di Desa Mungguk dan Desa Sebirang, Kecamatan Ngabang sekitar 1.020.135 karat. ”Sedianya sejumlah investor dari Israel telah menyatakan keinginannya melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Dengan demikian, potensi pertambangan intan yang berasal dari endapan aluvial di Kabupaten Landak masih berbuka bagi kalangan investor lain,” kata Saanan. Ia mengatakan, masyarakat Kabupaten Landak sangat terbuka bagi kalangan investor. Sejak tiga tahun terakhir, situasi keamanan sudah semakin kondusif, sehingga kalangan investor sudah banyak yang melakukan kegiatan investasi di berbagai sektor usaha. ”Salah satunya adalah kegiatan eksplorasi pertambangan zircon di Kecamatan Menjalin yang sudah dimulai sejak Senin, 9 Mei 2005 yang dilakukan investor PT Bangun Tumbuh Buana. Ini merupakan investasi sektor pertambangan pertama kali di Kalimantan Barat sejak reformasi bergulir tahun 1998 silam,” ujar Saanan. (aju) Berikutnya lagi dari BPPT BPPT Temukan Kaolin di Kabupaten Sambas
Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Standarisasi, Badan Pengkajian dan
Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta beberapa waktu lalu mengadakan penentian di
Kabupaten Sambas.
Hasil penelitian menyebutkan adanya kandungan kaolin yang tersebar di wilayah
Kabupaten Sambas.
Menurut keterangan Kepala BPPT Prof. Djana Anggadireja, Kabupaten Sambas
memiliki potensi sumber daya mineral yang potensial untuk dikembangkan,
diantaranya kaolin bahan untuk pembuatan keramik.
Karakteristik sumber daya mineral dalam kaitannya dengan mengoptimalkan
pemanfaatan sumberdaya mineral sesuai dengan aspek kuantitas (jumlah cadangan)
dann aspek kualitas (sifat fisika kimia dan mutu) terutama untuk bahan galian
kaolin. Selain itu, untuk pembuatan studi pemanfaatan mineral untuk industri,
yang sesuai dengan karakteristik dan sifat/mutu mineral yang telah dikaji.
Jumlah kaolin di Kabupaten Sambas, tambah Djana diperkirakan secara hipotek
sekitar 52 juta ton yang tersebar di sekitar daerah Sempadang Kecamatan
Selakau. Selain itu lokasi bahan galian Kaolin di Kabupaten Sambas terdapat
juga di Sebawi Kecamatan Sambas dan Sijang di Kecamatan Galing.
Lebih lanjut Djana memaparkan, diskripsi kaolin berwarna putih bersih hingga
coklat. Dengan ketebalan kaolin berkisar 1-4 meter, pada areal seluas lebih
dari 100 ha, dengan demikian kualitas kaolin yang ada baik untuk keramik halus.
Hanya saja, lanjut Djana status pengusahaan kaolin ini belum diusahakan sama
sekali. Untuk infrastruktur, lokasi dapat diakses dengan jalan darat dan
sungai, pada saat ini jalan utama menuju lokasi hanya dapat dicapai dengan roda
dua, sampan dan jalan kaki.
Arah pemanfaatan, berdasarkan hasil penelitian karakteristik dan mengacu
kepada standar pengujian bahan baku maka bahan kaolin di tiga daerah yaitu :
Kaolin Sempadang, Kaolin Siminis Sebawi dan Kaolin Galing dapat dikatakan bahwa
semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan keramik.
Khusus kaolin Seminis dan Galing dapat dipakai langsung sebagai bahan baku
untuk pembuatan keramik langsung. Sedangkan kaolin Sempadang masih diperlukan
proses pengolahan agar dapat dimanfaatkan.
Untuk aplikasi langsung yang telah dilakukan di laboratorium menggunakan
campuran kaolin Sempadang 85% dan sisanya bahan lain (lempung biasa).(Mediator,
26/01/04)
Bagaimana dengan singkawang ?
pasir sirkon, pasir kuarsa, emas, intan, mungkin semuanya ada hehehe.
entar malah ngga jadi bikin terasi, beralih ke panambang, (maaf guyon lagi)
saat ini di arah selatan kota singkawang (kira2 40 menit dengan mobil) telah
ada penambangan kaolin yang dikelola oleh orang luar kalbar.
kegiatan penambangan ini sdh berjalan kira2 8 bulan.
hasil penambangan ini saya tidak tau persis dikirim kemana ?
namun kemungkinan besar di kirim ke pulau jawa. mengingat banyaknya pabrik
keramik berada di pulau jawa, namun tidak menutup kemungkinan hasil tambang
tsb. diangkut ke batam atau ke luar.
endapan kaolin tsb.membentang dari selatan singkawang hingga ke arah utara
(selakau). dgn ketebalan 1 s/d 4 meter.
(terlampir foto Kaolin)
Terimakasih.
HB
TJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah, ternyata karyawan Total Indonesie yach Pak? masih disana?
Kalo masih disana berarti Pak HB ini punya banyak data ttg kandungan perut
bumi yg ada diskw.
ada yg bisa di share lagi pak?
Salam,
TJ (khiong)
----- Original Message -----
From: prima_prod
To: [email protected]
Sent: Friday, May 04, 2007 6:20 PM
Subject: [Singkawang] Kekayaan Kalimantan Barat
Dera All
pada tahun 1985 s/d 1988 saya tugas di kalbar utk pekerjaan siesmig
(pencarian sumber2 minyak) pada Total Indonesie, basa camp kami di
sanggau tepi sungai tepatnya ujung jembatan ke arah sekadau. mungkin
kini masih ada beberapa bekas yg tertinggal diantaranya lapangan
kecil untuk helikopter, tanki minyak dll.
wilayah kerja kami saat itu cukup luat sampai ke sungai batu (utara)
meliau (selatan) sedang ke timur kami berbatasan dgn wilayah kerja
ELF prus minyak perancis.
kalbar kaya akan minyak, hehehe, walaupun tdk sebanyak kaltim (+
onshore di selat makasar)
juga uranium, emas, kaolin dll.
kenapa sampai kini tdk di eksplorasi ?
sebagian kecil saja data2 kekayaan alam kalbar diketahui orang
banyak. data lengkap tentunya masih berada pada TOTAL Indonesie.
kita mungkin pernah mendengar nama JAPEX (prus minyak jepang) yang
beroperasi di kaltim pada th 1968. hasil seismig didapat namun tdk
melakukan onshore maupun offshore hehehe
namun kemudian muncul TOTAL Indonesie yang melakukan eksplorasi pada
lokasi JAPEX.
akankah sama halnya yang terjadi di Kalimantan Barat ?
bagaimana dgn singkawang ?
saya pernah melihat peta kekayaan yg terkandung jauh di dalam tanah
(singkawang pada peta tsb. masih merupakan ibukota kab. Sambas)
pada peta tsb. kab. sambas kaya lho hehehe (maaf saya tdk dpt
menjelaskan secara rinci di millis ini)
Kalbar berada pada patahan (sesar) aeroasia yg didesak oleh patahan
Pasific. desakan2 ini tentunya akan berdampak pada sumber2 alam baru
yang bukan tdk mungkin singkawang akan ada mineral yg berharga.
(mungkin sdh ada ttp hanya diketahui sedikit orang kali yachh)
Kita tau bahwa BP (British Petrolium) pernah berada di Monterado
(Kab. sambas & Bengkayang)
kita tunggu saja, mereka akan kembali ke Monterado dgn perhitungan
waktu yang tepat agar sampai pada batas2 tertentu kadar C (carbon)
pada mineral tsb cukup utk dieksplorasi.
Terimakasih.
HB
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam.
http://id.mail.yahoo.com/<<inline: Kaolin01.jpg>>
