Dear Pak HB, Wah, Thanks banget infonya pak. ternyata kekayaan singkwang berlimpah yach, hanya saja kita yg di skw aja tidak mengetahuinya... mungkin hal ini disebabkan minimnya pengetahuan akan kondisi geologi kota kita. Saya pribadi dulu lebih senang sekolah dibidang ekonomi ketimbang geologi. jgnkan mendalami geologi, ilmu geogfrafi dan fisika aja ngeliatnya udah pusing. hehehehe otak pas-pasan sich....hehehe Mau jadi penambang? kayaknya belum dech pak?hehehehe belum sanggup beli alat2 untuk nambang. hehehehe Sekali lagi , Thanks banget Pak.
Salam, TJ (Khiong) ----- Original Message ----- From: Hidayat Boesran To: [email protected] Sent: Sunday, May 06, 2007 5:32 PM Subject: Balasan: Re: [Singkawang] Kekayaan Kalimantan Barat Dear All TJ (khiong) saya sdh tidak lagi aktif menggeluti jengkal demi jengakal tanah hehehe saat ini santai2 saja dengan keluarga di yogyakarta. wah, serius yach mau lebih jelas akan kekayaan bumi singkawang ? atau mau beralih profesi dgn membuka tambang ? (maaf guyon hahaha) ini ada beberapa data yang saya dapat dari dinas pertambangan Kalbar. No. Bahan Tambang Lokasi Potensi (ton) 1. Bauksit Kab. Sanggau 859.635.918 2. Batu Bara Kab. Sintang, Kapuas Hulu 181.635.975 3. Pasir Kuarsa Kab. Sambas, Ketapang 633.664.441 4. Kaolin Kab. Ketapang, Bengkayang 317.048.857 5. Emas Kab. Pontianak, Bengkayang, Sintang, Kapuas Hulu 590.900 6. Granit Kab. Sanggau, Pontianak, Landak 1.300.000 7. Pasir Sirkon Kab. Sambas 5.410.484.720 8. Gambut Kab. Pontianak, Ketapang, Kota Pontianak 12.577.145.600 data tsb diatas : - Kota Singkawang masih termasik wilayah kab. sambas. - bahan tambang tsb diatas tidak termasuk crud oil & uranium. Berikut cuplkan dari koran sinar harapan. Bahan Tambang Intan di Kalbar Dua Juta Karat Jakarta—Kandungan hipotetik bahan tambang intan di Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), mencapai 2.040.255 karat yang hingga sekarang belum digarap investor dalam maupun luar negeri. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Landak, F Saanan kepada SH Kamis (9/2). Menurut Saanan, areal bahan tambang intan berada di sepanjang Sungai Landak, Kecamatan Air Besar sekitar 1.020.120 karat dan di Desa Mungguk dan Desa Sebirang, Kecamatan Ngabang sekitar 1.020.135 karat. ”Sedianya sejumlah investor dari Israel telah menyatakan keinginannya melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Dengan demikian, potensi pertambangan intan yang berasal dari endapan aluvial di Kabupaten Landak masih berbuka bagi kalangan investor lain,” kata Saanan. Ia mengatakan, masyarakat Kabupaten Landak sangat terbuka bagi kalangan investor. Sejak tiga tahun terakhir, situasi keamanan sudah semakin kondusif, sehingga kalangan investor sudah banyak yang melakukan kegiatan investasi di berbagai sektor usaha. ”Salah satunya adalah kegiatan eksplorasi pertambangan zircon di Kecamatan Menjalin yang sudah dimulai sejak Senin, 9 Mei 2005 yang dilakukan investor PT Bangun Tumbuh Buana. Ini merupakan investasi sektor pertambangan pertama kali di Kalimantan Barat sejak reformasi bergulir tahun 1998 silam,” ujar Saanan. (aju) Berikutnya lagi dari BPPT BPPT Temukan Kaolin di Kabupaten Sambas Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Standarisasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta beberapa waktu lalu mengadakan penentian di Kabupaten Sambas. Hasil penelitian menyebutkan adanya kandungan kaolin yang tersebar di wilayah Kabupaten Sambas. Menurut keterangan Kepala BPPT Prof. Djana Anggadireja, Kabupaten Sambas memiliki potensi sumber daya mineral yang potensial untuk dikembangkan, diantaranya kaolin bahan untuk pembuatan keramik. Karakteristik sumber daya mineral dalam kaitannya dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya mineral sesuai dengan aspek kuantitas (jumlah cadangan) dann aspek kualitas (sifat fisika kimia dan mutu) terutama untuk bahan galian kaolin. Selain itu, untuk pembuatan studi pemanfaatan mineral untuk industri, yang sesuai dengan karakteristik dan sifat/mutu mineral yang telah dikaji. Jumlah kaolin di Kabupaten Sambas, tambah Djana diperkirakan secara hipotek sekitar 52 juta ton yang tersebar di sekitar daerah Sempadang Kecamatan Selakau. Selain itu lokasi bahan galian Kaolin di Kabupaten Sambas terdapat juga di Sebawi Kecamatan Sambas dan Sijang di Kecamatan Galing. Lebih lanjut Djana memaparkan, diskripsi kaolin berwarna putih bersih hingga coklat. Dengan ketebalan kaolin berkisar 1-4 meter, pada areal seluas lebih dari 100 ha, dengan demikian kualitas kaolin yang ada baik untuk keramik halus. Hanya saja, lanjut Djana status pengusahaan kaolin ini belum diusahakan sama sekali. Untuk infrastruktur, lokasi dapat diakses dengan jalan darat dan sungai, pada saat ini jalan utama menuju lokasi hanya dapat dicapai dengan roda dua, sampan dan jalan kaki. Arah pemanfaatan, berdasarkan hasil penelitian karakteristik dan mengacu kepada standar pengujian bahan baku maka bahan kaolin di tiga daerah yaitu : Kaolin Sempadang, Kaolin Siminis Sebawi dan Kaolin Galing dapat dikatakan bahwa semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan keramik. Khusus kaolin Seminis dan Galing dapat dipakai langsung sebagai bahan baku untuk pembuatan keramik langsung. Sedangkan kaolin Sempadang masih diperlukan proses pengolahan agar dapat dimanfaatkan. Untuk aplikasi langsung yang telah dilakukan di laboratorium menggunakan campuran kaolin Sempadang 85% dan sisanya bahan lain (lempung biasa).(Mediator, 26/01/04) Bagaimana dengan singkawang ? pasir sirkon, pasir kuarsa, emas, intan, mungkin semuanya ada hehehe. entar malah ngga jadi bikin terasi, beralih ke panambang, (maaf guyon lagi) saat ini di arah selatan kota singkawang (kira2 40 menit dengan mobil) telah ada penambangan kaolin yang dikelola oleh orang luar kalbar. kegiatan penambangan ini sdh berjalan kira2 8 bulan. hasil penambangan ini saya tidak tau persis dikirim kemana ? namun kemungkinan besar di kirim ke pulau jawa. mengingat banyaknya pabrik keramik berada di pulau jawa, namun tidak menutup kemungkinan hasil tambang tsb. diangkut ke batam atau ke luar. endapan kaolin tsb.membentang dari selatan singkawang hingga ke arah utara (selakau). dgn ketebalan 1 s/d 4 meter. (terlampir foto Kaolin) Terimakasih. HB
