siung

Singkawang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=138875

Senin, 18 Juni 2007
Coblos di Luar, Belum Ada Ketentuan

Singkawang,-  Keinginan mahasiswa Singkawang yang tinggal di Pulau Jawa 
khususnya Yogyakarta untuk bisa menyoblos ketika pelaksanaan pilkada 
Singkawang, masih belum bisa dipenuhi. Sebab, tak ada yang mengatur tentang 
tempat pemungutan suara (TPS) di luar ketika pelaksanaan pilkada. 

Demikian diungkapkan anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Singkawang, M Yani SPd 
kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut Yani, jika memang ada ketentuan yang 
mengaturnya, KPU bisa menyediakan TPS di luar Kalbar, pihaknya siap saja. 
"Karena kita terbentur aturan, maka kita tidak bisa melaksanakan hal tersebut. 
Jangankan di Pulau Jawa, di Kota Pontianak mahasiswa asal Singkawang juga tidak 
bisa menyeblos di Pontianak. Jika mereka memiliki hak suara harus kembali ke 
Singkawang menggunakan hak pilihnya," kata Yani. 

Bila kedepannya ada perubahan aturan, kata dia, sebelum pelaksanaan pilkada 
Singkawang, KPU akan mengikuti aturan tersebut. "Pilkada berbeda dengan pemilu 
yang lalu. Dimana kita bisa menyediakan TPS agar warga yang bersangkutan ini 
bisa memberikan hak pilihnya, walaupun tidak bermukim di tempat mereka 
terdaftar," katanya. 
Sebagaimana diberitakan, mahasiswa asal Kalbar yang menuntut ilmu di Pulau Jawa 
mendambakan memiliki hak pilih. Sebab, ketika pilkada di tempat mereka menuntut 
ilmu, mahasiswa tidak memiliki hak pilih sama sekali. Staf Ahli Dewan Pengurus 
Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Barat (DP-KPMKB) Yogyakarta, Heru Farhani 
ketika dihubungi via telepon selulernya menegaskan hal tersebut. 

"Berdasarkan informasi dari survey yang dilaksanakan sekitar tahun 2004 
menyebutkan, bahwa warga Kalimantan Barat yang saat itu merantau di Yogyakarta 
mencapai angka sepuluh ribu orang. Informasi yang kami terima dari 
bincang-bincang angkanya seperti itu. Tapi alangkah baiknya pemerintah 
mensurvey terlebih dahulu, agar datanya valid," ujar Heru. Diakui Heru, ketika 
pilkada Yogyakarta, mahasiswa asal Kalbar tidak mempunyai hak pilih. 

"Seharusnya untuk pilkada Kalbar kami dapat menggunakan hak pilih. Jangan 
sampai kami seperti orang terasing. Disana (Yogya) tak punya hak pilih. Disini 
(Kalbar) juga tidak dapat menggunakan hak pilih yang merupakan hak kami sebagai 
warga Kalbar atau Singkawang pada khsusunya," kata Heru. 

Mahasiswa yang menuntut ilmu di Universitas Negeri Yogyakarta ini meminta 
pemerintah mesti pandai untuk mensiasatinya. "Karena sebagian besar dari 
mahasiswa tidak bisa pulang mengingat perkuliahan yang sangat padat," kata 
Heru.(zrf) 



         

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke