Melihat dari sisi penulisan yang sangat sangat tidak berbobot, kentara
sekali bahwa "saudara" Heru ini tidak bersifat objektif, malah
cenderung melakukan pencemaran nama baik terhadap Incumbent, Drs. H.
Awang Ishak, M.Si, dan malah terang2an menjagokan calon yang
didukungnya, yaitu Drs. H. M. Sudin Asrin, dan Ir. Darmawan. Dari
sinilah kelihatan sekali "saudara" Heru melakukan kampanye terselubung
dan adanya upaya "pembunuhan karakter" terhadap Drs. H. Awang Ishak, M.Si.
Heru juga melakukan perbandingan yang tidak berdasarkan pada asas
kepatutan dan aspek hukum yang berlaku yaitu membanding-bandingkan
kasus Yahya Zaini yang memiliki bukti hukum dengan adanya "delik
aduan" terhadap Incumbent yang secara hukum tidak memiliki bukti dan
tidak dapat dibuktikan, malah setelah diajukan kepada MA (Mahkamah
Agung), MA memberikan jawaban (tanggapan), bahwa kasus Incumbent
secara hukum tidak dapat dibuktikan tegasnya "batal demi hukum".
Saya perhatikan, dari sekian banyak tulisan yang masuk ke media masa
Pontianak Post (Metro Singkawang) oleh Heru Farhani, semuanya selalu
memojokkan dan menjelek-jelekkan Incumbent, sepertinya saudara Heru
memiliki "dendam kesumat" di hatinya yang "kotor". Entah apa salahnya
Incumbent terhadap "saudara" Heru hingga Heru menafikkan Pembangunan
Kota Singkawang yang demikian pesatnya saat ini.
Prestasi kepemimpinan Drs. H. Awang Ishak, M.Si sebagai Walikota Kota
Singkawang selalu ditutup-tutupinya dengan selalu melakukan pencemaran
nama baik beliau dan menjelek-jelekkan beliau di media masa. Dari 12
Kabupaten/Kota (sebentar lagi 13, dengan beririnya Kab. KKU) di
seluruh Provinsi Kalimantan Barat, hanya Kota Singkawang yang mampu 
dan melaksanakan pemberian layanan kepada masyarakatnya berupa Sekolah
GRATIS (SD-SMP) dan pengobatan GRATIS di seluruh Puskesmas Kota
Singkawang. Jalan-jalan sampai ke pelosok-pelosok sudah beraspal mulus
dan pembangunan gedung-gedung sekolah dan fasilitas umum lainnya
menyentuh masyarakat di wilayah pinggiran kota.
Kepada "saudara" Heru Farhani, yang katanya masih seorang mahasiswa di
Perguruan Tinggi di Jogjakarta yang entah sejak kapan dan entah sampai
kapan, umur anda masih muda, jalan hidup anda pun masih panjang,
jangan digunakan untuk melakukan perbuatan yang tercela dengan
menjelek-jelekkan orang lain, lihatlah dulu diri anda sendiri,
selesaikan dulu kuliah anda yang sudah terancam DO (Drop Out), baru
anda bisa "berbicara banyak" terhadap dunia ini.
Kepada Calon-calon Walikota Singkawang yang akan bertarung di Pilkada,
bertarunglah secara fair dengan niat yang baik dan tulus pula untuk
membangun kota Singkawang yang kita cintai ini, yang mana pada
akhirnya masyarakat jualah yang mengetahui dan memilih mana calon
Walikota yang terbaik demi kemajuan kota Singkawang.

Salam


Ir. Amirul Akbar, MT

Kirim email ke