Hohohohoho I'm not that old ^_^ jangan panggil "pak" heheh Ya, tentu saja. Setahu saya ini pernah dibahas oleh pengamat sosial di Indonesia , tapi saya lupa namanya. Kalau ga salah ini disebut COmmunity Based Learning. Pembelajaran berbasis komunitas, dan komunitas dalam Kampung itu kan lumayan besar. Kadang-kadang saya menemukan diri saya akan lebih bisa mengekspresikan diri dalam suatu kelompok yang mempunyai interest sama (seperti halnya saya dalam club bahasa Inggris di Univ)
Kalau untuk IT, hmm... Singkawang belum siap, namun masih dalam proses. Bisa kita lihat banyak sekolah swasta mulai memikirkan pendidikan komputer, seperti SMP PENGABDI (hohoho, bukan promosi). Sekadar bisa menjadi kampung dengan basis bahasa Internasional tertentu saja sudah cool dan prestise apalagi ada tambahan IT nya :D --- In [email protected], Clement lee <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Suatu gagasan yg bagus Pak Albert. > Di Korea Selatan juga ada "English Village atau Town" yg didirikan oleh pemerintah Korea Selatan. > Banyak perusahaan IT membuka cabang di India karena bahasa Inggris dan IT skill org2 India. Siapa tahu nanti di kemudian hari Skw bisa juga menarik investasi dari perusahaan2 > IT luar negeri. > > Yg kita perlukan sekarang adalah seorang pemimpin atau cawako yg mau memolopori gagasan ini.
