--http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=319815&kat_id=23
Senin, 14 Januari 2008  19:17:00
Mendagri: Pemilu Gubernur Kalbar Jadi Cerminan Nasional

Pontianak-RoL--  Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto menyatakan, pelaksanaan 
pemilihan gubernur di Kalimantan Barat dapat menjadi cerminan untuk daerah 
lain karena berlangsung secara aman, tertib dan lancar.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar karena penyelenggaraan 
pemilihan yang berlangsung baik serta sikap kandidat lain yang menerima 
kenyataan di lapangan," kata Mardiyanto saat melantik Cornelis dan 
Christiandy Sanjaya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 
2008-2013 di Pontianak, Senin.

Ia mengharapkan, pasangan yang baru dilantik itu menjadikan Kalbar lebih 
maju dari waktu ke waktu. Sedangkan dalam jangka pendek, mereka harus segera 
menyusun rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sebagai program 
yang berkelanjutan.

Posisi Kalbar yang memiliki perbatasan langsung dengan negara tetangga 
menjadi potensi untuk menggerakkan ekonomi. "Kalbar mempunyai potensi sumber 
daya alam, serta ditopang pertanian sebagai penyumbang terbesar dalam 
ekonomi daerah serta perikanan dan beragam budaya menjadi pendorong 
percepatan pembangunan," katanya.

Mardiyanto juga mengingatkan gubernur untuk mengelola uang daerah dengan 
mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Kemudian, belanja publik untuk 
menanggulangi kemiskinan, pengangguran dan masalah infrastruktur.

Lalu, bekerjasama dengan daerah lain untuk efisiensi dan peningkatan 
pengelolaan ekonomi daerah, mengembangkan sistem manajemen satu pintu, 
membina kepala daerah kabupaten/kota, menerapkan tata pemerintahan yang 
baik, menegakkan hukum, serta menjalin kerjasama yang baik dengan DPRD.

Pada kesempatan itu, Mardiyanto juga meminta gubernur selaku perpanjangan 
tangan pemerintah pusat di daerah aktif berkomunikasi dengan Departemen 
Dalam Negeri (Depdagri) selaku pembina pemerintah untuk menyusun kebijakan 
yang tepat.

"Sulit untuk membangun kebijakan yang tepat kalau tidak diikuti komunikasi 
yang intensif dengan gubernur di seluruh Indonesia," kata Mardiyanto. 
Pelantikan di Gedung DPRD Kalbar itu dihadiri bupati/walikota se-Kalbar, 
kepala dinas dan instansi tingkat Provinsi Kalbar, KPUD se-Kalbar, dan camat 
se-Kalbar. Terlihat pula dua kandidat gubernur yang kalah dalam pilkada, 
Oesman Sapta dan Akil Mochtar.

Sejumlah anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalbar dan anggota Fraksi 
PDI-Perjuangan di DPR RI juga terlihat hadir seperti Soetardjo 
Soerjogoeritno dan Pramono Anung.  Cornelis dan Christiandy Sanjaya diusung 
PDI Perjuangan dalam pemilihan yang dihelat pada 15 November 2007 memeroleh 
930.679 suara atau 43,67 persen dari 2.131.089 suara sah.

Jumlah tersebut mengungguli pasangan 'incumbent' Usman Ja'far - Laurentius 
Herman Kadir yang hanya meraih 659.279 suara atau 30,94 persen. Pemilu 
Gubernur - Wakil Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon. Dua calon 
lainnya yakni pasangan Oesman Sapta - Ignatius Lyong mendapat 335.368 suara 
(15,74 persen) dan Akil Mochtar - AR Mecer 205.763 suara (9,66 persen). 
Total pemilih pada pilkada 2.143.614 suara, surat suara tidak sah 34.460. 
Warga yang mempunyai hak pilih namun tidak menggunakan hak pilihnya 788.482 
orang.

Cornelis lahir di Kabupaten Sanggau, 27 Juli 1953. Ia juga menjabat sebagai 
Ketua DPD PDIP Kalbar dan sebelumnya menjabat Bupati Landak. Sedangkan 
Christiandy Sanjaya yang lahir di Kota Singkawang, 29 Maret 1964, sebelumnya 
adalah Kepala Sekolah SMK Imannuel Pontianak. antara/mim


=========
--http://www.kompas.co.id/ver1/Nusantara/0801/14/135246.htm

Cornelis Dilantik sebagai Gubernur Kalbar
Laporan wartawan Kompas Christophorus Wahyu Haryo P

PONTIANAK, KOMPAS- Menteri Dalam Negeri RI Mardiyanto, Senin (14/1), pukul 
10.30, atas nama Presiden RI, mengambil janji dan melantik 
Cornelis-Christiandy Sanjaya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan 
Barat periode 2008-2013. Pengambilan Janji dan pelantikan dilangsungkan 
dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalbar.

Dalam sambutannya, Mendagri berpesan agar gubernur dan wakil gubernur yang 
baru mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Selain itu 
APBD diharapkan berorientasi pada kepentingan publik, pemberantasan 
kemiskinan, dan penanganan masalah sosial lain.
Acara pelantikan di Balairung DPRD Kalbar ini dihadiri bupati/wali kota 
se-Kalbar, kepala dinas dan instansi tingkat Provinsi Kalbar, KPUD 
se-Kalbar, dan camat se-Kalbar.

Dua kandidat gubernur yang kalah dalam pilkada, yakni Akil Mochtar dan 
Oesman Sapta juga hadir dalam pelantikan itu. Dari 55 anggota DPRD Kalbar, 8 
di antaranya absen.

Cornelis-Christiandy menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar, 
menggantikan Usman Jafar-LH Kadir. Cornelis yang lahir di Kabupaten Sanggau, 
27 Juli 1953 merupakan Ketua DPD PDIP Kalbar dan sebelumnya menjabat Bupati 
Landak. Sedangkan Christiandy Sanjaya yang lahir di Kota Singkawang, 29 
Maret 1964, sebelumnya adalah Kepala Sekolah SMK Imannuel Pontianak.

Wartawan: Christoporus Wahyu Haryo P 

Kirim email ke