Kalau kita menginap di hotel Prapatan dan ingin jalan kaki ke toape- kong raya skw, sangat tidak nyaman, Emperan toko (kaki lima) penuh de ngan motor dan barang dagangan. Kalau harus berbagi dengan parkir mo- tor, saya rasa masih bisa asal parkir motor disusun dengan rapi shg tidak menghalangi pejalan kaki. Saya perhatikan beberapa blok toko su dah gak ada kaki limanya,yg merupakan salah satu ciri khas skw. Spt ba ngunan baru di jl.Niaga, jalan Budi Utomo deretan toko Utama. Setiap habis kebakaran dan dibangun toko baru,biasanya kaki limanya ditiada kan. Hanya di jl,Sejahtera (deretan rumah pak HK),yg masih dipertahan kan setelah dibangun kembali. Menurut pemilik toko,kaki lima sudah ketinggalan jaman dan gak modern. Bagaiman menurut anda?
