http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=157433

*Kamis, 8 Mei 2008*
*Informasi Pariwisata Harus Terus Digalakkan
* *Kunjungan 3 Staff Ahli Menteri*

 *Singkawang,-*  Tiga staf ahli Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Rabu
(7/5) datang ke Kota Singkawang. Kedatangan staf ahli menteri ini, guna
melihat secara langsung kesiapan dan potensi wisata di kota yang menjadi
icon pariwisata Kalimantan Barat. Tiga staf menteri itu adalah, Titin,
Thamrin dan Sri Rahayu Budiarti. Mereka ditemani oleh Kadis Pariwisata
Kalbar, Rihat Natsir Silalahi.

Menurut Thamrin dan Titin, informasi pariwisata sangatlah penting guna
mengaet para wisatawan baik mancanegara maupun domestik. "Selama ini, Kota
Singkawang sudah terkenal. Kalau pergi ke Kalbar, pasti berkeinginan ke Kota
Singkawang. Berarti, image kota pariwisata bagi Singkawang sudah melekat.
Jadi, informasi-infomasi pariwisata sangatlah penting," kata Titin dan
Thamrin, ketika bertandang ke Dinas Pariwisata Kota Singkawang, kemarin
sore. Menurut mereka, dinas pariwisata Kota Singkawang bisa menitipkan
berbagai brosur di bandara, hotel-hotel di Kota Pontianak guna memberikan
informasi mengenai keberadaan pariwisata.

"Disini (Singkawang) ternyata banyak sekali objek wisata yang bisa
dikunjungi. Tinggal dikemas dengan baik, dan informasi. Termasuk media massa
harus mendukung langkah pemerintah Kalbar dan Singkawang dalam
menginformasikan pariwisatanya. Tanpa media massa memang agak sulit kita,"
kata Titin memberikan penjelasan. Thamrin mengatakan, sapta pesona hendaknya
harus benar-benar diterapkan, sehingga pariwisata mampu menghasilkan
pendapatan bagi daerah maupun masyarakatnya.

"Misalnya, kebersihan, keindahan, keamanan. Walaupun objek wisatanya bagus,
tapi tidak bersih atau tidak aman, maka wisatawan tidak akan mau datang.
Masyarakat harus memberikan dukungan yang setinggi-tingginya Kota Singkawang
menjadi kota pariwisata," katanya. Diakui Thamrin dan Titin, mereka sudah
melihat bagaimana warga Singkawang sangat ramah dan memberikan kesan yang
sangat baik.

"Modal utama sudah ada, tinggal mempromosikan lagi," katanya. Diakui staf
ahli, di Kota Singkawang juga ada event yang setiap tahunnya menjadi
perhatian masyarakat baik dari dalam maupun luar negeri.

"Tentu ini memberikan nilai tambah bagai daerah dan masyarakatnya. Saya
yakin, Kota Singkawang akan maju dan berkembang sebagai kota pariwisata,
apalagi Kadis Pariwisatanya baik Provinsi Kalbar maupun Kota Singkawang
sangat aktif," kata Titin. Kesempatan itu juga, tiga staf ahli dan rombongan
disuguhi dekumentasi objek wisata yang sangat menarik, termasuk bangunan
bangunan tua. Staf ahli sangat kagum keindahan alam Singkawang dan keramahan
masyarakatnya. "Alam dan keramahan sudah menjadi modal utama untuk
mendatangkan para wisatawan," kata mereka. (zrf)

Kirim email ke