http://www.equator-news.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=72946
*Jumat, 16 Mei 2008* *Wako: Jangan Ada Penimbunan * *Rencana Kenaikan Harga BBM* *Singkawang,-* Wali Kota Hasan Karman SH MM mengakui, saat ini krisis energi sedang melanda dunia. Sehingga harga minyak mentah di pasar internasional mengalami lonjakan luar biasa. Tapi ia mengingatkan, agar tidak ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan di Kota Singawang. "Dampak dari lonjakan harga BBM ini menyebabkan beban anggaran pemerintahan untuk subsidi BBM sangat besar. Sehingga jika harga BBM tidak segera disesuaikan, maka sangat mengganggu stabilitas perekonomian dan pembangunan nasional," paparnya di ruang sidang, Kamis (15/5) siang. Sehubungan dengan itu, Hasan mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Singkawang untuk melaksanakan lima langkah penting. Pertama, menggunakan BBM seperti bensin, solar, minyak tanah dan gas secara hemat, arif serta bijaksana sesuai kebutuhan sehari-hari. "Kedua, tidak melakukan pembelian dan penyimpanan BBM serta barang-barang kebutuhan pokok lainnya dalam jumlah yang melampaui kebutuhan. Apalagi penimbunan yang bertujuan spekulasi," tegasnya didampingi Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Tenaga Kerja Kota Singkawang Drs HM Nadjib MSi. Kepada para pedagang atau pelaku usaha, Hasan meminta tidak menaikkan harga jual barang dengan memanfaatkan isu kenaikan harga BBM. Selain itu, berusaha tidak mengurangi pasokan bahan pokok dan barang kebutuhan masyarakat di pasaran. "Marilah kita bersama-sama bahu-membahu menjaga dan memelihara kondisi keamanan serta ketertiban Kota Singkawang. Agar tetap kondusif untuk terus berkembangnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," sebutnya sebagai langkah keempat. Sebagai langkah terakhir, Hasan mengimbau, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terpancing terhadap isu-isu yang meresahkan. Terutama yang berkenaan dengan rencana kebijakan kenaikan harga BBM. "Kiranya kita semua dapat senantiasa memelihara dan mempertahankan persatuan dan kesatuan demi kelangsungan pembangunan. Serta stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Singkawang pada khususnya, serta negara, bangsa dan masyarakat pada umumnya," timpalnya. (man)
