http://www.equator-news.com/berita/index.asp?berita=Singkawang&id=73191

*Jumat, 23 Mei 2008*
*Ribuan Warga Padati Stadion Kridasana
*
RIBUAN warga datang dari segala penjuru Kota Singkawang menuju Stadion
Kridasana, Rabu (21/5) malam. Tujuannya, menyaksikan persiapan Musabaqah
Tilawatil Quran (MTQ) XXII se-Kalimantan Barat, khususnya Tarian Seribu
Tahar yang mengundang decak kagum penonton.

Sebagian besar penonton duduk di tribune utama, sedangkan yang lainnya
berdiri di pinggir lapangan. Perhatian mereka tertuju kepada gerak gemulai
peserta tari. Walaupun berlangsung malam hari, namun Stadion Kridasana
terang benderang. Cahaya ditebar dari ratusan lampu berdaya tinggi sehingga
menambah kemeriahan.

Hanya saja, hasrat pengunjung tersebut sedikit dikecewakan. Pasalnya, Tarian
Seribu Tahar yang dilakonkan para pelajar Kota Singkawang berhenti di tengah
jalan alias tidak tuntas. Para penari memilih berdiam diri, setelah
mendengar instruksi pengarah tari melalui pengeras suara yang menyebut sound
system tidak mendukung. Bila dipaksakan, dipastikan akan merusak
keharmonisan tarian. Imbasnya, para penonton secara teratur meninggalkan
lapangan. "Saya sangat kecewa, jauh-jauh datang namun tarian tidak tuntas,"
sesal Tony diwawancarai pada areal parkir. (man)

Kirim email ke