http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=158822

*Rabu, 28 Mei 2008*
*Kendaraan Hias Singkawang
* *Juara I Mobil Hias se-Asia Tenggara*

*Singkawang,-*  Kendaraan hias dari kafilah Singkawang yang tampil dalam
pawai ta'aruf beberapa hari lalu adalah kendaraan yang pernah menjadi juara
dalam lomba mobil hias se-Asia Tenggara di Kuching. Kembali tampilnya
kendaraan itu dimaksudkan sebagai sebuah penghargaan atas prestasi yang
telah diraih. Demikian diungkapkan Ketua I Panitia MTQ XXII Kalbar, Drs HM
Nadjib MSi, kemarin.

"Kita ingin memberikan apresiasi kepada mereka, tidak ada motif lain. Kita
ingin masyarakat juga tahu bahwa kendaraan hias itulah yang pernah meraih
prestasi baik di tingkat internasional," ungkapnya.

Nadjib juga mengomentari tentang adanya simbol naga pada mobil hias tersebut
yang mengundang protes elemen masyarakat. Seperti diberitakan baru-baru ini,
ada elemen masyarakat yang mengecam tampilnya mobil tersebut, terutama
karena adanya naga yang dipandang tak sesuai dengan nuansa Islam.

Menurut Nadjib, hendaknya penampilan mobil hias tersebut, terutama
"naga"-nya tidak dikaitkan dengan agama. Keberadaan hiasan naga itu
dipandang hanya sebagai suatu simbolisasi dari etnis tionghoa.

"Perlu diingat, Kota Singkawang mayoritas etnis tionghoa dan banyak warga
dari kalangan tionghoa yang juga beragama Islam. Tidak berarti mereka
menuhankan naga. Naga di sini hanya menjadi suatu unsur budaya dan menjadi
salah satu ciri khas etnis tionghoa," jelas dia.

Mengenai protes tentang baliho yang banyak menampilkan foto Wali Kota Hasan
Karman SH MM dan Wakil Wali Kota, Drs H Edy R Yacoub MSi, dia menyebutkan
bahwa hal itu terjadi atas prakarsa atau ide dari panitia, bukan dari wali
kota dan wakil wali kota. Panitia berpendapat, dua pemimpin Kota Singkawang
tersebut relatif masih baru dilantik sehingga dimungkinkan banyak yang belum
mengenalnya. Dengan ditampilkan melalui baliho, diharapkan masyarakat luas
baik dari dalam Kota Singkawang maupun dari luar bisa lebih mengenalnya.
Karena itu, diharapkan persoalan ini menjadi jelas dan tidak memancing
polemik.(rnl)

Kirim email ke