http://www.equator-news.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=73363
*Rabu, 28 Mei 2008* *Panitia Ajak Masyarakat Saksikan MTQ * *Singkawang,-* Usai malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXII, antusias masyarakat Kota Singkawang menyaksikan setiap babak penyisihan lomba sangat minim. Sehingga pertandingan yang digelar diberapa lokasi seperti GOR Bantilan, Gedung Arafah, Aula maupun Masjid Pondok Pesantren Ushuluddin sepi penonton. Hal itu diakui Wakil Ketua Umum Panitia Pelaksana MTQ XXII tingkat Kalimantan Barat, Drs H Edy R Yakoub MSi, Selasa (27/5) sore. "Hasil evaluasi dari tiga hari pelaksanaan MTQ, partisipasi serta respons masyarakat Kota Singkawang kurang," ungkapnya. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Edy menyebut telah menggelar rapat koordinasi dengan para camat se-Kota Singkawang. Agar mereka turut mengimbau warganya ikut menyaksikan setiap pertandingan. Sebagai stimulant, mobil sebagai transportasi turut disediakan untuk rakyat Kota Singkawang yang berkenan hadir menonton. Demikian juga Bagian Humas Sekretariat Pemkot Singkawang sudah diarahkan membuat dan menyebarkan selebaran berisikan seputar jadwal pertandingan serta lokasi secara luas kepada masyarakat. Termasuk juga para guru, diharapkan berkenan membawa murid-murid pada jam pelajaran agama maupun sepulang sekolah. "MTQ merupakan event besar yang menjadi milik masyarakat," tandasnya. Edy juga secara langsung mengimbau ratusan CPNS yang baru mendapat SK pengangkatan PNS, agar turut ambil bagian dalam MTQ tahun 2008. Dengan cara, seusai istirahat di rumah sepulang dari kantor turut hadir menyaksikan cabang-cabang perlombaan. "Orang lain saja berkontribusi secara konkrit melalui dana dan kehadiran. Ini momen 30 terlebih Kota Singkawang menjadi tuan rumah," ucapnya. Manfaat hadir bersama dengan keluarga pada perlombaan MTQ sebut Edy, sangat banyak. Antara lain turut memotivasi anak-anak untuk menghafal ayat-ayat Alquran. Seperti di Pondok Pesantren Ushuluddin yang menjadi lokasi perlombaan Tahfizh 10, 20 dan 30 juz. Panitia sebut Edy, setiap hari menggelar evaluasi di rumah dinas Wakil Wali Kota Singkawang. Dengan dihadiri para ketua-ketua bidang MTQ. Materi pembahasan menyangkut kelancaran penyelenggaraan dan pelayanan terhadap para kafilah. Intinya menjadi tuan rumah dan penyelenggara yang baik. "Evaluasi juga meminimalisir persoalan-persoalan yang muncul dalam setiap tahapan. Sehingga cepat mengambil langkah-langkah antisipasi dan penyelesaian," tambahnya. Kota Singkawang sebut Edy, sudah optimal dalam meningkatkan prestasi kafilah. Seperti pemusatan latihan dan try out. Obsesi tetap meraih juara umum. "Kita memaksimalkan potensi yang ada di Kota Singkawang. Dan tidak sedikit pun mengebon. Terlebih ada bonus naik haji, kiranya menjadi milik warga Kota Singkawang," harapnya. (man)
