http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Utama&id=159076

*Minggu, 1 Juni 2008*
*Pontianak Raih Juara Umum
* *Gubernur Resmi Tutup MTQ XXII Kalbar*

[image: BERAKHIR: Tarian rentak seni budaya NKRI menyemarakkan malam
penutupan MTQ XXII Kalbar di Lapangan Kridasana, Singkawang, tadi malam.
Foto Shando/Pontianak Post]

*Singkawang,-*  Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis MH, Sabtu (31/5)
malam resmi menutup pelaksanaan MTQ XXII Provinsi Kalbar di Kota Singkawang.
Acara penutupan berlangsung meriah dan puluhan ribu warga menyaksikan malam
penutupan dengan ditandai penyalaan kembang api dan tarian rentak seni
budaya NKRI.

Penutupan dihadiri Wali Kota Singkawang, Hasan Karman SH MM, Ketua Harian
LPTQ Kalbar, Drs H Sabhan A Rasyid serta Kepala Kanwil, Drs H Rasmi Sattar
MPd dan sejumlah kepala daerah termasuk Bupati Landak yang menerima bendara
MTQ sebagai tuan rumah MTQ XXIII tahun 2010. Sebelum penutupan, dewan hakim
mengumumkan juara-juara pada cabang dan golongan yang diperlombakan.
Penutupan ini juga diumumkan Juara Umum MTQ XXII. Kota Pontianak dinyatakan
keluar sebagai juara umum dan kota pimpinan dr H Buchary Abdurahman tiga
kali berturut-turut.

Juara umum kedua yakni Kabupaten Pontianak serta Kota Singkawang pada posisi
tiga. Keputusan ini dibacakan Ketua Dewan Hakim MTQ XXII Drs H Makmur
Zakaria. Dewan hakim juga mengumumkan juara stand pameran pembangunan.
Kabupaten Pontianak yang dipimpin H Agus Salim meraih juara. Disusun Kota
Singkawang dan Sintang.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, MTQ sebagai perwujudan ideologi
Pancasila yakni sila ke-1. Dia mengakui, pemerintah tetap memberikan
dukungan penuh guna meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. "Semangat itu
merupakan modal pembangunan yang mampu memajukan Kalbar. Bekal agama
menjadikan masyarakat sejahtera," katanya.

Cornelis yang baru beberapa bulan memimpin Kalbar ini berpesan, agar semakin
intensif berlatih, guna mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQ Nasional yang
dilaksanakan di Serang, Banten.

Ketua Harian LPTQ Kalbar dalam sambutannya berharap, waktu persiapan menuju
MTQ Nasional dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Nantinya mereka yang juara
akan menjalani training centre di Kantor Bandiklat Kalbar. "Peserta MTQ
Nasional akan berangkat 15 Juni 2008."

Wali Kota Singkawang, Hasan Karman SH MM yang juga Ketua Umum Panitia MTQ
XXII menyatakan, MTQ menjadi kenangan sejarah dan catatan indah. Kesempatan
itu juga dia menjelaskan, setiap hari stand pameran MTQ dikunjungi delapan
ribu warga dan mampu mengumpulkan transaksi sebesar Rp 1,08 miliar selama
berlangsungnya pameran.

Sebelum penampilan tarian, Wali Kota Singkawang menyerahkan bendara MTQ
kepada Ketua LPTQ Kalbar dan selanjutnya diberikan kepada Bupati Landak, Drs
Adrianus Asia Sidot Msi yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ XXIII
tahun 2010. Kesempatan itu, wali kota juga menyerahkan ongkos naik haji
kepada qori dan qoriah dewasa terbaik pertama pada MTQ XXII Kalbar
masing-masing Rp35 juta.

Tampilan tarian yang dipersembahkan di depan puluhan ribu penonton ini
memperoleh apresiasi. Tarian satu musik dengan lagu dengan berbagai acara
puncak penutupan ditandai dengan pagelaran kesenian rentak tari kreasi
daerah NKRI dari 13 kabupaten/kota di Kalbar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang, Drs Syech Bandar MSi
menyatakan, tarian tersebut semangat toleransi di tengah-tengah keberagaman
suku, agama, ras dan antar golongan yang bisa hidup berdampingan secara
damai di Indonesia. Penari mengenakan berbagai ragam pakaian adat menampilan
gerak masing-masing daerah.(zrf)

Kirim email ke