http://www.equator-news.com/berita/index.asp?berita=Patroli&id=74413
*Rabu, 25 Juni 2008 Penganiaya Frans Tshai Menyerahkan Diri Buron Tujuh Bulan* *Singkawang,-* Satu tersangka pemukulan Frans Tshai berinisial Si menyerahkan diri kepada Polres Singkawang, Senin (23/6) sekitar pukul 15.00. Lelaki berusia 52 tersebut menjadi buronan Polres Singkawang sejak melancarkan tinju di warung nasi di Jalan Sama-Sama 17 November 2007 lalu. Menurut pengakuan Si selama pelarian berada di Ketapang. Setiap bulan pulang ke Singkawang demikian seterusnya. "Di Ketapang saya juga bekerja," tandasnya. Si membeberkan seputar sebelum terjadi pemukulan, dirinya lebih dahulu minum kopi seraya bersiap-siap mencoblos. Beberapa saat menikmati kopi pancung di Jalan Sama-sama terlihat keramian di sekitar warung bubur nasi. Dan Frans Tshai tengah berada di kerumunan. "Saya tidak ada memukul. Terlebih situasi sudah ramai," bebernya. Secara terbuka Si menyebut tak paham baca tulis. Demikian juga istilah buronan. Sehingga dengan enteng pulang balik Singkawang-Ketapang. "Saya ke sini atas kesadaran sendiri. Terlebih polisi lebih dahulu datang secara baik-baik," timpalnya. Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Sarjono SH menyebut tersangka sudah dimasukkan dalam DPO. "Sejak pilkada dia tak ada di rumah," tukasnya. Berdasarkan beberapa keterangan saksi, Si turut memukul korban. (man)
