*Kalbar Dorong Bongkar Muat Peti Kemas Ditangani Swasta* /<http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/23/22362618/kalbar.dorong.bongkar.muat.peti.kemas.ditangani.swasta> Rabu, 23 Juli 2008 | 22:36 WIB
*PONTIANAK, RABU - *Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, Rabu (23/7), menegaskan pelabuhan sangat penting bagi kelangsungan distribusi barang di Kalbar. Oleh karenanya, PT Pelindo II harus bisa memberikan pelayanan yang lebih baik. Jika PT Pelindo tidak mampu menanganinya sendiri, Pemerintah Provinsi (Kalbar) akan mendorong agar (bongkar muat peti kemas) bisa ditangani pihak swasta, katanya. Ia menambahkan, sudah ada sejumlah investor swasta dari dalam dan luar negeri yang menyatakan minatnya untuk membangun dan mengelola pelabuhan baru di Kalbar. Pernyataan Wagub disampaikan menyikapi adanya kerusakan satu dari dua alat bongkar muat peti kemas atau *container crane * milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Pontianak, sejak 11 Juli lalu. Akibatnya, sejumlah kapal barang yang mengangkut ribuan peti kemas dan sudah masuk ke Pelabuhan Pontianak sejak 11 Juli lalu, hingga Selasa (22/7), belum bisa membongkar muatan. Keberadaan terminal peti kemas di Pelabuhan Pontianak sangat vital dalam proses distribusi barang kebutuhan pokok dari luar pulau ke Kalbar. Seperti disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar Ida Kartini, sekitar 85 persen kebutuhan pokok di Kalbar dipasok dari Pulau Jawa. Manajer Terminal Peti Kemas PT Pelindo II Cabang Pontianak Kartiko Yuwono mengungkapkan, Pelabuhan Pontianak pada tahun 2007 melayani bongkar muat sekitar 143.000 peti kemas. Dengan begitu banyak kebutuhan bongkar muat yang harus dilayani di Pelabuhan Pontianak, menurutnya, idealnya tersedia lima *container crane. * "Empat alat (*container *crane) digunakan untuk operasional bongkar muat setiap hari, sedangkan yang satu untuk cadangan jika ada kerusakan pada alat yang lain," katanya. *Christoporus Wahyu Haryo P* Sent from my BlackBerry (c) Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
