Singkawang,-  Anggota Dewan Pendidikan di Kecamatan Sei Raya
Bengkayang, Uray  Tommy meminta pemerintah untuk merehab rumah guru
yang sebagian sudah rusak.  Menurutnya, pemkab harus memberikan yang
terbaik bagi sarana serta prasarana  pendidikan daerah ini.

"Pembangunan berkualitas merupakan dambaan seluruh masyarakat. Tak
terkecuali bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) seperti guru," katanya
kemarin. Dia mengatakan, bangunan perumahan guru di Bengkayang
rata-rata berdiri sejak Tahun 1980. Saat ini kondisinya banyak sudah
tidak layak lagi dan perlu direhab. Seperti yang  terlihat di
perumahan guru Sungai Jagah B, Kecamatan Sungai Raya, banyak diantara
perumahan guru disana yang sudah tidak layak lagi. Bangunannya sudah
rusak dan terlihat hampir roboh. Begitu juga dengan perumahan guru
yang berada di Sungai Pangkalan Dua. Ada diantaranya yang menggunakan
atap jerami, padahal dulunya menggunakan atap seng.

"Mungkin gurunya merehab sendiri karena katanya seng mereka sudah
banyak yang bocor," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkayang, Ir Martinus
Khiu juga mengatakan hal serupa. Dia mengatakan, pendidikan tidak
hanya sebatas pada prasarana pendidikan yang ada di sekolah. Jika
demikian pemahamannya, pemerintah dinilai salah dan kurang jeli dalam
memajukan dunia pendidikan. Sebab, sarana dan prasarana pendidikan
tidak hanya sebatas itu. Perumahan guru, tempat pahlawan tanpa tanda
jasa ini menetap sharus juga harus turut diperhatikan. "Ini
konsekuensinya, jika pemerintah ingin memajukan dunia pendidikan,
kesejahteraan guru juga harus mendapat prioritas," tandasnya. (bdi) 

Source :
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=162976


Kirim email ke