Sungguh suatu logika sukar dapat kita ikuti,entah ahli kita pakai formula apa 
untuk melukiskan hubungan antara pengangguran dengan kemiskinan.Pengangguran 
itu dapat menyebabkan kemiskinan.Arti pengangguran yaitu  orang tidak mempunyai 
pekerjaan.Kalau tidak mempunyai pekerjaan, berarti tidak mempunyai income 
tetap.Tidak mempunya income,kok tidak miskin?. Informasi yang diragukan 
kebenaran ini, dapat menyebabkan masyarakata Singkawang tetap miskin.Karena, 
kalau  wako kita memakai informasi tersebut sebagai pegangan utk membangun kota 
Singkawang.Apakah tidak celaka?
 
salam,
Budiman

--- On Tue, 8/12/08, united.singkawang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: united.singkawang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Singkawang] PP - Kemiskinan Turun Pengangguran Naik
To: [email protected]
Date: Tuesday, August 12, 2008, 9:20 AM






Jumat, 8 Agustus 2008
Kemiskinan Turun Pengangguran Naik
Dorong Kegiatan UKM

Singkawang,- Walau kemiskinan menurun tapi angka pengangguran Kota
Singkawang meningkat. Demikian diungkapkan Asisten Kebijakan
Pemerintah Kota Singkawang, Drs Sofian Fahri Msi belum lama ini, di
sela seminar pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah di Singkawang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Singkawang tahun 2007,
angka kemiskinan menurun, tahun 2006 terdapat 17.176 Kepala Keluarga
miskin atau 39,76 persen dari total penduduk yang berjumlah 172.784
jiwa. Sedangkan tahun 2007, terdapat 16.790 kepala keluarga miskin
atau 38,40 persen dari total penduduk 174.958.

Untuk penganguran, tahun 2006 jumlah penganguran di Kota Singkawang
sebanyak 5.537 orang atau (7,2 %), angka tersebut menjadi 5. 879 tahun
2007 atau 7,57 %. Hasil tersebut merupakan selisih jumlah angkatan
kerja 77.670 dan kesempatan kerja 71.791 (tahun 2007)

Dia mengatakan Pemkot Singkawang terus mengupayakan pengentasan
kemiskinan, selain menggerakkan ekonomi masyarakat , pemerintah
menjalankan program sosial dan kesehatan. Seperti Bantuan Tunai
Langsung (BLT).

"Program pusat ini cukup mengurangi kemiskinan, termasuk pemberian
jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) bagi mereka tidak mampu,"
ujarnya. Dengan program tersebut, pemerintah bisa meminimalisir angka
kemiskinan.

Disamping itu, pemkot akan mendorong kegiatan unit usaha menengah
(UKM) masyarakat. "Dengan programam pembinaan ekonomi berbasis rakyat
yakni usaha kecil, menengah, maupun koperasi, kemiskinan dan
penganguran dapat ditekan," timpalnya oleh sebab itu, pemerintah terus
menggalakkan peningkatan kemampuan masyarakat seperti softskill,
sehingga masyarakat dapat mandiri.

Hal yang sama, kata dia, akan diupayakan kepada siswa maupun
mahasiswa. Para siswa, papar dia, harus diberikan keterampilan khusus
untuk bekal hidup di masyarakat. Tidak hanya keterampilan, Sofian
mengatakan arah pembangunan ekonomi masyarakat harus dimulai dari
perubahan pola pikir.

"Masyarakat maupun mahasiswa jangan terpaku berorientasi pada pegawai
negeri semata,karena banyak lapangan kerja lain yang dapat diupayakan,
bahkan kalau bisa masyarakat mandiri, atau bukan lapangan kerja baru,"
tegasnya

Memang diakui lapangan kerja terbatas, namun apabila masyarakat
memiliki kemampuan dan kreatif, maka lapangan kerja akan bisa
diciptakan sendiri. Oleh sebab itu, pelaksanaan program pengentasan
kemiskinan dan penganguran membutuhkan proses. "Karena membangun
manusia tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan proses
dan perencanaan yang strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"
tutupnya (har)

Source :
http://www.pontiana kpost.com/ berita/index. asp?Berita= Singkawang& id=163384

 














      

Kirim email ke