Singkawang,-  KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Drs Nurpinarto
Msi, mengatakan untuk menghasilkan SDM berkualitas diperlukan pendidik
yang profesional.

"Pendidik profesional merupakan modal awal bagi terciptanya lulusan
yang berkualitas, sehingga ketika menginjakkan kaki di bangku sekolah
dasar, sang anak tidak membutuhkan waktu lama beradaptasi," ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengharapkan kepada pendidik untuk serius dan
memiliki komitmen kuat memajukan SDM Kabupaten Sambas.

Untuk saat ini, dari 74 PAUD, 58 sudah dibiayai APBD 2008, sedangkan
16 masih berjalan swadaya. Namun direncanakan akan diusulkan dalam
APBD 2009. sekolah non formal tingkat TK ini, sudah tersebar
diberbagai desa di Kabupaten Sambas.

Dari data yang dihimpun, Kecamatan Teluk Keramat dan Tebas memiliki
kelompok PAUD yang banyak dibandingkan kecamatan lainya. Untuk satu
kelompok PAUD idealnya 20 siswa dengan dibimbing 2 tutor. Saat ini,
pelaksanaan PAUD ditempatkan gedung serba guna, balai desa, perumahan
guru, polindes, rumah masyarakat. Hanya empat kelompok PAUD yang
memiliki gedung sendiri yakni Desa Sarang Burung Danau (Kecamatan
Jawai) , Sungai Nyirih (Kecamatan Jawai), Desa Simpang Empat
(Kecamatan Tangaran), Desa Sebawi (Kecamatan Sebawi). Pendidikan PAUD
memprioritaskan anak usia 4 sampai 6 tahun. (har) 

Source : www.pontianakpost.com

Kirim email ke