Singkawang,-  Disarankan para guru ke depan melangkah sesuai dengan
prosedur yang ada dan tetap santun. Apapun masalah yang sedang
dihadapi, guru menurutnya harus tetap mampu menjadi contoh bagi
generasi bangsa dan masyarakat pada umumnya.

"Kita tidak boleh latah dengan kondisi bangsa yang baru belajar
berdemokrasi," ujar Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)
Kota Singkawang, Tasman SPd. Hal ini terkait dengan tunjangan
fungsional yang belum dibayarkan selama belasan bulan, Tasman juga
berharap agar keterlambatan itu tidak terulang kembali di kemudian hari.

"Tentu dinas sangat paham langkah-langkah apa yang harus dipersiapkan
agar tidak terlambat lagi. Apalagi kalau pagu anggarannya memang ada,"
ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan guru menggelar aksi di Gedung
Dinas Pendidikan Kota Singkawang. Aksi ini dimaksudkan untuk
mempertanyakan tentang hak berupa tunjangan fungsional yang masih
belum diterima oleh ribuan guru selama 18 bulan terakhir (Rp100 ribu
per bulan).

Menurut pengakuan guru, aksi mereka ke dinas tersebut berawal dari
adanya pesan singkat yang dikirim secara berantai. Para guru berharap,
tunjangan tersebut segera dicairkan oleh pemerintah karena dipandang
akan sangat membantu meringankan beban, terutama menjelang Ramadhan
dan Idul Fitri. (har)

Sumber : www.pontianakpost.com

Kirim email ke