Jum'at, 05 Desember 2008 , 13:10:00
*Hari Ini Patung Naga Dirobohkan*
<http://www.equator-news.com/index.php?mib=berita.detail&id=6865#>

 Singkawang, Hari ini (Jumat), Front Pembela Islam (FPI) Kota Singkawang
memastikan merobohkan patung naga yang dibangun di persimpangan Jalan Kempol
Machmud-Niaga Singkawang. FPI siap menanggung segala resiko dan konsekuensi.

"Seluruh laskar jihad FPI diimbau berkumpul di Masjid Raya usai sholat
Jumat. Kita bersama-sama ke lokasi pembangunan patung naga," ujar Ketua DPW
FPI Kota Singkawang, Yudha R Hand.

Terhadap masyarakat yang berkenan ikut secara terbuka dipersilahkan Yudha.
Tekniksnya, tanpa anarkisme. "Usai merobohkan patung naga kita bergegas
pulang," paparnya.

Yudha menurutkan, telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada kepolisian,
TNI, Pemkot dan pihak-pihak yang berkompeten. "Aliansi LSM Perintis Kota
Singkawang Syarifuddin pada tanggal 4 Desember 2008 telah melaporkan tindak
pidana pengrusakan fasilitas umum yang terletak di persimpangan Jalan Kempol
Machmud-Niaga Kecamatan Singkawang Barat. Diduga pelakunya adalah, BS alias
BN, pengusaha perhotelan di Kota Singkawang," tandas Koordinator Aliansi LSM
Perintis Bachtiar Ismail dan sekjenya M Syaifuddin.

Lebih jauh Syaifuddin mengatakan, pelaku melakukan pengerusakan pada bulan
November-Desember 2008. Bentuknya, penerangan jalan kemudian diubah menjadi
bentuk dan motif lain.

"Atas kegiatan itu, pelaku telah dan diduga melakukan perbuatan melawan
hukum pidana KUHP pasal 406 ayat (1). Barang siapa dengan sengaja melawan
hukum pidana membinasakan, merusak, membuat sehingga tidak dapat dipakai
lagi atau menghilangkan sesuatu barang yang sama sekali atau sebagian
kepunyaan orang lain, dihukum penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan
tu denda sebanyak-banyaknya Rp4500," ujar Uddin mengutip aturan tersebut.

Uddin menceritakan, peristiwa patung naga pernah terjadi November 2002.
Pelakunya sama, objeknya sama, hanya beda TKP dan kasus tersebut belum
ditutup. "Kita minta polisi memproses secara hukum kasus tersebut,"
tegasnya. (man)

Kirim email ke