Jum'at, 05 Desember 2008 , 08:16:00 *Polisi Obok-obok Judi Singkawang* <http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=10483#>
SINGKAWANG-Polres Singkawang mengobok-obok permainan judi di Kota Singkawang. nyaris tiap hari ada saja pelaku permainan judi ditangkap oleh aparat polisi baik polsek-polsek maupun Polres Singkawang. "Kayaknya, ngak jera-jera. Hampir setiap hari ada saja kita baca di koran yang ditangkap. Tapi mereka tak takut," kata warga kepada Pontianak Post, kemarin. Salah satu pemain judi yang ditangkap mengaku sering membaca media massa kalau pemain judi ditangkap. "Saya sering baca di koran. Kan, hanya iseng," kata salah satu pemain judi yang mendekam di tahanan Mapolres Singkawang, memberi alasan. Menurut warga, dulu permainan judi di Manggis. Namun, polisi selalu saja melakukan penangkapan. "Sekarang mereka beralih bermain judi di rumah. Ternyata, polisi juga menangkap. Kok ngak kapok," kata dia. Senin lalu, kembali polisi berhasil mengamankn judi kolok-kolok. Empat pemain diamankn oleh petugas Polres Singkawang. Mereka bermain di garasi mobil Gang Dwi Warna, Jalan Hermansyah pukul 17.00 WIB. Selain menangkap Fen (35), Jon (30), Hui (42) dan Sej (49), aparat juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp168 ribu serta satu set kolok-kolok. Hasil pemeriksaan, bandar kolok-kolok adalah Fen. "Kita tegas dan serius menangkap setiap permainan judi di Singkawang," ujarnya. Para pemain berikut bandar kolok-kolok sehari-hari bekerja sebagai sopir dan kernek. "Keempat tersangka kita kenakan pasal 303 KUHP tentang judi," kata Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Sarjono. Penangkapan menurut Sarjono berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap praktek judi di garasi mobil tersebut. Satuan Reskrim Polres Singkawang bergegas menindaklanjuti dengan mendatangi TKP. Sementara itu, Kamis (4/12) pukul 16.00 WIB di Batu Payung, Kecamatan Sui Raya Kepulauan, Polsek Sui Raya menangkap pemainan judi dan menangkap tujuh pemain. "Dari tujuh itu hanya satu orang saja yang laki-laki, selebihnya adalah, perempuan," kata salah satu warga, kepada Pontianak Post, kemarin. Penangkapan ini langsung dipimpin Kapolsek Sui Raya, AKP Margono dan menahan seluruh pemain yang ada. (zrf)
