Salam kenal bu Juniati
Seandainya saja semua org skw bisa spt anda, sungguh suatu pandangan yg 
berwawasan ke depan
dan nasehat anda sungguh membuat hati teduh, skw pasti akan sgt maju seandainya 
semuanya bisa
berpikiran spt anda, tapi sayangnya tidak, masih byk yg berpikirin picik, 
egois, sy lagi berpikir
keras bgmana mengatasi masalah ini

Wasalam
Jusut Djamaludin




________________________________
From: Arimbi Juniati <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, December 11, 2008 9:55:53 PM
Subject: Re: [Singkawang] Untuk Yang Ngomongkan Aku...


Utk teman-teman Milis, ketika saya membaca email teman2 di sini, saya jadi 
terkenang masa kecil saya. Jika kita ingin mengikuti suatu permainan bersama 
anak-anak lain, ada peraturan yang selalu dicanangkan oleh teman2 (dlm bhasa 
melayu) yaitu "mun nak main, ndak aci manas. Mun nak manas, sodah main. Mun 
masih nak main, jadi anak bawang aja', Jika dlm bhasa Indonesianya bahwa "kalau 
ingin ikut bermain tidak boleh emosional apalagi berangasan". 
Namanya milis group, kita berkomunikasi dan membahas suatu topik melalui email 
dengan tujuan berbagi / share pendapat dengan selalu mengedepankan net etika. 
Jadi jika teman milis ingin berkomentar atau mengomentari tulisan teman milis 
yg lain, sebaiknya juga harus menerima ketika ia dikomentari oleh teman milis 
yg lain, tidak memberi komentar emosional apalagi dgn komentar bersifat 
ancaman, mengungkit cerita lalu, mengharapkan kejadian yg tidak baik kepada 
etnis lain, dll.
Sebaiknya kita juga jgn mempermasalahkan domisili teman2 milis yg ikut share di 
sini, karena mereka pasti punya berbagai macam ikatan dgn kota Skw yaitu mereka 
yg punya masa kecil atau pernah tinggal di Skw, punya keluarga di Skw, atau 
sedang merantau di luar kota Skw utk menuntut ilmu ataupun bekerja sehingga 
peduli dgn apa yg terjadi di Skw.
Itulah gunanya teknologi, sehingga kita tetap "keep in touch" dgn kota tercinta 
ini.
Saya sendiri lahir, besar dan menikah di kota Skw ini, walaupun saya sempat 
merantau selama 5 thn di luar. Saya seorang muslim dengan berbagai darah etnis 
mengalir di tubuh saya. Nekwan (Nenek) saya Muslim Chinese, Nek Aki (Kakek) 
saya berdarah Bugis Melayu, Bapak saya Jawa, Suami saya Muslim yg berdarah 
Melayu Chinese. 
Tidak ada ormas, kelompok ataupun LSM yg bisa mengatur prinsip saya, bgaimana 
saya memandang kota tercinta ini. Agama apapun ia, etnis apapun ia, selama ia 
mempunyai keinginan utk memberikan yg terbaik bagi pembangunan dan kemajuan 
kota Skw (dgn cara yg baik pula), itulah warga kota Skw yg sebenarnya.
Kita tdk bisa menafikan bahwa Singkawang itu UNIK, multi etnis, multi agama dan 
multi kultural. Just Live With It...
I Love Singkawang.. .
Singkawang UniquelyIndonesia...




________________________________
From: deny suhendra <denysuhendra@ yahoo.co. id>
To: singkaw...@yahoogro ups.com
Sent: Thursday, December 11, 2008 12:06:31 PM
Subject: Re: [Singkawang] Untuk Yang Ngomongkan Aku...


Terima kasih pak jamal, 
Hendi lie sesuai sms saya ... akhirnya hal ini diharapkan sesuai tujuan yang 
saya bilang. tinggal menunggu dari yang lain hen.

Terima kasih semua. sedikit bekorban apa salahnya. sukseskan singkawang 
spektakuler.

ttd
Deny Suhendra 

________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! 
 


      

Kirim email ke