SINGKAWANG, KAMIS - Genangan banjir yang melanda separuh Kota Singkawang, 
Kalimantan Barat, Kamis (18/12), berangsur surut. Meski demikian, sekitar 1.400 
warga korban banjir masih bertahan di sejumlah posko pengungsian.
Pantauan cuaca Kota Singkawang pada hari Kamis cukup cerah. Kondisi ini berbeda 
dengan hari sebelumnya, di mana hujan deras mengguyur kota sepanjang waktu. 
Jika sehari sebelumnya di Kecamatan Singkawang Barat, Selatan, Tengah, dan 
Utara terendam banjir setinggi 70-150 centimeter, pada hari Kamis ketinggian 
air berkurang 20-50 centimeter.

Di posko pengungsian di Kecamatan Singkawang Selatan, sejumlah 392 warga 
Kelurahan Sedau yang mengungsi di Kantor Camat Singkawang Selatan sejak Rabu 
sore, sebagian besar masih bertahan di sana. Mereka menempati delapan ruangan 
dan satu aula yang ada di kantor tersebut. Di antara warga yang mengungsi ada 
yang tidur di bawah tangga kantor camat.

Sekitar 50 warga yang mengungsi di sana, Kamis sore sudah kembali ke rumahnya. 
"Sementara itu, di antara warga yang mengungsi mulai ada yang sakit flu, batuk, 
dan demam. Mereka sudah mendapat penanganan medis dan obat-obatan dari tenaga 
kesehatan yang berjaga di posko," kata Camat Singkawang Selatan Burhanuddin.

Di posko tersebut, bantuan bahan makanan dan pakaian disalurkan Pemerintah Kota 
Singkawang serta sejumlah lembaga sosial di sana. Dapur umum yang disediakan 
relawan Taruna Siaga Bencana Kota Singkawang dan masyarakat setempat juga dapat 
memenuhi kebutuhan makanan bagi warga yang mengungsi. Hal serupa juga dijumpai 
di posko pengungsian lain di Kecamatan Singkawang Barat, Tengah, dan Utara.

Sumber : Kompas

Kirim email ke