SINGKAWANG--MI: Kedatangan pemudik menuju Kalimantan Barat melalui Bandara Supadio Pontianak untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2560 diperkirakan mencapai puncaknya empat hari menjelang tanggal 26 Januari.
"Puncak kedatangan biasanya H-4 Imlek," kata General Manager Garuda Indonesia Cabang Pontianak, Wempie Ohoiwutun saat dihubungi, Minggu (17/1). Ia mengatakan satu minggu sebelum Tahun Baru Imlek tingkat isian penumpang yang tiba di Supadio sudah di atas 85 persen. Sedangkan yang berangkat dari Supadio berkisar antara 75 persen hingga 80 persen. "Masih biasa-biasa saja jumlah penumpang yang berangkat," katanya. Garuda Indonesia tidak menyediakan penerbangan tambahan menyambut Imlek 2560, cukup tiga kali sehari yakni pada pagi, siang dan sore dengan rute Jakarta - Pontianak. "Permintaannya cenderung menurun," kata Wempie Ohoiwutun. Sementara itu, untuk Mandala Airlines tingkat isian penumpang yang tiba dari Jakarta di Supadio mencapai 100 persen pada 23-25 Januari. "Kalau dari Pontianak malahan sepi," kata M Zulistian, Manajer Mandala Airlines Cabang Pontianak. Ia memperkirakan tidak terjadi arus balik dari Pontianak setelah perayaan Tahun Baru Imlek nanti. "Tenggat waktu arus balik dari Pontianak cukup panjang sampai Cap Go Meh, jadi tidak ada lonjakan jumlah penumpang," katanya. Mandala Airlines melayani rute Jakarta - Pontianak satu hari dua kali, yakni siang dan malam hari. Situasi Kota Singkawang yang mayoritas dihuni warga keturunan Tionghoa semakin semarak menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2560. Toko yang menjual beragam perlengkapan maupun pernak-pernik Imlek dipadati warga masyarakat. Di pusat perdagangan, warga yang menempati rumah toko menghias kediaman masing-masing dengan lampion merah yang menambah semarak suasana pada malam hari. (Ant/OL-06) Sumber : http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NTY2MDQ=
