Seharusnya Senin tangga (26/1).
Untuk masalah ini, Sebelumnya Pa Dhe pernah post di milis ini bahwa akan ada 
gerhana matahari cincin tanggal 26 January 09 bertepatan dengan imlek hari 
pertama.
Jadi tidak mengherankan dengan adanya cahaya kuning muncul di balik awan.

salam,
dewi lilyana

--- On Tue, 1/27/09, United Singkawang <[email protected]> wrote:
From: United Singkawang <[email protected]>
Subject: [Singkawang] [PP] Heboh Cahaya Kuning Muncul dari Balik Awan
To: "[Y] Singkawang" <[email protected]>
Date: Tuesday, January 27, 2009, 5:23 PM









Heboh Cahaya Kuning Muncul dari Balik Awan

SINGKAWANG-Masyarakat Kota Singkawang Senin (16/1) pukul 13.00 WIB
heboh. Khususnya di Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan dan
sekitar Taman Pasir Panjang Indah. Pasalnya, tiba-tiba cahaya kuning
muncul dari balik awan putih di sebelah selatan. Sinar matahari kala
itu sedang panas menyengat. Dan bertepatan dengan Hari Raya Imlek tahun
2560. Pemandangan yang tak lazim itu, tak pelak membuat masyarakat
tidak mau kehilangan momen. Di sepanjang jalan, banyak warga yang
berkerumun menyaksikan hal tersebut. Bahkan, para pengendara sepeda
motor menghentikan laju kendaraannya, hanya untuk melihat cahaya kuning
itu.

Baik yang dari arah Pontianak maupun Singkawang. Laki-laki maupun
perempuan. Tak sedikit warga mengabadikannya dengan kamera handphone.
Cahaya kuning itu memang indah. Warnanya cerah sekali. Sesekali awan
putih yang tertiup angin menyelimutinya. Namun,tidak membuat cahaya
kuning itu hilang. Cukup lama ia berada di langit Kota Singkawang. Di
pinggiran jalan, warga asyik memperhatikan cahaya yang memanjang itu.


"Saya tidak tahu cahaya apa. Tapi seumur hidup baru kali ini melihat
ada awan berwarna kuning. Saya kira pertama pelangi. Tapi kenapa tidak
ada warna lain dan muncul di balik awan putih," kata Andi, salah
seorang warga yang turut mengabadikan momen tersebut kemarin. 



Menurut dia, cahaya kuning memanjang itu tiba-tiba saja muncul dari
balik awan putih, dan bentuk mirip sebuah binatang, yakni naga. Akan
tetapi, kata dia, hal itu tidak berlangsung lama. Sebab, dalam hitungan
detik, sambung dia, ketika angin kencang meniup awan putih, cahaya
kuning itu tertutup. 

"Akan tetapi tak lama kemudian, ada lagi,"
katanya. Sementara itu, tak sedikit masyarakat yang terkagum-kagum.
Bahkan, banyak dari mereka merasa heran dengan menunjuk arah cahaya di
langit tersebut. Hal itu membuat masyarakat pinggiran,  mendapatkan
hiburan di siang yang panas terik itu. Bahkan, salah seorang pemuda
ketika turun dari sepeda motor, sempat mengeluarkan ucapan yang
menggelitik. 



"Nah, tunggulah sebentar lagi akan ada kejadian besar di Singkawang.
Tanda-tandanya sudah ada. Tak pernah-pernah ada cahaya kuning di awan
selain matahari," kata pemuda itu. Memang bulu kuduk sedikit merinding
mendengar ucapan pria yang mungkin dengan maksud bercanda tersebut.
Akan tetapi, hal itu setidaknya masih menjadi pertanyaan, tentang
cahaya apa , dan kenapa bisa muncul dan adakah hubungannya dengan Hari
Raya Imlek. 

Sementara itu, di sepanjang jalan, semakin banyak saja
masyarakat yang menyaksikan. Bahkan beberapa orang Etnis Tionghoa yang
sedang merayakan imlek, juga turut mengabadikan momen langka itu. Belum
diketahui, cahaya apa yang tidak pernah diduga kehadirannya siang itu.


"Pertama kali kelihatan terang. Bentuknya seperi naga yang  memanjang,"
kata Evi, seorang wanita yang hendak pulang ke Pontianak melintasi
jalan tersebut.   

"Awalnya cahaya itu menyatu dan memanjang. Tapi, kena
tiup angin lalu putus-putus," tambahnya. Pantauan koran ini, sekitar
pukul 13.15 WIB, cahaya kuning tersebut hilang dibalik awan putih yang
berjalan akibat tiupan angin di siang yang sangat panas tersebut.
Beberapa orang lain mengatakan bahwa selarik sinar kekuningan tersebut
berasal dari gerhana matahari yang terjadi saat Imlek.


''Kalimantan adalah salah satu kawasan yang dilalui oleh gerhana
matahari cincin yang terjadi setiap 11 tahun sekali itu,'' ujar Boy,
salah seorang warga yang tak terlalu menganggap aneh kejadian tersebut.
(ody)





      

Kirim email ke