wah, thanks sekali atas penjelasan ilmiahnya padhe. walaupun ga ngerti sepenuhnya:D Padhe, berarti awan itu mau terbentuk jadi apa sangat di pengaruhi oleh tingkat gravitasi & cuaca yach?
Benar, bentuk awan selalu berubah-ubah mengikuti keadaan cuaca. Nah pgn nanya padhe lg akh, bisa ditarik hubungan ga antara awan yang terbentuk dengan gejala alam yang akan terjadi? seperti yg katanya ada jenis awan tertentu yg bs menjadi pertanda gempa bumi dll. Sory Jadi OOT ngomongin awan :) Mungkin Yang anda maksud adalah jenis awan syrus yang memanjang. Yang dibeberapa negara masyarakatnya menganggap bahwa awan syrus tsb adalah merupakan tanda2 akan terjadi gempa. Seperti Cuplikan artilek dibawah ini: Awan berbentuk aneh seperti itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan sangat besar dari dalam perut bumi, sehingga menyerap' daya listrik yang ada di awan. Oleh karena itu bentuk awannya seperti tersedot kebawah. Gelombang elektromagnetis itu sendiri terjadi akibat adanya pergeseran atau patahan lempeng bumi. Namun . . . jika ada awan seperti itu di langit belum tentu itu awan gempa. Mungkin saja karena asap pesawat terbang atau emang bentuk awannya terbentuk karena keadaan cuaca. Belum ada bukti hasil temuan ilmiah atas jenis awan syrus tsb adalah pertanda gempa. Namun di Japang sering sekali munculnya awan syrus tsb yang masyarakatnya kemudian langsung mengamati apakah ada medan magnit disekitar mereka, misalnya apakah siaran TV terganggu, lampu yang kadang midup & mati secara mendadak. Awan itu ada bermacam-macam jenis. Bisa dibaca di eksiklopedia gratis wikipedia. Awan cirrus merupakan awan tinggi yg tersusun oleh kristal-krital es. Awan ini terlihat seperti serabut. Dan kadang berbentuk memanjang seperti dijelaskan didalam wikipedia bahwa awan itu berbentuk bermacam-macam dan komposisinya serta ketinggiannya berbeda-beda. Awan lurus yg terlihat seringkali disebut sebagai awan syrus yaitu awan yg cukup tinggi attitude-nya Awan ini memilki ketinggian antara rata-rata yg teramati sekitar 20 000 ft atau sekitar 6 Km tingginya. Sehingga akan teramati pada daerah yg cukup luas. Coba kita ingat-ingat ketika melihat awan ini, apakah kita sambil mendongak atau sambil normal mengamati awan ? - Kalau anda normal mengamati dengan sudut 30 derajat maka awan cirrus tersebut berada 12 Km dari tempat anda berdiri. - Kalau anda mendongak (40 derajat) maka ketinggian jarak lateral awan itu hanya 6 Km. - Kalau anda menggunakan padangan datar (<5 derajat) misal diatap genting maka jarak terjauh yg teramatipun hanyalah 60 Km, seandainya udara sangat cerah, tidak ada awan yg pendek (comulus). Dengan mengetahui ketinggian awan cirrus ini, maka kita dapat memperkirakan dimana awan itu berada. Dengan ketinggannya yang hanya 6 Km maka jarak pandang terjauh sebelum tertutup pohon atau gedung-gedung, dan juga karena kondisi udara di khatulistiwa yang banyak mengandung uap air (yg mengurangi feasibilty/ jarak lihat), maka awan yg teramati dengan mata telanjang mungkin hanya sekitar 30-40 Km saja. Yg tertangkap dengan baik oleh kamera rata-rata saya perkirakan terjauhnya hanya sekitar 20 Km saja. Nah kalau anda melihat gambar penampang diatas, apakah anda yakin bahwa awan lurus yang dilihat dan dilaporkan dan ditulis dikoran-koran itu adalah awan gempa ? Awan Cirrus memilki kenampakan dan elevasi tertinggi sehingga kalau awan lain tentunya akan lebih dekat dengan pengamat Coba amati saja fotonya dan perhatikan : 1.Apa kira-kira jenis awannya, anda bisa perkirakan elevasi/ketinggian awan 2.Perkirakan sudut pandangnya, kemana arah pandangnya 3.Hitung jarak awan dengan pengamat, dengan geometri. 4.Tentukan dimana lokasi awan itu. Silahkan dipikirkan bareng-bareng, ya … Apakah logis orang di Jogja melihat awan lurus pertanda gempa di Samodra Indonesia kemarin ? Apakah logis orang di Jakarta melihat awan lurus pertanda gempa di Jogja, padahal ketika mengamati awan dia sedang menghadap ke barat ? Apalagi ketika ada yg di Batam melihat awan lurus sebagai pertanda awan gempa di Selat Sunda ? Karena dalam jarak lebih dari 200 Km itu sudah ada pengaruh kelengkungan bumi seperti terlihat pada gambar diatas. Oleh karena itu berhati-hati kalau ada awan lurus vertikal karena kawan anda yg yakin itu awan gempa dan kebetulan dia pinter geometri, semestinya dia akan lari ketakutan, karena posisi episenter sangat dekat dengannya. Pa' Dhe Yogyakarta ________________________________ Dari: Hidayat Boesran <[email protected]> Kepada: Singkawang <[email protected]> Terkirim: Kamis, 29 Januari, 2009 15:12:55 Topik: [Singkawang] Heboh awan berbentuk naga di kota singkawang Xin Nien Khuai Le, tks ya atas sharingnya, soalnya saya juga penasaran seperti apakah Naga yang kabarnya nongol dilangit Singkawang, tahun kemarin nongol dihari Cap Go meh, tahun ini nongol di Imlek hari Pertama :) Dan menurut peramal-peramal disini (peramal Chinese), katanya gerhana matahari yang terjadi pada imlek hari pertama akan membawakan dampak yang tidak baik kepada dunia ini :). Semoga ramalannya tidak benar :) Apa bener ada awan berbentuk naga . . . Pa' Dhe . . . ? Sebaiknya thole melihat dari sisi positipnya saja. Maksudnya Pa' Dhe . . . ? Awan bisa berbetuk apa saja . . . sesuai dengan tinggi rendahnya awan itu terbentuk Tapi ini ada warna merah Pa' Dhe yang membentuk seperti kepala naga . . . Uap air diawan mengembun pada debu2 di atmosfer, membentuk titik2 air yang tentunya akan membiaskan cayaha matahari. Demikian juga dengan awan yang membentuk tulisan Allah & Muhammad Bagaimana Awan Terbentuk ? Jika langit sedang cerah, kita bisa melihat awan di langit. Awan tersebut terlihat seperti kapas-kapas yang sedang terbang di langit. Jika langit sedang cerah, maka awan akan terlihat berwarna putih. Sering kali kita lihat awan putih dengan berbagai bentuk. Kadang-kadang bergumpal-gumpal, kadang tersebar tipis, berbentuk seperti sisik ikan, atau bergaris-garis seperti serat. Sebentar terlihat bergumpal, tak lama kemudian berubah bentuk, bertebaran dibawa angin. Memang, bentuk awan selalu berubah-ubah mengikuti keadaan cuaca. Sering kali awan berbentuk indah bagaikan lukisan di langit. Lihatlah di puncak gunung yang tinggi, akan terlihat awan yang memayungi gunung itu. Sungguh indah bukan ? Itulah salah satu dari kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya ini. Lalu, kira-kira bagaimana ya awan itu terbentuk ? Jika matahari bersinar, cahayanya sampai di permukaan bumi, lantas diserap bumi, tumbuhan, tanah, sungai, danau dan laut, sehingga menyebabkan air menguap. Uap air naik ke udara atau atmosfer. Uap air naik semakin lama semakin tinggi karena tekanan udara di dekat permukaan bumi lebih besar dibandingkan di atmosfer bagian atas. Semakin ke atas, suhu atmosfer juga semakin dingin, maka uap air mengembun pada debu-debu atmosfer, membentuk titik air yang sangat halus berukuran 2 - 100 mm (1 mm = 1 / 1.000.000 meter). Tanpa adanya debu atmosfer, yang disebut aerosol, pengembunan tidak mudah terjadi. Miliaran titik-titik air tersebut kemudian berkumpul membentuk awan.Sewaktu naik ke atmosfer atas, udara hangat menyebar dan menjadi dingin.Karena sekarang lebih dingin, udara itu tak dapat lagi menahan uap airnya.Sebagian uap air itu mengembun pada butir-butir debu dalam atmosfer dan membentuk titk-titik air. Titik air kelewat kecil ini melayang di udara. Gerakan udara naik atau arus udara juga menahannya hingga tidak jatuh. Jutaan titik air semacam itu melayang bersama dan membentuk awan.Sewaktu naik ke atmosfer atas, udara pun menjadi dingin dan terbentuklah awan.Ketika turun dari ketinggian, udara pun menjadi lebih hangat dan awan menghilang. Bentuk awan bermacam macam tergantung dari keadaan cuaca dan ketinggiannya. Tapi bentuk utamanya ada tiga jenis yaitu, yang berlapis-lapis dalam bahasa latin disebut stratus, yang bentuknya berserat-serat disebut cirrus, dan yang bergumpal-gumpal disebut cumulus (ejaan Indonesia : stratus, sirus, dan kumulus). Di daerah rendah (kurang dari 3.000 m) yang terendah, awan stratus menutupi puncak gunung yang tidak terlalu tinggi. Di daerah rendah tengah, awan berbentuk strato-kumulus, dan yang dekat ketinggian 3.000 m awan berbentuk kumulus. Awan besar dan tebal di daerah rendah disebut kumulo-nimbus berpotensi menjadi hujan, menyebabkan terjadinya guruh dan petir. Awan pada ketinggian menengah dapat terbentuk di atas gunung yang tingginya lebih dari 3.000 m, membentuk payung di atas puncaknya. Misalnya di atas Gunung Ciremai (3.078 m), di puncak-puncak pegunungan Jaya Wijaya di Irian yang tingginya antara 4.000-5.000 m, bahkan selalu diliputi salju. Demikian juga Gunung Fuji (3.776 m) puncaknya selalu diliputi salju putih cemerlang sangat indah. Pada ketinggian menengah ini dapat terbentuk awan alto-stratus yang berderet-deret, alto kumulus, dan alto-sirus. Bagaimana dengan awan di daerah tinggi (di atas 6.000 m)? Di sana terbentuk awan siro-stratus yang tampak sebagai teja di sekitar matahari atau bulan. Juga terbentuk awan siro-kumulus yang bentuknya berkeping keping terhampar luas. Juga dapat terbentuk awan sirus yang tipis bertebar seperti asap. Sirokumulus ialah awan tinggi dan kelihatan berkeping-keping Sirus adalah awan tinggi, lembut dan mirip asap Altokumulus ialah awan tengah yang nampak dalam deretan ombak. Altostratus ialah awan tengah, tembus cahaya hingga matahari tetap tampak Nimbostratus adalah awan rendah, tebal dan tanpa bentuk tertentu. Sratokumulus ialah awan rendah, abu-abu dan nampak berbaris teratur Ada berbagai bentuk awan. Bentuk awan sesuai dengan tinggi atau rendahnya tempat awan itu terbentuk. Di tempat paling tinggi terbentuklah awan sirus. Bentuk awan ini mirip benang putih berbulu. Di tempat agak rendah ada awan yang bentuknya mirip kapas. Tetapi bentuk awan tidak hanya disebabkan oleh tinggi atau rendahnya tempat. Angin pun menyebabkan awan beraneka macam bentuknya.Ada awan tipis dan ada pula awan tebal. Cahaya matahari mudah melewati awan tipis. Oleh sebab itu awan tipis tampak cerah atau putih. Awan yang tebal sulit ditembus cahaya. Bagian-bagian awan yang tertembus cahaya akan berwarna putih. Bagian-bagian yang tidak tertembus cahaya akan berwarna gelap atau hitam. Pa' Dhe. Yogyakarta. ________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail. com. Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
