Rabu, 03 Juni 2009 , 08:47:00 Kantor Pemkot Direhab, Telan Dana Rp27,5 M <http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=19572#>
SINGKAWANG – Rehabilitasi Kantor Pemerintahan Kota Singkawang menelan dana sebesar Rp27,5 miliar. Pembangunan itu direncanakan dengan sistem proyek multi years, mulai dari tahun 2009 dan diperkirakan selesai pada tahun 2010. Sebelumnya sudah dikucurkan dana sebesar Rp1,5 Miliar pada tahun 2008 untuk tahap awal pembangunan. “Semua gedung yang ada di Pemkot Singkawang akan direhb total,” kata Kepala Dinas Tata Kota Pertanahan dan Cipta Karya Kota Singkawang Sueb Hamid kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin siang. Ia menambahkan, pada tahun 2008 sudah dikucurkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pengerjaannya. Dijelaskan Sueb, untuk tahun 2009 ini pembangunan itu akan diteruskan dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Dana Penguatan Desentralisasi Fiskal dan Percepatan Pembangunan Daerah) sebesar Rp19 Miliar. Kemudian pada tahun 2010 diusahakan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Kota Singkawang atau dari sumber penerimaan lain kurang lebih sebesar Rp7 milyar. “Jadi semua Rp27,5 miliar,” kata Sueb. Ia mengungkapkan, saat ini dinas yang dipimpinnya sedang menyiapkan berkas lelang untuk perencanaan pembangunan tempat Walikota Singkawang Hasan Karman berkantor tersebut. Menurutnya, pelaksanan tender diperkirakan pada pertengahan Bulan Juni tahun ini. “Saat ini belum ada yang mendaftar, karena kita belum mengumumkan untuk tahapan lelang,” tegasnya. Kata Sueb, proyek multi years ini, akan dilaksanakan tender baru untuk mencari pemenang yang akan melaksanakannya. Menurut dia, pemenang lama yang telah mengerjakan tahap awal pada tahun 2008 lalu, juga boleh ikut proses tender baru nanti. Ia menambahkan kontraktor lokal maupun luar juga boleh ikut. “Kontraktor lokal dan luar boleh ikut nanti,” katanya. Setelah mendapatkan pemenang nantinya, dijelaskan Sueb, maka baru pelaksanaan fisik pengerjaan proyek dilakukan. “Diperkirakan pelaksanaan fisik setelah tender yang dilakukan mendapatkan pemenang, dan diperkirakan selesai sampai dengan tahun 2010,” jelas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Singkawang ini. Sueb menjelaskan bangunan itu nantinya berlantai dua. Maketnya juga sudah disiapkan. Ia mengatakan, bangunan yang akan berdiri nantinya, juga sudah disesuaikan sesuai dengan ciri khas masyarakat di Kota Singkawang. “Yang jelas kita akomodir semua masyarakat,” jelasnya. Ditanya lebih lanjut, Sueb mengaku tidak mengetahui berapa luas tanah dan bangunan kantor Pemerintah Kota Singkawang saat ini. Alternatif ke Mess Daerah Meski nantinya kantor pemerintahan Kota Singkawang dirombak total, diharapkan tidak mengganggu pelayanan terhadap publik alias masyarakat luas. Yang jelas, selama pengerjaan bangunan berjalan, otomatis pejabat yang ada, termasuk walikota Hasan Karman dan Wakil Walikota Edy R Yacoub, akan berpindah kantor sementara. Sueb Abdul Hamid Kepala Dinas Tata Kota Pertanahan dan Cipta Karya Kota Singkawang mengaku, tidak mengetahui akan pindah kemana pejabat termasuk walikota dan wakil walikota selama pengerjaan proyek berlangsung. Tetapi, yang jelas, kata Sueb, tidak ada pelayanan publik tetap berjalan. “Pelayanan publik tetap berjalan dan tidak pernah vakum,” katanya kepada wartawan kemarin. Desas-desus yang beredar walikota dan wakil walikota nantinya akan berkantor sementara di mess daerah. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Singkawang Sumastro mengungkapkan, alternatif kantor bisa saja di Mess Daerah Singkawang Jalan Merdeka. “Alternatif mungkin di mess daerah,” jelas Sumastro. Ia menegaskan, pelayan publik tetap berjalan, saat berpindah kantor nantinya. “Pemerintah tidak mengenal kevakuman dalam memberikan pelayanan kepada publik,” tegasnya. (ody)
