Ry, perasaan kemarin evida ngirim e-mail yang sama hehehe... tapi gpp dech "IRAN memang TOP BGT"
--- Harry Muryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Iran emang TOP !!! > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf > Of A. Putra > Subject: [FTITB97] Menertawakan Hollocaust di Iran > > > Dari Republika.. > > Menertawakan Hollocaust di Iran > dsy > > Siapa bilang kisah pembantaian kaum Yahudi saat > Perang Dunia II melulu > bercerita soal air mata. Datanglah ke Teheran, Iran, > bulan-bulan ini. Di > Museum Seni Kontemporer Palestina di kota itu, boleh > jadi gambaran > hollocaust itu justru membuat kita tersenyum, bahkan > terpingkal. > Sejak Selasa (15/8) kemarin, di gedung itu memang > digelar pameran > internasional kartun hollocaust. Direncanakan > berlangsung sebulan penuh, > setidaknya 204 karya kartun dari berbagai penjuru > dunia dipamerkan di > sana. > ''Kami menggelar pameran ini untuk mengetahui sejauh > mana batas > kebebasan ala Barat itu mereka yakini,'' kata Masoud > Shojai, ketua > Asosiasi Kartunis Iran, sekaligus ketua > penyelenggara pameran tersebut, > kepada kantor berita AFP. 'Mereka' yang dimaksud > Masoud tentu saja dunia > Barat, yang selama ini selalu mengusung dalih > kebebasan untuk melanggar > apa pun. Tak kecuali perasaan religius umat beragama > lain. > > Mau contoh? Satu saja, kasus kartun Nabi Muhammad, > yang marak awal tahun > ini. Alih-alih mawas diri, dengan dalih kebebasan > itu pula, sebagian > kalangan di dunia Barat justru mempertanyakan reaksi > umat Islam atas > munculnya kartun tersebut. > > Tak perlu menunggu respons Barat, sebenarnya, karena > Masoud sendiri > sudah beroleh jawaban. ''Mereka bisa seenaknya > menulis apa pun tentang > Nabi kita. Tetapi, saat ada seorang saja > mempertanyakan soal pembantaian > Yahudi, dia malah didenda, bahkan dipenjara,'' Kata > Masoud, menyindir. > Ucapan itu merujuk perlakuan hipokrit Barat terhadap > David Irving, > sejarahwan Inggris yang tidak hanya kena denda atas > sikapnya yang > skeptis soal hollocaust, tetapi bahkan harus > meringkuk di penjara. > Tentang pameran sekaligus kompetisi kartun itu, > Masoud sendiri > menyatakan tidak bermaksud membantah cerita > pembantaian orang-orang > Yahudi di PD II tersebut. ''Kami hanya > mempertanyakan, mengapa justru > rakyat Palestina yang harus membayarnya?'' kata dia. > > > Kompetisi kartun itu sendiri berlangsung di tengah > hebohnya pemuatan > kartun Nabi oleh harian Denmark, Jyland-Posten, awal > tahun ini. Saat > itu, Asosiasi Kartunis Iran menantang para kartunis > dunia untuk > menuangkan ide mereka seputar hollocaust. Hasilnya, > tidak kurang dari > 1.100 kartun dari 60 negara masuk ke dalam daftar > panitia lomba. Dari > jumlah itu, 204 kartun memenuhi syarat untuk ikut > dipamerkan dan > berpeluang memenangkan hadiah uang. Lumayan besar, > yakni masing-masing > 12 ribu, delapan ribu, dan lima dolar AS untuk juara > satu, dua, dan > tiga. > > Satu di antara nominator kartun tersebut datang dari > peserta asal > Indonesia, Tony Thomdean. Dengan jenaka Tony > menggambarkan Patung > Liberty, Dewi Kemerdekaan, tengah menggenggam daftar > korban hollocaust > di tangan kiri, sementara tangan kanannya memberikan > salut ala Hitler. > ''Heil ...!'' > ''Kami datang kemari untuk belajar banyak tentang > pembantaian yang > menjadi dasar pendirian negara Israel itu,'' kata > Zahra Amoli, seorang > mahasiswi yang datang berombongan ke pameran > tersebut. Hari pertama > pameran tersebut, kemarin, dihadiri seratusan orang > pengunjung. Dengan > antusias mereka berkeliling, mengamati, dan tak > jarang tersenyum simpul > menyaksikan kartun-kartun tersebut. > > Sikap yang ditunjukkan masyarakat Iran akan > hollocaust itu, tidak lepas > dari sikap presiden mereka, Mahmud Ahmadinejad. > Desember 2005 lalu, saat > berpidato di Provinsi Sistan Baluchestan, > Ahmadinejad menyatakan, Barat > telah memosisikan mitos hollocaust itu melebihi > keyakinan akan ketuhanan > dan kenabian. ''Mereka menindak keras siapa saja > yang meragukan mitos > tersebut, namun membiarkan orang-orang yang > mengingkari ketuhanan dan > agama,'' kata Ahmadinejad, sebagaimana dikutip BBC, > saat itu. > Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut > Ahmadinejad juga menyatakan, > jika memang Barat sebagai pelaku pembantaian > tersebut peduli dengan > nasib bangas Yahudi, mengapa bukan sebagian wilayah > Eropa, AS, Kanada, > atau Alaska, yang diberikan kepada Israel sebagai > tebusannya. > ''Mengapa justru rakyat palestina yang harus > membayar?'' kata > Ahmadinejad. Ucapan itulah yang kemudian dikutip > Masoud, ketua panitia > pameran itu. Dalam banyak hal, hollocaust memang > telah menjadi barang > dagangan Barat dan tentu saja, Israel. Klaim mereka > bahwa selama PD II > telah terjadi pembantaian atas sedikitnya enam juta > Yahudi, membuat > peristiwa itu selalu dihidup-hidupkan. Tidak hanya > kamp-kamp penahanan > Yahudi, khususnya Kamp Auschwitz, dijadikan museum. > Lebih dari 250 > museum didirikan di banyak negara untuk menyokong > klaim tersebut. Untuk > anak-anak sekolah, di AS dan Eropa sejak lama > hollocaust menjadi salah > satu bahan pelajaran. Untuk masyarakat awam, kurang > apa dengan munculnya > film-film yang terus memamah biak persoalan itu. > > Sedemikian gencarnya propaganda rezim Zionis soal > hollocaust, sehingga > kalangan Yahudi sendiri tak kurang yang merasa > rikuh. Sejarawan Yahudi, > Alfred M Lilienthal, bahkan dalam situsnya, > www.alfredlilienthal.com > <http://www.alfredlilienthal.com/> , menyebut > propaganda itu dengan > hollocaust mania. Yang paling mutakhir, Tel Aviv > bahkan kembali > melakukan upaya mereka sejak lama, untuk menekan > Majelis Umum PBB > menetapkan tanggal 27 Januari sebagai ''Hari > Hollocaust''. > Tidak hanya itu, seorang anggota Komite Pendataan > Hollocaust > AS-Polandia, Rana I. Aloy, menyatakan, dalam PD II, > tidak hanya > orang-orang Yahudi yang mengalami penderitaan. > ''Korban paling banyak > pada PD II justru adalah orang Rusia,'' kata Aloy. > > Klaim hollocaust juga tidak pernah menemukan dokumen > pendukung. Bahkan, > laporan Palang Merah Internasional dan perundingan > sejumlah pejabat > negara penentang Nazi, tak pernah disebutkan > keterangan soal pembakaran > orang-orang Yahudi oleh Nazi tersebut. > > Karena itu, tidak heran bila sejarawan Australia, > Frederick Toben, > pernah mengatakan bahwa Israel sepenuhnya dibentuk > atas dasar kisah > hollocaust. ''Karena hollocaust adalah kisah bohong, > berarti Israel > dibangun di atas kebohongan besar,'' kata Toben. > Untuk itu, sebagaimana > kemudian dialami David Irving, Toben juga mengalami > pemenjaraan akibat > kata-katanya itu. > Itulah kebebasan ala Barat. Di Teheran, orang-orang > Iran mencoba > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
