Betul. Saya setuju. walau pun kalah, saya salut pada
Mourinho. Waktu di piala champion ngelawan Liverpool,
doi itu berada di tengah2 semua pemain dan
teriak-teriak penuh semangat. walau gak dengar apa
yang diomongin, kita bisa nebak, ia mencoba
membangkitkan 'inner power' para pemain-nya. Semangat.


--- malik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Walaupun GW bukan Fans Chelsea But....ini adalah
> sebuah pembelajaran.....
> 
> 
> 
> Mourinho Berdiri di Depan Pasukannya
> 
> Andi Abdullah Sururi - detikSport 
> 
> 
> 
> (AFP/Carl de Souza) 
> 
> Jakarta - Melihat kegagalan Chelsea mengalahkan
> Arsenal tadi malam tidak seperti menyaksikan sebuah
> tim besar yang jadi pecundang -- berkat pemimpin
> perang bernama Jose Mourinho.
> 
> 
> Di Emirates Stadium, Minggu (6/5/2007), Mourinho
> menggerak-gerakkan pulpen ke pahanya ketika Khalid
> Boulahrouz menjatuhkan Julio Baptista di kotak
> penalti dan wasit menunjuk ke titik putih. Mourinho
> tahu hukuman penalti buat Arsenal seperti hukuman
> mati di pengadilan.
> 
> 
> Pada saat itu kondisi Chelsea laksana sekelompok
> kecil prajurit Sparta menghadapi pasukan Persia
> pimpinan Raja Xerxes: tak punya kesempatan menang.
> Dalam keadaan wajib menang, Chelsea malah tertinggal
> dan kalah jumlah pemain.
> 
> 
> Tapi Chelsea miliki Mourinho, seperti Sparta
> mempunyai Raja Leonidas (dalam film 300), yang
> dengan suara lantang tak henti-hentinya
> membangkitkan semangat sekitar 300 prajurit elitnya
> agar tidak gentar menghadapi ratusan ribu pasukan
> Persia.
> 
> 
> Mungkin seperti itu pula yang dilakukan Mourinho di
> ruang ganti saat turun minum. Apapun retorika yang
> disampaikannya, anak-anak buahnya terbukti bertarung
> habis-habisan di sepanjang babak kedua.
> 
> 
> Secercah harapan muncul tatkala Michael Essien --
> prajurit paling tak kenal lelah di kubu The Blues
> tadi malam -- mencetak gol balasan. Gol itu belum
> menyelamatkan pasukannya, tapi cukup berarti untuk
> meninggikan keberanian untuk terus bertarung.
> 
> 
> Tiga kali Chelsea melakukan shot on goal berbahaya,
> tapi selalu dipatahkan Jens Lehmann. Beruntung pula
> mereka tidak kebobolan lagi oleh sundulan William
> Gallas dan tembakan Alexander Hleb. 
> 
> 
> Keberuntungan akhirnya tidak berpihak. Leonidas dan
> pasukannya ditumpas Xerxes. Mourinho dan skuadnya
> pun gagal menaklukkan Arsenal, dan harus menyerahkan
> titel Premiership kepada Manchester United. 
> 
> 
> Namun tugas Mourinho tidak berhenti di situ. Ia
> tidak membiarkan prajurit-prajuritnya yang gagah
> berani itu merasakan kepedihan. Ia menyuruh stafnya
> untuk merangkul para pemainnya dan tidak lesu.
> Salomon Kalou, misalnya, hanya punya waktu beberapa
> detik untuk duduk loyo di lapangan sebelum
> dibangkitkan oleh ofisial Chelsea.
> 
> 
> Sementara Mourinho menunjukkan bagaimana seorang
> prajurit harus menyikapi kekalahan yang diderita
> dari sebuah perlawanan hebat. Ia memerintahkan
> timnya berkumpul dan membalas dukungan suporternya.
> Kalah bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal
> dari sesuatu yang baru.
> 
> 
> Maka Kapten John Terry pun tidak berlama-lama
> berdiam diri merenungi kegagalannya mengangkat tropi
> juara seperti dua musim terakhir. Ia segera membuka
> kaosnya dan melemparkannya ke arah pendukung The
> Blues, lalu bersama-sama timnya mendekati
> suporternya.
> 
> 
> Mourinho tampak sibuk bergerak. Bahasa non-verbalnya
> menunjukkan betapa Chelsea dan fansnya tidak boleh
> sedih atas kegagalan tersebut. Ia terus mengangkat
> kepalanya lebih tinggi, sebagai simbol bahwa
> kebanggaan tidak boleh dihilangkan oleh kekalahan.
> 
> 
> Ucapan-ucapan Mourinho pun tidak sedikitpun
> menggambarkan kegagalan. MU tidak dinilainya lebih
> baik daripada mereka. "Masalahnya adalah, tim dengan
> jumlah poin lebih banyak adalah pemenang," tukasnya.
> 
> 
> Selebihnya ia menghamburkan kata-kata pujian pada
> pasukannya. "Harus saya katakan, barangkali saya
> lebih bangga sekarang ketimbang waktu kami jadi
> juara."
> 
> 
> Di penghujung perjuangan Mourinho berada di garis
> terdepan Chelsea, bukan sekadar menjadi orang di
> balik layar. Ia tahu kapan waktunya membalas Frank
> Lampard cs yang selalu berada di belakang dirinya
> sewaktu diterpa isu bakal didepak Roman Abramovich.
> 
> 
> "Sepanjang musim ini pemain-pemainku menjadi
> pahlawan atas segalanya. Mereka sungguh brilian. Ini
> adalah sebuah pertandingan yang akan selalu diingat
> dan menunjukkan betapa besar Chelsea sebagai sebuah
> klub," demikian Mourinho.
> 
> 
> 
> VIVA LIVERPOL
> 
> 
> 
>  



 
____________________________________________________________________________________
We won't tell. Get more on shows you hate to love 
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
http://tv.yahoo.com/collections/265 


--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke