Iya nih, begitu dreamlist nomor terakhir ini ditulis, nomor 1-110 lewat deh...hehehe. Tapi jadi kudu selalu berusaha dan optimis. thanks.
Salam, Vita --- In [email protected], "vanda" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > I think your last dreamlist #111 is the most beautiful and hardest dream.. > > > > Thank you & Best regards, > > > > Vanda Vandhana > > > > Senior sales engineer > > PT Almega Sejahtara Jakarta > > Mitra Sunter Boulevard Block A1-2 > > Jakarta 14350 > > Phone : 62-21-65833731/32 > > mobile: 0816-1822155 > > _____ > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of > Lusiana M. Hevita > Sent: Monday, 02 July, 2007 3:44 PM > To: [EMAIL PROTECTED]; Jip 92; [EMAIL PROTECTED]; > [email protected] > Subject: [sma1bks] NCB: Dreamlist No. 111 > > > > Pernahkah berpikir tentang mati? > > Gimana rasanya ya? Apakah seseram yang sering diceritakan orang? Apakah > sesakit seperti yang juga dirasakan Nabi sang Kekasih Tuhan? Konon peluh > menetes dari dahi beliau, dan malaikat pencabut nyawa nyaris tak tega > melanjutkan 'prosesi' itu. > > > > Entah kenapa siang hari yang penat ini tiba-tiba terpikir tentang mati. Satu > kata, empat huruf yang pasti dan mutlak akan terjadi pada siapapun yang > hidup, cepat atau lambat. Tak pandang usia, gender, agama, pendidikan, > status, termasuk juga kekayaan. Hanya satu yang dilihat Tuhan, Keimanan. > > > > Bagaimana kita akan mati? Di hari Senin kah, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, > Sabtu atau Ahad? Pagi hari, siang, sore atau malam? Dalam keadaan duduk, > berdiri atau terbaring? Di jalan, di Mal, di tempat kerja, di kendaraan, di > tempat tidur atau di atas sajadah? Dan apakah kita sempat menyebut nama-Nya > dengan penuh kerinduan, berteriak, mengaduh, atau jangan-jangan mengeluarkan > kata-kata yang ngawur? > > > > Ketika apa kita akan mati? Saat baca buku, makan, tidur, nonton teve, > presentasi, mengetik, mengendarai mobil, melahirkan anak,.atau saat sujud > menghadap kepada-Nya di kelima waktu panggilannya. > > > > Saya ingin mati di hari Jumat, di subuh/fajar yang hening, dalam keadaan > menyebut nama Tuhan dengan penuh kerinduan, hiks..ingin meninggal seperti > seperti Nabi Kekasih-Nya. Menjawab 'panggilan' Tuhan yang terakhir. > > "Yaaa Ayyuhannafsulmuthmainnah.. irji'ii ilaa rabbiki > raadliayatammardliyyah.. fadkhulii fi 'ibaadi.. wadkhuliijannatii" > > Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi > diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-ku dan masuklah ke > dalam surga-Ku" (Al Fajr: 27-30) Amiin, semoga ya! > > > > > > > > (Awalnya dreamlist saya berjumlah 110, ini dreamlist saya nomor terakhir, > jumlah totalnya menjadi 110 + 1 = 111 :-) > > Selengkapnya tentang Dreamlist bisa lihat di http://mhevita. > <http://mhevita.multiply.com/journal/item/22> multiply.com/journal/item/22 > > > > _____ > > Yahoo! oneSearch: Finally, mobile > <http://us.rd.yahoo.com/evt=48252/*http:/mobile.yahoo.com/mobileweb/o nesearc > h?refer=1ONXIC> search that gives answers, not web links. >
